<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735</id><updated>2011-11-28T07:22:27.199+07:00</updated><category term='Pertanian'/><category term='Islam'/><category term='Kesehatan'/><category term='Layanan Publik'/><category term='Pulau'/><category term='Internet'/><category term='Kuliner'/><category term='Download'/><category term='Madura'/><category term='Budaya'/><category term='Wisata'/><category term='Info'/><category term='Pendidikan'/><category term='Tokoh'/><category term='Peristiwa'/><category term='Tentang Sumenep'/><category term='Musibah'/><category term='Pilkada'/><category term='Produk'/><category term='Kriminal'/><category term='Politik'/><category term='CPNS'/><category term='Opini/Artikel'/><category term='Kegiatan'/><category term='Laut'/><category term='Suramadu'/><category term='Rupa-rupa'/><category term='Suara Masyarakat'/><category term='Sosial'/><category term='Blog'/><category term='Berita'/><category term='Sekolah'/><title type='text'>Sumenep Blog</title><subtitle type='html'>Blog Berita dan Informasi Kabupaten Sumenep Madura</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>101</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-3557764225062107160</id><published>2010-06-14T11:33:00.002+07:00</published><updated>2010-06-14T11:38:40.172+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Pondok Pesantren Al-Amien Preduan, Pragaan Sumenep</title><content type='html'>SumenepBlog - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pondok Pesantren Al-Amien Preduan, Pragaan Sumenep&lt;/span&gt;. Profile AL-AMIEN Preduan merupakan salah satu pondok pesantren di pulau  madura. Berpusat di desa Prenduan, kecamatan Pragaan kabupaten Sumenep.  Desa Prenduan sendiri merupakan desa yang terletak di pinggiran jalan  poros propinsi yang menguhubungkan Kabupaten Pamekasan dan Sumenep. Desa  Prenduan merupakan desa di pesisir selatan pulau madura, kurang lebih  30 km sebelah barat kota Sumenep dan 22 km sebelah timur kota Pamekasan.&lt;div id="detail"&gt; &lt;p&gt;Saat ini Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN menempati lahan seluas 25  ha yang menyebar di beberapa lokasi di desa Pragaan Laok dan desa  Prenduan. Di masa-masa yang akan datang, besar harapan seluruh keluarga  besar Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN akan berdiri cabang-cabang baru  di daerah-daerah lain yang membutuhkan dan memungkinkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AL-AMIEN PRENDUAN &lt;/span&gt;sendiri merupakan lembaga yang berbentuk dan  berjiwa pondok pesantren yang bergerak dalam lapangan pendidikan, dakwa,  kaderisasi dan ekonomi sekaligus pula menjadi pusat studi islam. Dengan  mengembangkan sistem-sistem yang inovatif, tapi tetap berakar pada  budaya as-Salaf as-Sholeh. Pondok pesantren ini merupakan lembaga yang  independen dan netral, tidak berafiliasi kepada salah satu golongan atau  partai politik apapun. Seluruh aset dan kekeyaan Pondok Pesantren  AL-AMIEN PRENDUAN telah diwakafkan kepada ummat Islam dan dikelola  secara kolektif oleh sebuah Badan Wakaf yang disebut Majlis Kiyai. Untuk  melaksanakan tugas-tugas sehari, Majlis Kyai mendirikan sebuah yayasan  yang memiliki badan hukum dan telah terdaftar secara resmi di kantor  Pengadilan Negeri &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;Sumenep&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk melihat &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/2008/09/website-ponpes-al-amien-sumenep.html" target="_blank"&gt;website ponpes Al-Amien &lt;/a&gt;anda bisa kunjungi &lt;a href="http://al-amien.ac.id/" target="_blank&amp;quot;"&gt;http://al-amien.ac.id/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikutip dari http://al-amien.ac.id "Selayang pandang Al-Amien"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-3557764225062107160?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/3557764225062107160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/06/pondok-pesantren-al-amien-preduan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3557764225062107160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3557764225062107160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/06/pondok-pesantren-al-amien-preduan.html' title='Pondok Pesantren Al-Amien Preduan, Pragaan Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-6752692889631326446</id><published>2010-06-14T11:15:00.001+07:00</published><updated>2010-06-14T11:17:11.692+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>884.631 Warga Ikuti Pilkada Sumenep</title><content type='html'>SumenepBlog - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;884.631 Warga Ikuti Pilkada Sumenep&lt;/span&gt;. Sebanyak 884.631 warga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tercatat  akan menggunakan hak pilihnya (cbolosan) pada pemilu kepala daerah  (pilkada) setempat, Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       "Kami berharap semua warga  punya kesadaran tinggi untuk menggunakan haknya guna memilih calon  pemimpin Sumenep periode 2010-2015," kata Ketua KPU &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;Sumenep&lt;/a&gt;, Thoha  Shamadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, waktu  pemungutan suara di 2.128 tempat pemungutan suara (TPS) sejak pukul  07:00 WIB hingga 13:00 WIB. "Kami sudah melakukan  sosialiasi guna mengingatkan warga jangan sampai terlambat datang ke  TPS. Satu suara sangat berarti dalam pilkada," katanya menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Thoha juga mengemukakan, sejak beberapa hari lalu, pihaknya  mengintensifkan komunikasi dengan sejumlah pemangku kepentingan,  utamanya pimpinan Polres Sumenep terkait kondisi keamanan dan ketertiban  masyarakat. (antarajatim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-6752692889631326446?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/6752692889631326446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/06/884631-warga-ikuti-pilkada-sumenep.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6752692889631326446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6752692889631326446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/06/884631-warga-ikuti-pilkada-sumenep.html' title='884.631 Warga Ikuti Pilkada Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-4614569119352428103</id><published>2010-06-14T11:08:00.001+07:00</published><updated>2010-06-14T11:10:41.496+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Anggota KPPS Pakai Pakaian Adat</title><content type='html'>SumenepBlog - Anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) 12 di Desa Kolor,  Kecamatan Kota, Kabupaten &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;Sumenep&lt;/a&gt;, Madura, Jawa Timur, Senin,  mengenakan pakaian adat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Ketua KPPS 12 di Desa Kolor,  Munawi Afi menjelaskan, pihaknya sengaja mengenakan pakaian adat Madura  untuk menarik minat pemilih setempat. "Kami ingin  menggugah kesadaran pemilih untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilu  kepala daerah (pilkada)," katanya di Sumenep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Ia juga  mengatakan, pihaknya ingin memberikan nuansa beda yang menarik pada  pelaksanaan pilkada, guna memancing pemilih menggunakan hak pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        "Semoga dengan penampilan kami yang berpakaian adat bisa membuat  semua pemilih di TPS kami menggunakan hak pilihnya," ujarnya berharap. Jumlah pemilih di TPS 12/Desa Kolor sebanyak 339 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Selain KPPS 12/Desa Kolor, anggota KPPS 7 di Kelurahan Kepanjin,  Kecamatan Kota, juga mengenakan pakaian adat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Madura"&gt;Madura&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Pilkada Sumenep yang dilaksanakan pada Senin ini diikuti delapan  pasangan calon, yakni Azasi Hasan-Dewi Khalifah, A. Busyro  Karim-Sungkono Sidik, Malik Effendi-Rahmad, Bambang Mursalin-M. Saleh  Abdullah, Samaruddin Toyib-Abdul Kadir, Kafrawi-Djoko Sungkono, Ilyas  Siraj-Rasik Rahman, dan Sugianto-M. MuhsinA Amir. KPU  Sumenep mencatat sebanyak 884.631 pemilih akan menggunakan hak pilihnya  di 2.128 TPS yang tersebar di 27 kecamatan. (antarajatim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-4614569119352428103?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/4614569119352428103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/06/anggota-kpps-pakai-pakaian-adat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4614569119352428103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4614569119352428103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/06/anggota-kpps-pakai-pakaian-adat.html' title='Anggota KPPS Pakai Pakaian Adat'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-5795152280132672840</id><published>2010-06-12T09:16:00.001+07:00</published><updated>2010-06-12T09:17:49.733+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Panwas Bersihkan 300 Alat Peraga Kampanye Tersisa</title><content type='html'>SumenepBlog -  Panwas Bersihkan 300 Alat Peraga Kampanye Tersisa.  Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Sumenep, Madura,  Jawa Timur, menurunkan sedikitnya 380 alat peraga kampanye pasangan  calon, Jumat, karena tahapan Pilkada telah memasuki masa tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Anggota Panwas Pilkada &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;Sumenep &lt;/a&gt;Rifaie menjelaskan, pihaknya  bersama dengan Panwas tingkat kecamatan dan petugas pengawas lapangan  (PPL) di 27 kecamatan secara serentak menurunkan alat peraga yang masih  terpasang di area publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       "Tahapan pilkada sudah memasuki  masa tenang yang berarti tidak boleh ada alat peraga kampanye. Oleh  karena itu, kami bersama jajaran menurunkan alat peraga di wilayah tugas  masing-masing. Untuk sementara, alat peraga kampanye yang diturunkan  sekitar 380 buah," katanya di Sumenep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Personel tim  kampanye pasangan calon, kata dia, sebenarnya telah menurunkan sendiri  alat peraga pada Kamis (10/6).  "Namun, hingga Jumat pagi,  sebagian alat peraga belum diturunkan oleh tim kampanye. Alat peraga  yang belum diturunkan itu yang kami tertibkan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Rifaie juga mengemukakan, pihaknya akan berusaha menertibkan semua alat  peraga yang belum sempat diturunkan oleh tim kampanye."Kami minta jajaran untuk menertibkan alat peraga kampanye hingga Minggu  (13/6) untuk memastikan tidak ada lagi alat peraga  pada masa tenang,"  katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Pilkada Sumenep yang akan dilaksanakan pada 14  Juni 2010 diikuti delapan pasangan calon. KPU Sumenep  mencatat sebanyak 884.631 pemilih akan menggunakan hak pilih di 2.128  tempat pemungutan suara di 27 kecamatan. (antarajatim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-5795152280132672840?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/5795152280132672840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/06/panwas-bersihkan-300-alat-peraga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5795152280132672840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5795152280132672840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/06/panwas-bersihkan-300-alat-peraga.html' title='Panwas Bersihkan 300 Alat Peraga Kampanye Tersisa'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-2204228918104965700</id><published>2010-06-12T09:13:00.001+07:00</published><updated>2010-06-12T09:16:12.416+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Gubernur Soekarwo Tinjau Persiapan Pilkada Sumenep</title><content type='html'>SumenepBlog - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gubernur Jawa Timur Soekarwo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten &lt;/span&gt;&lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Madura, Jumat sore, untuk mengecek persiapan pelaksanaan pemilu kepala daerah (pilkada) setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu tiba di Sumenep, gubernur langsung masuk ke salah satu ruangan di rumah dinas bupati guna menerima penjelasan dari para pemangku kepentingan terkait pelaksanaan pilkada. "Sesuai hasil pemaparan dari pimpinan KPU Sumenep, pilkada siap dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, yakni pada hari Senin (14/6) pekan depan," kata gubernur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mengemukakan, sesuai pemaparan dari pimpinan Polres Sumenep, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan pilkada, kondusif. "Polisi sudah menyiapkan segala sesuatunya guna memastikan Pilkada Sumenep berjalan aman, damai, dan tertib," katanya menuturkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur berharap semua elemen masyarakat di Sumenep memberikan dukungan guna suksesnya pilkada. "Kami juga minta warga Sumenep untuk menggunakan hak pilihnya pada hari Senin. Jangan sampai tidak menggunakan hak pilihnya pada pilkada," katanya menuturkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilkada Sumenep yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Juni 2010 diikuti oleh delapan pasangan calon. KPU Sumenep mencatat sebanyak 884.631 pemilih akan menggunakan hak pilihnya di 2.128 tempat pemungutan suara yang tersebar di 27 kecamatan. (antarajatim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-2204228918104965700?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/2204228918104965700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/06/gubernur-soekarwo-tinjau-persiapan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2204228918104965700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2204228918104965700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/06/gubernur-soekarwo-tinjau-persiapan.html' title='Gubernur Soekarwo Tinjau Persiapan Pilkada Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-4193530014107328710</id><published>2010-06-11T15:57:00.001+07:00</published><updated>2010-06-11T15:58:51.330+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Masih Banyak Alat Peraga Kampanye Terpasang di Sumenep</title><content type='html'>SumenepBLog - Masih Banyak Alat Peraga Kampanye Terpasang di Sumenep. Sejumlah alat peraga kampanye milik pasangan calon peserta pemilu kepala daerah &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;Kabupaten Sumenep&lt;/a&gt;, Madura, Jawa Timur, Jumat, masih terpasang di sejumlah lokasi meski telah memasuki masa tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan pada Jumat atau hari pertama masa tenang, sejumlah alat peraga kampanye yang masih terpasang berbentuk poster yang diletakkan di batang pohon di pinggir jalan. Masa tenang Pilkada Sumenep berlangsung pada 11-13 Juni 2010, sedangkan pemungutan suara Pilkada Sumenep akan dilaksanakan pada Senin (14/6) yang diikuti delapan pasangan calon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesuai laporan yang kami terima dari anggota panwas tingkat kecamatan, memang masih ditemukan ada alat peraga yang terpasang di area publik, utamanya yang dipasang di batang pohon," kata Ketua Panwas Pilkada Sumenep, Bambang Hermanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, kata dia, pihaknya menginstruksikan jajarannya, yakni anggota panwas kecamatan dan panitia pengawas lapangan untuk menertibkan alat peraga yang masih terpasang di area publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami minta jajaran untuk membersihkan alat peraga yang masih terpasang di area publik di wilayah tugasnya. Kami akan berusaha memastikan alat peraga tersebut sudah diturunkan pada Jumat ini," kata Bambang mengungkapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengemukakan, sesuai aturan main, pada masa tenang pilkada tidak boleh ada alat peraga kampanye yang terpasang di area publik. "Masa tenang Pilkada Sumenep sejak Jumat ini hingga hari Minggu (13/6). Kami juga berharap pada personel tim kampanye untuk menurunkan atau membongkar alat peraga kampanye yang masih terpasang di area publik," katanya menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambang juga mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas kesadaran personel tim kampanye yang sudah menurunkan sendiri sebagian besar alat peraga pada Kamis (10/6). "Namun, sesuai laporan yang kami terima dari anggota panwas kecamatan, sebagian kecil alat peraga ternyata masih terpasang di area publik dan ini yang akan kami tertibkan," katanya menegaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilkada Sumenep yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Juni 2010 diikuti oleh delapan pasangan calon. KPU Sumenep mencatat sebanyak 884.631 pemilih akan menggunakan hak pilihnya di 2.128 tempat pemungutan suara yang tersebar di 27 kecamatan. (antarajatim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-4193530014107328710?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/4193530014107328710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/06/masih-banyak-alat-peraga-kampanye.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4193530014107328710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4193530014107328710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/06/masih-banyak-alat-peraga-kampanye.html' title='Masih Banyak Alat Peraga Kampanye Terpasang di Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-2459388309292083907</id><published>2010-06-11T08:30:00.001+07:00</published><updated>2010-06-11T08:32:52.859+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Kampanye, Panwas Pilkada Sumenep Tidak Temukan Pelanggaran Kampanye</title><content type='html'>SuemenepBLog - Anggota Panwas (panitia pengawas) pemilu kepala daerah (pilkada) Kabupaten Sumenep, Madura,  menyatakan tidak ada temuan serta laporan adanya dugaan pelanggaran selama masa kampanye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Panwas Pilkada &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;Sumenep&lt;/a&gt;, Rifaie menjelaskan, pada Kamis siang, pihaknya menggelar rapat kerja bersama dengan anggota panwas tingkat kecamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Salah satu agenda pembahasan rapat adalah evaluasi pelaksanaan masa kampanye. Dari hasil evaluasi itu diketahui tidak ada temuan dari jajaran kami maupun laporan dari elemen masyarakat tertentu tentang dugaan pelanggaran yang dilakukan pasangan calon maupun tim kampanye selama masa kampanye," katanya di Sumenep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, pasangan calon peserta pilkada ternyata kurang memanfaatkan masa kampanye untuk menggelar rapat umum atau kampanye terbuka."Dalam catatan kami, hanya pasangan Samaruddin Toyib-Abdul Kadir yang paling sering memaksimalkan masa kampanye dengan menggelar rapat umum. Sementara tujuh pasangan calon lainnya sebatas menggelar silaturrahmi dan pertemuan terbatas," katanya mengungkapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengevaluasi pelaksanaan masa kampanye, kata Rifaie, rapat kerja dengan anggota panwas tingkat kecamatan juga membahas persiapan teknis menghadapi masa tenang. "Kami menginstruksikan anggota panwas tingkat kecamatan dan petugas pengawas lapangan (PPL) untuk meningkatkan pengawasan. Selama masa tenang, kami mewaspadai kemungkinan adanya politik uang," katanya menuturkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mengemukakan, rapat kerja dengan agenda evaluasi masa kampanye dan persiapan masa tenang tersebut tidak dihadiri oleh anggota panwas dari lima kecamatan kepulauan terjauh, yakni Sapeken, Masalembu, Kangayan, Arjasa, dan Raas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesuai laporan yang disampaikan melalui telepon, selama masa kampanye memang tidak ada temuan maupun laporan adanya pelanggaran di lima kecamatan kepulauan tersebut," kata Rifaie menegaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumenep memiliki 27 kecamatan dan sembilan di antaranya berada di wilayah kepulauan. Pilkada Sumenep yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Juni diikuti oleh delapan pasangan calon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KPU Sumenep mencatat sebanyak 884.631 pemilih akan menggunakan hak pilihnya di 2.128 tempat pemungutan suara yang tersebar di 27 kecamatan. (antarajatim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-2459388309292083907?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/2459388309292083907/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/06/kampanye-panwas-pilkada-sumenep-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2459388309292083907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2459388309292083907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/06/kampanye-panwas-pilkada-sumenep-tidak.html' title='Kampanye, Panwas Pilkada Sumenep Tidak Temukan Pelanggaran Kampanye'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-4706180094420187631</id><published>2010-05-06T19:37:00.001+07:00</published><updated>2010-05-06T19:43:34.785+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Polsek Diduga Pungli Pengusaha Ikan</title><content type='html'>SAPEKEN- Kinerja Polsek sebagai pengayom masyarakat di wilayah kepulauan masih jauh dari harapan. Buktinya, Polsek Sapeken diduga melakukan pengutan liar pada sejumlah pengusaha ikan di Desa Sapeken Pulau/Kecamatan Sapeken dengan dalih kelancaran usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haitami warga Desa Sapeken Kecamatan Sapeken mengatakan, pungli yang dilakukan oleh Polsek Sapeken pada pengusaha ikan itu terjadi di sejumlah wilayah Sapeken. Namun, yang terungkap dipungli baru 20 orang karena memberikan pernyataan secara tertulis diatas materai untuk dilaporkan ke Polres &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com" title="Informasi Sumenep Blog"&gt;Sumenep&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, pungli yang dilakukan oleh Polsek pada pengusaha ikan itu dinilai bervariasi. Pungli yang dibebankan pada pengusahan ikan rata Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta/bulan untuk tiap pengusaha. "Tidak sama nilainya. Paling rendah Rp 500 ribu," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pungli tersebut sangat meresahkan sejumlah pengusaha ikan di Desa Sapeken. Karena mengurangi penghasilan pengusaha ikan tiap bulannya. Sebab, sebagian hasil dari usaha jual beli ikan tersebut masih dialokasikan untuk 'jatah' Polsek Sapeken.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, mereka yang dibebani pungli oleh Polsek Sapeken adalah para nelayan yang menangkap ikan dengan bom. Sejumlah pengebom ikan tersebut cenderung dibiarkan, karena sudah membayar setoran ke Polsek. Sehingga, lanjut dia, pengeboman ikan oleh nalayan sangat marak di Sapeken.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, pihaknya memberanikan diri melaporkan kasus tersebut ke Polres Sumenep. Mereka mendesak Kapolsek Sapeken di mutasi. "Kami sudah mendatangi polres dan menyempaikan keluhan warga. Baik secara lisan langsung maupun tertulis," terang Haitami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota DPRD asal kepulauan Badrul Aini mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan terjadinya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oknum Polsek Sapeken. "Kami sudah mendengar informasi tersebut. Namun, fakta langsung di lapangan masih belum," katanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menegaskan, banyak kasus penyalahgunaan di wilayah kepulauan yang belum tuntas. Seperti pengeboman ikan dan penebangan pohon. Karena itu, Badrul mengharapakan semua kasus tersebut segera diselesaikan secara hukum. "Jangan sampai ada kesan, ada oknum polisi yang bermain," ingatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah, Kapolres Sumenep AKBP Pri Hartono Eling Lelakon melalui Kasat Reskrim IPTU Andi Lilik saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum mengetahui ada warga kepulauan yang melaporkan oknum Polsek Sapeken yang diduga melakukan pungli ke Polres Sumenep. "Saya tidak tahu itu. Laporanya apa? Kasusnya bagaimana?," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon. (c22/fiq)(jawapos.co.id)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-4706180094420187631?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/4706180094420187631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/05/polsek-diduga-pungli-pengusaha-ikan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4706180094420187631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4706180094420187631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/05/polsek-diduga-pungli-pengusaha-ikan.html' title='Polsek Diduga Pungli Pengusaha Ikan'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-5329495935121943986</id><published>2010-04-17T20:46:00.000+07:00</published><updated>2010-04-17T20:47:12.408+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>KETUA DPRD SUMENEP KUNJUNGI RSD DR. H. MOH. ANWAR</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KETUA DPRD SUMENEP KUNJUNGI RSD DR. H. MOH. ANWAR &lt;/span&gt; - Ketua DPRD Sumenep, KH. Imam Hasyim, SH berkunjung ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Sabtu (17/04), guna melihat langsung pelayanan kesehatan bagi pasien dari keluarga kurang mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KH. Imam Hasyim mengatakan, kunjungan ke RSD milik Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mengetahui pelayanan kesehatan bagi pasien keluarga kurang mampu yang menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, pelayanan kesehatan dengan menggunakan SKTM sesuai aturan yang baru, mau dirubah menjadi Surat Pernyataan Miskin (SPM), sehingga dikhawatirkan pasien dari keluarga miskin tidak mendapat pelayanan yang maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Alhamdulillah, berdasarkan pengakuan pasien keluarga kurang mampu, ternyata pihak rumah sakit memberikan pelayanan yang bagus, tidak membedakan pelayanan antara pasien dari keluarga mampu dan keluarga kurang mampu,”tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KH. Imam Hasyim berharap, pelayanan kesehatan bagi keluraga kurang mampu perlu terus ditingkatkan, sehingga tidak ada penilaian, bahwa pelayanan pasien kurang mampu dianak tirikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihaknya juga mendorong pihak rumah sakit untuk mengajukan penambahan anggaran pelayanan kesehatan bagi keluarga kurang mampu di PAK, mengingat APBD tahun ini tidak mengalokasikan dana tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu dilakukan, sebab anggaran tersebut sangat penting untuk membantu pelayanan kesehatan keluarga kurang mampu, baik dari daratan maupun kepulauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Penambahan anggaran itu sangat perlu di PAK, dan kalau sangat mendesak pencairannya, bisa saja dilaksanakan mendahului pembahasan di PAK. Hanya saja, dengan catatan penambahan anggaran itu menyesusaikan dengan kekuatan anggaran yang tersedia,”ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, kunjungan Ketua DPRD Sumenep di RSD dr. H. Moh. Anwar itu yang didampingi Badrul Aini (Direktur Badrul Aini Foundation, melakukan dialog dengan sejumlah pasien SKTM. Dan memberikan santunan pada sejumlah pasien kurang mampu yang berasal dari daratan maupun kepulauan. ( Yasik,Esha )(sumenep.go.id)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-5329495935121943986?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/5329495935121943986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/04/ketua-dprd-sumenep-kunjungi-rsd-dr-h.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5329495935121943986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5329495935121943986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/04/ketua-dprd-sumenep-kunjungi-rsd-dr-h.html' title='KETUA DPRD SUMENEP KUNJUNGI RSD DR. H. MOH. ANWAR'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-3234105501507837099</id><published>2010-03-21T07:34:00.001+07:00</published><updated>2010-03-21T07:38:40.190+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Dinas Distribusikan Soal dengan Kapal</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dinas Distribusikan Soal dengan Kapal &lt;/span&gt;- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/" title="informasi Sumenep"&gt;Sumenep&lt;/a&gt;, Madura, Jumat (19/3/2010), mulai mendistribusikan naskah soal ujian nasional sekolah menengah atas (SMA) sederajat ke wilayah kepulauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Disdik Sumenep Mohammad Rais menjelaskan, sesuai jadwal pihaknya mendistribusikan naskah soal ujian nasional SMA sederajat ke lima kecamatan kepulauan. “Distribusi naskah soal ujian nasional ke lima kecamatan kepulauan memang lebih awal dibandingkan tiga pulau lainnya, karena jaraknya lebih jauh dan menyesuaikan dengan jadwal kapal/perahu,” katanya di Sumenep, Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima kecamatan kepulauan tersebut adalah Kecamatan Masalembu, Sapeken, Kangayan, Arjasa, dan Gayam.&lt;br /&gt;“Sementara distribusi naskah soal ujian nasional SMA sederajat ke tiga kecamatan kepulauan lainnya, yakni Kecamatan Raas, Gili Genting, dan Talango, dijadwalkan pada hari Sabtu (20/3/2010),” papar Rais.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumenep memiliki 27 kecamatan, dan sembilan di antaranya berada di wilayah kepulauan. “Di satu kecamatan pulau lainnya, yakni Kecamatan Raas, tidak terdapat lembaga pendidikan setingkat SMA sederajat,” katanya menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan ujian nasional SMA sederajat dijadwalkan pada tanggal 22-26 Maret 2010. Adapun siswa SMA sederajat di Sumenep yang tercatat sebagai peserta ujian nasional sebanyak 8.194 orang. (surya/sn)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-3234105501507837099?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/3234105501507837099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/03/dinas-distribusikan-soal-dengan-kapal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3234105501507837099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3234105501507837099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/03/dinas-distribusikan-soal-dengan-kapal.html' title='Dinas Distribusikan Soal dengan Kapal'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-1086567466074051068</id><published>2010-02-06T17:07:00.002+07:00</published><updated>2010-02-06T17:10:39.336+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Gawat, Pasien HIV berkeliaran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Ad-LOKecENY/R1OGy8tR2ZI/AAAAAAAAAGE/XPiAcS5MJnA/s1600-R/aids.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 146px; height: 207px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ad-LOKecENY/R1OGy8tR2ZI/AAAAAAAAAGE/XPiAcS5MJnA/s1600-R/aids.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gawat, Pasien HIV berkeliaran&lt;/span&gt; - Warga yang positif terjangkit &lt;span style="font-style: italic;"&gt;human immunodeficiency virus &lt;/span&gt;(HIV) di Kec. Kota &lt;a href="http://sumenpku.blogspot.com/"&gt;Sumenep&lt;/a&gt; terus diwaspadai. Pasalnya, pasien yang tengah menjadi target dinas kesehatan (dinkes) ini berkeliaran di tengah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun koran ini, pasien dengan penyakit menular itu acap kali berbaur dengan lingkungan sosial masyarakat sekitarnya. Bahkan, pasien seringkali berinteraksi di antara berbagai kerumunan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinkes Sumenep dr S. Susianto mengakui adanya kontak langsung dengan masyarakat sekitarnya. "Iya, pasien di sini (Kec. Kota Sumenep, Red.) memang seringkali berkeliaran," katanya kepada koran ini kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan tersebut, sambung Susianto, memaksa dinkes melakukan langkah antisipatif. Terutama, mengantisipasi berbagai bentuk potensi penularan. "Kami berharap pasien tidak jajan (melakukan seks bebas, Red.) di luar. Sehingga, bentuk penularannya dapat dicegah," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya soal dinkes yang hanya memelototi pasien? Susianto berdalih seringkali bertemu langsung dengan pasien. Menurutnya, dinkes selalu mengarahkan pembicaraan dalam setiap kesempatan pada keterjangkitan virus HIV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami selalu mencoba membicarakan dari hati ke hati, biar dia (pasien bidikan dinkes, Red.) mengerti maksud dan tujuan kami sesungguhnya. Dan, kami juga selalu mewanti - wanti agar dia tidak 'jajan' di luar," dalihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan, hingga awal Februari 2010, dari 141 orang di tujuh kecamatan yang diduga terinfeksi HIV, hanya tinggal dua penderita saja. Yakni masing - masing di Kec. Kota Sumenep dan Kecamatan Bluto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya, penderita di Kecamatan Bluto sudah meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep pekan lalu. Sehingga pihak kesehatan sekarang dipaksa untuk memelototi penderita di Kec. Kota sumenep. (uji/zid/rd) (jawapos)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-1086567466074051068?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/1086567466074051068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/02/gawat-pasien-hiv-berkeliaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1086567466074051068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1086567466074051068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/02/gawat-pasien-hiv-berkeliaran.html' title='Gawat, Pasien HIV berkeliaran'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Ad-LOKecENY/R1OGy8tR2ZI/AAAAAAAAAGE/XPiAcS5MJnA/s72-Rc/aids.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-7932168410578774199</id><published>2010-01-28T08:30:00.000+07:00</published><updated>2010-01-28T08:31:06.874+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>Dua Siswa Tewas Tenggelam di Lombang</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dua Siswa Tewas Tenggelam di Lombang&lt;/span&gt; - Maut menjemput Zakiyatus Solihah, 15, asal Desa Ellak Laok; dan Zainal Arifin, asal Desa Ellak Daya, Kec Lenteng. Dua siswa Yayasan Mintahul Huda di Desa Ellak Laok ini tewas setelah terseret ombak di Pantai Lombang, Kec Batang-Batang, kemarin siang (26/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua korban bersama 14 anggota OSIS kelas IX MTS (madrasah tsanawiyah) dan kelas XII MA (madrasah aliyah) Yayasan Mintahul Huda berwisata ke Pantai Lombang sekitar pukul 09.00. Di pantai yang dikenal dengan cemara udangnya itu, mereka ada yang mandi, bermain pasir atau di pinggir pantai menikmati pemandangan laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zakiyatus Solihah memilih mandi di laut. Tidak puas dengan mandi di pinggir, dia berenang hingga di kedalaman air setinggi leher. Naas datang sekitar pukul 11.30. Ombak setinggi satu meter tiba-tiba datang dan menyeretnya hingga ke tengah laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui adik kelasnya terseret arus, Zainal Arifin mencoba untuk menolong. Dia berenang menghampiri Zakiya-panggilan Zakiyatus Solihah-yang berusaha menyelamatkan diri. "Tapi, Zainal malah terseret juga ke tengah laut," kata Eka Amalia, 18, rekan korban yang juga ikut dalam rombongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zakiya ditemukan pengunjung dan warga setempat sesaat setelah kejadian dengan keadaan sudah tidak bernyawa lagi. korban ditemukan sekitar 300 meter sebelah timur panggung di Pantai Lombang. Saat itu arus laut memang ke arah timur,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Zainal Arifin belum ditemukan. Petugas dari Polsek Batang-Batang yang tiba di TKP (tempat kejadian perkara) menyisir ke beberapa titik. Tapi, keberadaan korban masih juga belum terendus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga dua jam kemudian, ketua OSIS MA itu ditemukan di 1,5 kilometer arah timur Pantai Lombang atau perbatasan Desa Lombang dan Desa Bungin-Bungin, Kec Dungkek. Korban juga ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Sumenep AKBP Pri Hartono Eling Lelakon melalui Kapolsek Batang-Batang Iptu Mukit saat memimpin evakuasi di TKP mengatakan, penyebab tenggelamnya korban bukan karena tingginya arus gelombang yang menerpa. Tapi karena kondisi dasar laut yang cekung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau gelombang, menurut saya, biasa-biasa saja. Tidak dahsyat. Tapi karena korban mandi hingga di kedalaman air setinggi leher dan dasar laut yang cekung, sehingga Zakiya tenggelam," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan koran ini, saat proses evakuasi korban tampak beberapa petugas medis dari puskesmas setempat bersama satu unit ambulans. Petugas kesehatan melakukan otopsi luar pada mayat Zaskiya setelah ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampak juga di TKP Camat Batang-Batang R Ach. Syahwan Effendi. Dia di sana saat mayat Zakiya dibaringkan di meja tempat orang berjualan. (uji/mat)(jawapos.co.id)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-7932168410578774199?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/7932168410578774199/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/01/dua-siswa-tewas-tenggelam-di-lombang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/7932168410578774199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/7932168410578774199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/01/dua-siswa-tewas-tenggelam-di-lombang.html' title='Dua Siswa Tewas Tenggelam di Lombang'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-1566664692443010339</id><published>2010-01-08T16:14:00.002+07:00</published><updated>2010-01-08T16:20:16.377+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Santri Mathaliul Anwar Ikhlas Rapikan Sandal Jama'ah Sholat Jum'at</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/S0b4s2mhQFI/AAAAAAAAAHI/Eq19j2W_OGw/s1600-h/ponpes_miftahul+Anwar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 257px; height: 237px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/S0b4s2mhQFI/AAAAAAAAAHI/Eq19j2W_OGw/s320/ponpes_miftahul+Anwar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424296250669350994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Santri Mathaliul Anwar Ikhlas Rapikan Sandal Jama'ah Sholat Jum'at&lt;/span&gt; - Berbagai cara dilakukan untuk meraih ridho ilahi dan kebajikan. Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Mathaliul Anwar Pangarakan, &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/"&gt;Sumenep&lt;/a&gt;  Madura merebut pahala dengan cara menata sandal jamaah salat Jumat di Masjid Aminah yang lokasinya berada di areal ponpes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sandal milik setiap jamaah salat Jumat yang datang ke masjid itu di tata rapi, sehingga saat pemiliknya keluar dari masjid tidak kesulitan mencarinya. Bahkan, ratusan sandal itu tetap bersih dan suci, karena antara jamaah yang satu dengan yang lainnya tidak berani menginjak sandal milik orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keamanan sandal juga terjamin. Tak ada sandal milik jamaah salat Jumat yang hilang seperti disejumlah masjid lain. Para santri yang diwajibkan menggunakan baju dan topi putih oleh pengasuh pondok juga menjaga sandal sejak jamaah datang hingga salat bubar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang santri, Moh Saleh, meyakini dengan menata sandal jamaah salat Jumat akan mendapatkan pahala yang berlimpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pasti dapat pahala dan ini bagian dari belajar keindahan, kebersihan dan menjaga keamanan barang milik orang lain," ungkap Saleh pada wartawan usai salat Jumat di Masjid Aminah Pangarangan Sumenep, Jalan Kartini, Jumat (8/1/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan para santri itu juga dilakukan pada jamaah salat lima waktu. Ini menjadi ciri has tersendiri di masjid asuhan KH Said Abdullah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menantu pengasuh ponpes Mathaliul Anwar, Pangarangan Sumenep, KH Ahmad Zahrir Ridlo mengatakan, kebiasaan santri menata sandal milik jamaah salat Jumat sudah berlangsung lama. "Itu bentuk pelajaran pada santri agar bisa menghargai dan menjaga barang milik orang lain," tutur Zahrir. (detik)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-1566664692443010339?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/1566664692443010339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/01/santri-mathaliul-anwar-ikhlas-rapikan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1566664692443010339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1566664692443010339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/01/santri-mathaliul-anwar-ikhlas-rapikan.html' title='Santri Mathaliul Anwar Ikhlas Rapikan Sandal Jama&apos;ah Sholat Jum&apos;at'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/S0b4s2mhQFI/AAAAAAAAAHI/Eq19j2W_OGw/s72-c/ponpes_miftahul+Anwar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-4816042408519647322</id><published>2010-01-03T17:07:00.002+07:00</published><updated>2010-01-03T17:13:26.742+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekolah'/><title type='text'>SMPN 6 Sumenep</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SMPN 6 Sumenep Jln. Saluran Air Pamolokan Tlp. (0328) 665833&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Visi dan Misi SMPN 6 Sumenep &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Visi : Cerdas, cakap dan berbudaya berbasis iptek dengan dasar  iman dan takwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengoptimalkan proses pembelajaran&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meningkatkan  GSA (gain score achievement) Ujian Nasional&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meningkatkan prestasi nonakademik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengoptimalkan kegiatan pengembangan diri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meningkatkan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengoptimalkan pengamalan ajaran agama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengoptimalkan pelaksanaan penilaian  secara berkelanjutan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Tujuan :&lt;br /&gt;Pada akhir tahun pelajaran 2008/2009 sekolah dapat:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan  dengan melengkapi perangkat pembelajaran yang meliputi: silabus, RPP, sistem penilaian ;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengoptimalkan proses pembelajaran dengan pendekatan  nonkonvensional, di antaranya CTL, PAKEM, dan pembelajaran berbasis masalah;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;memperoleh selisih NUN (GSA): 0,5 (dari 6,49 menjadi 7,00)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;meraih kejuaraan bidang olahraga dan seni tingkat provinsi;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;meraih kejuaraan olimpiade MIPA tingkat kabupaten;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;membiasakan 90% siswa melaksanakan kegiatan budaya membaca iptek, keagamaan, dan fiksi;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;membekali 80% siswa untuk mengembangkan minat dan bakat melalaui kegiatan ekstrakurikuler;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengoptimalkan fungsi layanan bimbingan dan konseling;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;membekali 75 % peserta  didik untuk mampu mengakses berbagai informasi yang positif melalui internet;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;membekali agar dapat mengimplementasikan ajaran agamanya melalui kegiatan pembelajaran agama dan ekstra tartil Al qur an ;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengembangkan penilaian autentik  secara berkesinambungan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengoptimalkan program perbaikan dan pengayaan&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;SASARAN SEKOLAH&lt;br /&gt;Sebagai pengembangan dari tujuan sekolah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SMP NEGERI 6 SUMENEP&lt;/span&gt; kedepan akan mengembangkan program strategis sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pengembangan Pendidikan dengan mutu lulusan yang cerdas, terampil, berbudaya, dan berakhlakulkarimah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengembangan pendidikan yang adil dan merata.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengembangan pendidikan yang bermutu, efisien, relevan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat serta berdaya saing tinggi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengembangan sistim pengelolaan pendidikan yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan efektif yang ditopang dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengembangan kurikulum yang sesuai standar nasional pendidikan yang meliputi : pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan, penyusunan kalender pendidikan, pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, pengembangan silabus, pengembangan sistim penilaian, rencana pembelajaran dan pengembangan beban belajar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengembangan pembelajaran dengan pendekatan CTL melalui penerapan 7 pilar CTL, pendekatan PAIKEM serta pemanfaatan media pembelajaran berbasis ITC.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengembangan fasilitas sekolah meliputi fasilitas pembelajaran dan fasilitas penunjang lainnya sesuai kebutuhan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengembangan manajemen berbasis sekolah melalui optimalisasi pengambilan keputusan partisipatif.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan lainnya meliputi  pengembangan kompetensi profesionalisme, paedagogik, sosial, dan aspek kepribadian.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengembangan standar kelulusan melalui pengembangan SKL, pengembangan standar ketuntasan belajar minimal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengembangan standar penilaian berbasis kelas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengembangan pembiayaan mutu pendidikan yang rasional&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Jika ingin lebih jauh lihat profile SMPN 6 Sumenep, silahkan kunjungi website di http://smpn6.sumenep.go.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-4816042408519647322?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/4816042408519647322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/01/smpn-6-sumenep.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4816042408519647322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4816042408519647322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2010/01/smpn-6-sumenep.html' title='SMPN 6 Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-8106432084506447329</id><published>2009-12-11T09:26:00.002+07:00</published><updated>2009-12-11T09:34:09.205+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><title type='text'>Madura Jadi Nama Mobil Mewah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SyGvdsBFAJI/AAAAAAAAAGw/Whd2ykNLUh0/s1600-h/lamorghini4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SyGvdsBFAJI/AAAAAAAAAGw/Whd2ykNLUh0/s320/lamorghini4.jpg" alt="Madura Jadi Nama Mobil Mewah" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413801151642796178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Madura Jadi Nama Mobil Mewah&lt;/span&gt; - Produsen mobil mewah Lamborghini akan memproduksi mobil dengan menggunakan nama Madura yang dirancang oleh Slavche Tanevsky, mahasiswa Munich University Of Applied Science, Jerman. Rencananya, mobil hybrid ini akan diproduksi tahun 2016. (detik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai hal ini, masyarakat madura bangga jika Madura dijadikan nama mobil mewah. Bupati Sampang, Noer Tjahja saat dihubungi detiksurabaya.com, Jumat (11/12/2009) mengatakan, sebagai putra daerah sangat bangga bila nama Pulau Madura itu menjadi nama mobil mewah sekelas Lamborghini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Secara pribadi saya bangga. Paling tidak saya juga akan memakai mobil itu," kata Noer saat dihubungi tengah dalam perjalanan menuju ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Noer Tjahja yang saat ini gencar menjual potensi Kabupaten Sampang berharap ide tersebut terealisasi, sehingga Madura semakin terkenal di dunia Internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, seorang politisi DPRD Jawa Timur asal Sumenep, Malik Effendi juga tidak mempermasalahkan jika Madura dijadikan nama mobil hybrid Lamborghini pertama yang dijadwalkan untuk 2016.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Malik mengisyaratkan harus ada filosofi tersendiri dengan nama Madura. Yakni mobil tersebut harus tangguh, gesit dan ulet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Filosofi ini sesuai dengan karakter warga Madura. Jadi, jangan asal mobil yang cepat rusak, sebab ini berkaitan dengan citra warga Madura," ujar Malik dihubungi detiksurabaya.com via telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh berbeda dengan D Zawawi Imron, salah seorang budayawan Madura. Dia tidak mempermasalahkan jika Madura dijadikan nama mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sangat bagus jika Pulau Madura dijadikan nama mobil. Saya pun setuju," terang Zawawi dihubungi detiksurabaya.com. (detik/ss)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-8106432084506447329?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/8106432084506447329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/12/madura-jadi-nama-mobil-mewah.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8106432084506447329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8106432084506447329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/12/madura-jadi-nama-mobil-mewah.html' title='Madura Jadi Nama Mobil Mewah'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SyGvdsBFAJI/AAAAAAAAAGw/Whd2ykNLUh0/s72-c/lamorghini4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-2865591506878301531</id><published>2009-12-03T12:32:00.001+07:00</published><updated>2009-12-03T12:35:48.090+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini/Artikel'/><title type='text'>Geliat Pariwisata Sumenep Pasca Jembatan Suramadu</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Geliat Pariwisata Sumenep Pasca Jembatan Suramadu&lt;/span&gt;. Saatnya Membuka Isolasi Pariwisata Alami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;Sumenep&lt;/a&gt; bisa dikatakan mendapat berkah tersendiri dari alam. Maklum, kabupaten paling timur di Madura ini memiliki segudang kekayaan alam untuk objek wisata. Baik yang ada di daratan maupun &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/2009/06/sikap-dan-obsesi-pemkab-sumenep.html"&gt;kepulauan&lt;/a&gt;. Bagaimana pemkab melihat potensi itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KABUPATEN &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/"&gt;Sumenep &lt;/a&gt;memiliki luas wilayah sekitar 2.000 kilometer persegi yang terbagi dua bagian. Bagian daratan seluas 1.147 kilometer persegi (17 kecamatan) dan kepulauan seluas 853 kilometer persegi (9 kecamatan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah pulau yang dimiliki sebanyak 126 pulau dan luas perairan sekitar 50.000 kilometer persegi. Khusus yang disebut terakhir, secara perlahan menjadi primadona wisata. Maklum, pulau-pulau yang ada sungguh kaya potensi. Mulai dari Pulau Kangean, Sapudi, Raas, Poteran, Gili Genteng, Giliyang, dan Pulau Giliraja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, semua pulau itu menawarkan aneka keindahan alam. Di Pulau Kangean misalnya, yang terkenal dengan ayam bekisar dan ukiran kayu jati. Ada juga potensi wisata laut di Taman Laut, Pulau Mamburit. Di mana, pelancong bisa menikmati taman laut yang beragam dan masih asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di gugusan Pulau Sapeken, misalnya. Juga tak kurang aneka potensi alam. Mulai dari pesona Pulau Sitabok yang kini mulai dibangun untuk kawasan wisata, aneka jenis terumbu karang dan aneka ikan laut terdapat di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota DPRD Sumenep asal Pulau Kangean M. Husin mengakui banyaknya potensi di kepulauan. Hanya, dirinya menyayangkan peran pemkab dalam membangun sektor pariwisata di kepulauan masih lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu, sambung Husin, ditandai dengan lemahnya pembangunan yang bervisi dan berorientasi pengembangan wisata di kepulauan. "Padahal, jika potensi yang ada itu dimaksimalkan, sudah barang tentu akan menjadi komoditi tersendiri yang bisa mendongkrak pariwisata kepulauan," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar itulah, Husin mengharapkan betul agar pemkab menyiapkan desain utuh untuk pengembangan kepulauan. Mulai dari penyiapan sarana dan prasarana, perbaikan infrastruktur dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakanlah pelabuhan, saatnya ada pelabuhan berstandar nasional atau internasional di beberapa pulau. Sehingga, membuka ruang isolasi yang ada selama ini dengan pihak luar," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setali tiga uang, pemkab rupanya sudah menyadari pentingnya pembangunan di kepulauan. Bahkan, untuk mewujudkan komitmen itu, pemkab membentuk bidang khusus untuk percepatan pembangunan kepulauan di bawah bappeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, pemkab melalui dinas kebudayaan pariwisata pemuda dan olahraga (disbudparpora) juga telah menyiapkan aneka program wisata di kepulauan. "Untuk kepulauan juga sudah ada program agar ke depan lebih diberdayakan. Nah, ini tak lepas dari kerjasama dengan lintas satker nantinya," terang Kadisbudparpora M. Nasir kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke depan, sambung mantan Kabag humas ini, potensi wisata di kepulauan akan lebih diberdayakan. Sehingga, tidak terkesan hanya puas pada pengelolaan pariwisata yang telah ada di daratan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, sejauh ini, ada kesan hanya potensi wisata di daratan yang tergarap. Sedangkan potensi di kepulauan belum maksimal. Terkait hal ini, sepertinya ada benarnya. Sebab, potensi pariwisata di daratan memang bisa dibilang sudah cukup bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di daratan, ada beberapa jenis wisata. Disbudparpora membagi jenis wisata ini dalam beberapa bagian. Ada wisata favorit, ini terdiri dari &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/pantai-lombang-terancam-terisolir.html"&gt;Pantai Lombang&lt;/a&gt;, Pantai Slopeng, kerapan sapi, museum dan kraton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, masih ada jenis wisata alam, wisata budaya, wisata minat khusus dan sebagainya. Untuk wisata alam, ada pantai, gua dan sebagainya. Sedangkan wisata budaya ada tempat-tempat peninggalan kuno, Asta Tinggi, Asta Yusuf dan sebagainya. (akhmadi yasid/rd) jawapos 03/11/09&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-2865591506878301531?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/2865591506878301531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/12/geliat-pariwisata-sumenep-pasca.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2865591506878301531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2865591506878301531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/12/geliat-pariwisata-sumenep-pasca.html' title='Geliat Pariwisata Sumenep Pasca Jembatan Suramadu'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-6510312139073623227</id><published>2009-12-01T11:17:00.003+07:00</published><updated>2009-12-01T11:21:56.218+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Suramadu'/><title type='text'>Suramadu Nunggak Listrik Lagi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SxSZfgVxfpI/AAAAAAAAAGk/ivpYHw5kWUs/s1600/suramadu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 216px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SxSZfgVxfpI/AAAAAAAAAGk/ivpYHw5kWUs/s400/suramadu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410117818915061394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/"&gt;Sumenep Blog&lt;/a&gt; - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Suramadu Nunggak Listrik Lagi&lt;/span&gt;. Jangan kaget kalau hari ini atau besok malam akses jalan menuju Jembatan Suramadu gelap gulita. Jalan sepanjang 11,5 kilometer itu akan tanpa penerangan jalan sedikit pun jika Perusahaan Listrik Negara (PLN) memutus pasokan listrik ke penerangan jalan umumnya (PJU). Hal itu karena hingga kemarin (30/11) pihak kontraktor jalan akses nunggak bayar listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunggak bayaran listrik untuk PJU Suramadu sesunguhnya bukan yang kali pertama terjadi. Catatan koran ini, akhir September lalu PLN juga geram karena hingga akhir bulan tak ada kejelasan pembayaran dari pihak yang mengelola Suramadu. Namun, begitu tahu pasokan listrik akan diputus, ada pihak yang mengaku dari Suramadu akan melunasinya. Saat itu tunggakan benar - benar dilunasi, sehingga pemutusan urung dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin PLN mencak - mencak lagi karena masalah yang sama. Hingga berita ini ditulis, Taufik Santoso, kepala Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) PLN Bangkalan dan Kamal, memutuskan akan menghentikan pasokan listrik untuk akses Suramadu. "Pokoknya kami beri waktu sampai jam lima (17.00, Red). Kalau jam lima belum bayar juga, terpaksa kami putus," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya sudahkah PLN mengonfirmasi pihak Suramadu, Taufik mengaku sudah beberapa kali melakukannya. Hasilnya, pihak Suramadu meminta supaya ada perpanjangan waktu. "Padahal, untuk biaya - biaya tagihan besar sudah harus ditagih. Kami juga mendapat tekanan dari APJ Madura di Pamekasan," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa tunggakannya? "Sebenarnya tidak besar, hanya Rp 7 juta. Tapi, ini kan memang bukan yang pertama. Nah, kali ini kelihatannya mereka benar - benar sudah mentok tidak punya uang," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taufik mengaku sudah berkoordinasi dengan UPJ PLN Kamal untuk melakukan pemutusan tersebut. Sebab, dua dari tiga titik gardu listrik di sepanjang Suramadu itu ada di bawah tanggung jawab UPJ Kamal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, di bulan - bulan sebelumnya ada pria bernama Nasir yang selalu datang untuk membayar tagihan. Sesekali pembayaran memang telat, namun hal itu terus ditoleransi. "Tapi sekarang, terus terang, kami sudah tidak bisa seperti itu. Sebab, kami terus ditekan oleh Pamekasan," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mestinya, imbuh Taufik, penanggung jawab pembayaran listrik Suramadu itu bisa datang ke PLN untuk menjelaskan mengapa pembayaran listrik seringkali terlambat. Dengan begitu, pihaknya akan mengetahui lebih jauh tentang permasalahan telatnya pembayaran listrik. "Kalau datang, lalu buat surat, kan bisa kami sampaikan ke Pamekasan. Kalau hanya telepon - telepon terus, males saya," sesalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikonfirmasi, Pemimpin Proyek Jalan Akses Suramadu Siswo Dwianto mengaku sudah tahu tentang ancaman PLN akan memutus aliran listrik PJU Suramadu. "Tadi (kemarin, Red) memang ada permintaan agar pihak kontraktor segera membayar. Karena tidak bisa sesegera yang diharapkan, saya minta tolong PLN agar diundur sehari (batas akhirnya, Red)," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, tanggung jawab pembayaran listrik PJU akses Suramadu sesungguhnya ada di bawah tanggung jawab pihak kontraktor. Tanggung jawab itu ada sejak Suramadu dibuka untuk umum hingga Juni 2010 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, saat pengerjaannya dulu, kami sudah memberikan dana untuk pembayaran listrik UPJ sampai pemeliharaan selesai. Itu kan masuk hitungan kontrak juga," terangnya. Mengenai berapa nominal yang diberikan tiap bulan dalam kontrak, Siswo mengaku lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tadi sudah telepon kontraktornya. Tapi karena butuh cepat kelihatannya tidak bisa hari ini (kemarin, Red) pelunasannya. Seandainya diberi tahu jauh - jauh hari kan bisa saya bantu," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berharap pihak PLN masih memberikan perpanjangan waktu agar listrik ke UPJ tidak diputus. Siswo menegaskan akan meminta pihak kontraktor agar membayar keterlambatan pembayaran beserta dendanya. "Didenda tidak apa - apa, pasti kami bayar. Itu kan untuk masyarakat juga. Sebaiknya jangan langsung diputus begitu saja," imbaunya. (lah/mat) (jawapos.co.id 01/11/09) foto: thebunx.wordpress.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-6510312139073623227?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/6510312139073623227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/12/suramadu-nunggak-listrik-lagi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6510312139073623227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6510312139073623227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/12/suramadu-nunggak-listrik-lagi.html' title='Suramadu Nunggak Listrik Lagi'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SxSZfgVxfpI/AAAAAAAAAGk/ivpYHw5kWUs/s72-c/suramadu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-7975285365261666011</id><published>2009-11-28T18:33:00.001+07:00</published><updated>2009-11-28T18:35:37.380+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pilkada'/><title type='text'>Sumenep ada 4 Cabup di Pilkada 2010</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep ada 4 Cabup di Pilkada 2010&lt;/span&gt;. &lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black;"&gt;Bursa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pilkada Sumenep 2010&lt;/span&gt; mulai diramaikan empat bakal calon bupati (bacabup). Mereka adalah Abuya Busyro Karim, Sugianto, Ikhsan Rofi'i, dan Dewi Khalifah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" align="justify"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black;"&gt;“Saya akan maju sebagai bakal calon bupati (bacabup). Saya kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), maka saya akan maju melalui PKB Sumenep,” kata Abuya Busyro Karim yang merupakan mantan ketua DPRD Sumenep periode 2004-2009.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" align="justify"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black;"&gt;Dia mengaku secara tidak langsung sudah mendeklarasikan diri kepada ke 21 PAC PKB se-Sumenep. ”Saya masih menunggu proses penjaringan dan penyaringan bacabup yang akan dilakukan PKB Sumenep,” ujar Busyro yang juga wakil ketua dewan syura DPC PKB Sumenep.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" align="justify"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black;"&gt;Sedangkan Sugianto yang ketua real estat Indonesia (REI) Komisariat Madura mengatakan, untuk kepentingan Pilkada, pihaknya mulai merapatkan barisan. “Saya akan berangkat dengan kendaraan Partai Demokrat,” terangnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" align="justify"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black;"&gt;Senada diungkapkan Hj. Dewi Khalifah, meski belum bisa memastikan parpol yang memberangkatkan dirirnya sebagai bacawabup. Sedangkan Ikhsan Rofi'i, sudah mendaftarkan diri sebagai Bacabup pada DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumenep pada tanggal 26 September 2009.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" align="justify"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black;"&gt;Selain itu, ada nama lain disebut-sebut maju sebagai kandidat Pilkada Sumenep tahun 2010, di antaranya Azasi Hasan (sekretaris corporate social rensponsibility Bank BNI 1946 Pusat), dan Ilyasi Siraj (mantan anggota DPR RI).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black;"&gt;iir&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black;"&gt;  (surabayapos.co.id)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-7975285365261666011?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/7975285365261666011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/sumenep-ada-4-cabup-di-pilkada-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/7975285365261666011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/7975285365261666011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/sumenep-ada-4-cabup-di-pilkada-2010.html' title='Sumenep ada 4 Cabup di Pilkada 2010'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-1777252611211964654</id><published>2009-11-23T10:38:00.001+07:00</published><updated>2009-11-23T10:41:07.376+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata'/><title type='text'>Pantai Lombang Terancam Terisolir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SwoEK8IYOeI/AAAAAAAAAGc/SKJde_Iy7g8/s1600/pantai-lombang-sumenep.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SwoEK8IYOeI/AAAAAAAAAGc/SKJde_Iy7g8/s320/pantai-lombang-sumenep.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407138888598174178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Batang&lt;/b&gt;- &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lombang Terancam Terisolir&lt;/span&gt; . Wisata Pantai Lombang di Kec Batang Batang, Sumenep, terancam terisolir. Sebab, beberapa pemilik tanah yang tidak terlibat dalam sengketa tanah mengancam akan menutup jalan akses menuju pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, pemilik tanah lainnya memang menutup beberapa titik di jalan akses dengan batu. Mereka berupaya agar pemkab tidak berpangku tangan dengan adanya dugaan pungutan liar (pungli )maupun pemangkasan pohon cemara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masdawi, salah seorang warga Desa Lombang, mengatakan, tanah di beberapa jalan akses akan diisolasi. Pemilik tanah tidak hanya terfokus pada jalan akses utama, tapi di beberapa jalan menuju pantai juga akan ditutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebenarnya adanya wisata Lombang itu &lt;i&gt;kan &lt;/i&gt;merupakan berkah tersendiri bagi penduduk sekitar. Tapi, kalau penggugat seenaknya menguasai pantai dan pemerintah juga tidak bereaksi, kami akan mengisolasi Lombang," katanya kepada koran ini kemarin (22/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, pemilik lahan yang sudah bersertifikat di beberapa titik pantai itu tidak hanya akan menggertak. Terbukti, mereka sudah mulai menutup jalan akses dengan batu gunung maupun bata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kali pertama kami menutup sekitar empat truk, tapi pengunjung masih bisa masuk. Beberapa hari kemudian kami tambah. Dan, sekarang pengunjung dipastikan hanya bisa berjalan kaki," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Kapolres Sumenep AKBP Pri Hartono Eling Lelakon melalui Kapolsek Batang Batang AKP Mukit mengatakan, langkah awal kepolisian hanya sebatas koordinasi dengan kedua belah pihak. "Kepada penggugat kami minta agar pohon cemara tidak dipotong karena masih status banding," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kepada pemkab melalui disbudparpora, diharapkan lebih tegas. Menurut Mukit, hingga sekarang polisi belum menerima laporan secara resmi terkait dengan tindak lanjut penanganan di wilayah sengketa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana teknis pengamanan Lombang? Mukit mengatakan, pengamanan di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pantai Lombang&lt;/span&gt; dengan pemantauan. Sedikitnya dua personel polisi setiap hari aktif patroli ke Lombang. "Terus kami pantau. Ini untuk mencegah agar kami tidak kecolongan," jelasnya. &lt;b&gt;(uji/zid)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-1777252611211964654?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/1777252611211964654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/pantai-lombang-terancam-terisolir.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1777252611211964654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1777252611211964654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/pantai-lombang-terancam-terisolir.html' title='Pantai Lombang Terancam Terisolir'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SwoEK8IYOeI/AAAAAAAAAGc/SKJde_Iy7g8/s72-c/pantai-lombang-sumenep.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-795957106645843973</id><published>2009-11-18T11:26:00.002+07:00</published><updated>2009-11-18T11:29:31.621+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><title type='text'>Madura Masih Tertinggal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://pydnew.files.wordpress.com/2008/10/800px-madura_topography.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 296px; height: 193px;" src="http://pydnew.files.wordpress.com/2008/10/800px-madura_topography.png" alt="Peta Madura, pulau madura" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep Blog&lt;/span&gt; - Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) A. Helmy Faishal Zaini memilih Desa Tambin, Kec. Tragah, Bangkalan, dalam kunjungan kerja pertamanya ke Jawa Timur. Dalam kunjungan kemarin (17/11), Helmy menyatakan Madura masih termasuk daerah tertinggal meski sudah dibangun Jembatan Suramadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri PDT dan rombongan tiba sekitar pukul 11.00. Rombongan langsung Bupati Fuad Amin beserta jajaran muspida dan pimpinan setuan kerja pernagkat daerah (SKPD) di Pendapa Agung Bangkalan. Setelah transit sekitar 30 menit, rombongan melanjutkan perjalanan ke Pasarean Syaichona Kholil di Desa Mertajasah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau kita ke Bangkalan, tidak ziarah ke makam ulama besar, kita bisa kualat," kelakar Helmy yang juga petinggi DPP PKB ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ziarah, rombongan meluncur ke Desa Tambin, Kec. Tragah. Di desa yang secara geografis dipenuhi dengan batu karang dan tandus ini, menteri PDT menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat desa tertinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sambutan selamat datang, Bupati Fuad Amin menyampaikan terima kasih pada menteri PDT. Dikatakan, sejak 2007 Bangkalan selalu kebagian dana daerah tertinggal setiap tahunnya. Dia berharap Kementerian PDT di bawah Helmy lebih meningkatkan bantuan Bangkalan. "Sebab, meski sudah ada Suramadu, daerah di Madura masih masuk dalam kategori tertinggal," dalihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Helmy menjabarkan program Kementerian PDT ke depan. Dia mengatakan, akan mengubah pola pengentasan daerah tertinggal dari berbasis kawasan menjadi pembangunan berbasis pedesaan. "Kami punya program yang bernama Bedah Desa Terpadu (BDT). Akan ada listrik masuk desa, jalan poros ke desa hingga pengembangan pasar tradisional untuk peningkatan kewirausahaan masyarakat desa," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada acara penyerahan bantuan sosial secara simbolis, Helmy menyerahkan 160 sapi bagi kelompok tani setempat. Dia juga menyerahkan bantuan biaya operasional bagi kelompok tani dan bantuan listrik masuk desa. (ale/mat) jawapos.co.id 18/11/09&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-795957106645843973?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/795957106645843973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/madura-masih-tertinggal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/795957106645843973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/795957106645843973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/madura-masih-tertinggal.html' title='Madura Masih Tertinggal'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-4673969365872795382</id><published>2009-11-16T10:29:00.002+07:00</published><updated>2009-11-16T10:32:49.218+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pertanian'/><title type='text'>Petani Garam Kalianget Resah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SwDHrCAFnXI/AAAAAAAAAGU/CgGQZr1xEX4/s1600/garam.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SwDHrCAFnXI/AAAAAAAAAGU/CgGQZr1xEX4/s200/garam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5404539094930136434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep Blog&lt;/span&gt; - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalianget&lt;/span&gt;, Sejumlah petani garam rakyat di Kec Kalianget disaput keresahan. Pasalnya, mereka khawatir dengan kondisi cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan koran ini, di areal pegaraman sejumlah petani garam rakyat memanen hasil produksi garamnya. Tentu saja, hasil panen tersebut jauh lebih sedikit dibanding dengan bulan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, selain memang cuaca saat ini tidak begitu panas, sejumlah petani panen sebelum waktunya. Hal tersebut terpaksa dilakukan untuk mengantisipasi turunnya hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukhari, salah satu petani garam rakyat asal Desa Kertasada, Kec Kalianget, mengatakan, garam terpaksa dipanen sebelum waktunya. Biasanya, panen dilakukan tiap 15 hari. Namun, kali ini panen dilakukan tiap lima atau enam hari sekali. Ini dilakukan karena hasil panen menurun dibanding dengan bulan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil produksi garam pada bulan lalu maksimal sebanyak 8 ton tiap kali panen. Sedangkan saat ini hasil produksi hanya mencapai 3 ton tiap panen "Saya khawatir apa yang kami kerjakan itu sia-sia. Daripada kena hujan, terpaksa garam dipanen sebelum waktunya," terang Bukhari kepada koran ini dilahan pegaramannya kemarin siang (15/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara harga garam saat ini dinilai masih stabil. Yakni, Rp 275 ribu per ton untuk garam umum. Sedangkan untuk KW-1 Rp 310 ribu per ton. "Alhamdulillah, untuk harga garam saat ini lumayan membaik dibanding dengan tahun sebelumnya," aku Bukhari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah, Asmunawar, kepala Badan Meteorolgi dan Geofisika (BMG) Kalianget, kepada koran ini mengatakan, saat ini cuaca mulai tidak bersahabat kepada petani garam. Hujan memang belum efektif, namun tanda-tanda hujan akan turun sudah muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diungkapkan, hasil pantauan cuaca yang dilakukan oleh BMG, diperkirakan Sumenep bagian tengah hujan efektif pada awal Desember. Sedangkan Sumenep bagian utara dan selatan sudah turun pada November dekade satu. (c22/zid) (jawapos.co.id)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-4673969365872795382?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/4673969365872795382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/petani-garam-kalianget-resah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4673969365872795382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4673969365872795382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/petani-garam-kalianget-resah.html' title='Petani Garam Kalianget Resah'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SwDHrCAFnXI/AAAAAAAAAGU/CgGQZr1xEX4/s72-c/garam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-2032359019712475441</id><published>2009-11-15T14:15:00.002+07:00</published><updated>2009-11-15T14:23:22.822+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pulau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Laut'/><title type='text'>Pembangunan Pelabuhan Rakyat Dengan Terumbu Karang Dipersoalkan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://cintahutan.files.wordpress.com/2009/08/terumbu-karang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 1043px; height: 781px;" src="http://cintahutan.files.wordpress.com/2009/08/terumbu-karang.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Giligenting &lt;/span&gt;- Pembangunan Pelabuhan Rakyat Dengan Terumbu Karang Dipersoalkan . Pembangunan pelabuhan rakyat (pelra) lanjutan di Desa Lombang, Kec. Giligenting, dikeluhkan warga. Penyebabnya, pelabuhan yang menghabiskan dana ratusan juta rupiah itu tidak sesuai dengan PTO (petunjuk teknis operasional).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, awalnya pelabuhan sepanjang 160 meter. Namun, manfaat pelra kurang maksimal jika air surut. Banyak perahu jasa yang terpaksa ditambatkan di tengah lautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pelabuhan dianggap kurang maksimal, kemudian diperpanjang hingga 235 meter atau ditambah 75 meter untuk pembangunan pelabuhan lanjutan. Proyek pembangunan pelra lanjutan difasilitasi program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudarsono, salah satu warga Desa Lombang, mengatakan, ketidaksesuaian dengan terutama pada unsur materil. Dari 800 kubik material yang seharusnya menggunakan batu gunung, tapi lebih banyak terumbu karang. "Kalau dominan terumbu karang daripada batu gunung, pelabuhan tidak akan bertahan lama," katanya kepada koran ini kemarin (14/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, proyek pembangunan pelra senilai Rp 217 juta. Menurut dia, material yang digunakan lebih banyak terumbu karang, sebanyak 80 persen. Dia merinci, 60 persen terumbu karang hidup dan 20 persen terumbu karang mati. Sedangkan sisanya 20 persen direncanakan menggunakan batu gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darimana terumbu karang didapatkan? Menurut Sudarsono, material itu didapat dari warga. Harga terumbu karang Rp 40 ribu per kubik. "Jadi, proyek itu sudah menghabiskan sekitar Rp 32 juta untuk pembelian terumbu karang," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan Musa belum bisa dikonfirmasi. Sementara Koordinator PNPM Sumenep Alif Riwidya mengatakan, pihaknya menolak pembangunan pelra dengan menggunakan terumbu karang. "Kami sudah merekomendasikan ke desa untuk tidak menggunakan terumbu karang," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah terumbu karang yang sudah tertata itu mubadzir? Alif tidak mengelak. "Kami anggap dana itu (pembelian batu karang yang mubadzir, Red) merupakan stimulan bagi warga. Biar warga memahami bahwa pembangunan pelra dengan juga memberdayakan masyarakat," kilahnya. (uji/mat) (jawapos.co.id 15/11/09)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-2032359019712475441?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/2032359019712475441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/pembangunan-pelabuhan-rakyat-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2032359019712475441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2032359019712475441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/pembangunan-pelabuhan-rakyat-dengan.html' title='Pembangunan Pelabuhan Rakyat Dengan Terumbu Karang Dipersoalkan'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-2401216599712034868</id><published>2009-11-11T14:09:00.003+07:00</published><updated>2009-11-11T14:14:44.194+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Musibah'/><title type='text'>Perahu Tenggelam Ditabrak  Tongkang</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalianget&lt;/span&gt; - Perahu Layar Mesin (PLM) Koperasi pengangkut pasir tenggelam akbiat ditabrak kapal tongkang di Perairan Kalianget, kemarin (10/11), sekitar pukul 11.00. Informasi yang dirangkum dari jawapos kecelakaan laut ini terjadi ketika PLM Koperasi akan berlabuh ke Pelabuhan Gersik Putih, Kec. Kelianget. Perahu milik Sugianto, warga Desa Junggalang, Kec. Talango, itu mengangkut pasir dari Panarukan sebanyak 25 kubik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edy, warga Desa Junggalang, cerita, saat di perairan antara Kalianget - Talango PLM Koperasi melaju sangat pelan. Saat itu arus sangat deras. Tiba - tiba saja perahu diserempet KM Tongkang Karjon yang akan berlabuh ke Pelabuhan Kalianget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama setelah diserempet, PLM Koperasi tenggelam. Warga yang ada di sekitar pelabuhan langsung menolong penumpang perahu yang separuh badanya tenggelam tersebut. Empat awak perahu dapat diselamatkan. Sedangkan kapal tongkang tidak mengalami kerusakan berarti, dan berlabuh ke Pelabuhan Kalianget&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Edy, kerugian akibat kecelakaan itu diperkirakan Rp 75 juta. "Tidak ada korban. Kejadian di pinggir, sehingga (penumpang perahu) cepat bisa ditolong," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan koran ini, PLM Koperasi diseret ke pinggir Pelabuhan Talango dalam kondisi separuh badan tenggelam. Sementara dua mesin pembuang air yang dibawa perahu lain belum mampu menguras air di dalam perahu. Selain tengelam, akibat diserempet tongkang bagian belakang perahu patah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasatpol Air &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalianget&lt;/span&gt; AKP Irianto saat dikonfirmasi belum bisa menjelaskan penyebab kecelakaan laut tersebut. "Saat ini tidak ada laporan yang masuk dengan kejadian itu," katanya saat dihubungi melalui telepon. (c22/mat) (Jawapos.co.id 1/11/09)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-2401216599712034868?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/2401216599712034868/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/perahu-tenggelam-ditabrak-tongkang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2401216599712034868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2401216599712034868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/perahu-tenggelam-ditabrak-tongkang.html' title='Perahu Tenggelam Ditabrak  Tongkang'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-8334116139692701024</id><published>2009-11-11T08:50:00.003+07:00</published><updated>2009-11-11T08:54:55.672+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Sedang Mesum, Pasangan Muda Mudi Ditangkap Bugil</title><content type='html'>Manding, Sepasang muda mudi ditemukan sedang mesum tanpa sehelai baju digerebek warga. Gadis desa yang berusia 15 tahun berinisial IR dan kekasihnya Adam (25) sedang berduaan di sebuah bekas gubangan tanah tanpa ada penerangan di Desa Mantanir, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga yang memergoki keduanya saat ronda mengaku terkejut dengan gerak-gerik keduanya dini hari tadi, Rabu (11/11/2009). Semula dikira mereka adalah pencuri sapi-sapi warga yang kian marak di desa itu. Namun saat melihat ada seorang gadis bugil (tanpa baju), warga pun berusaha menangkap mereka yang berusaha melarikan diri di kegelapan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga pun mengepung dan berhasil mengamankan keduanya setelah terjadi aksi kejar-kejaran. Setelah berhasil ditangkap dan tidak terjadi tindakan main hakim sendiri, pasangan sejoli itu digelandang dan diamankan di kantor desa setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat digerebek warga, rambut keduanya terlihat acak-acakan. Bahkan, pakaian dan tubuhnya kotor berdebu, karena saat memadu kasih tidak ada alas sedikit pun di bekas gubangan tanah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang saksi mata, Rani (25) warga setempat mengatakan, sang gadis desa itu memang dikenal seksi dan selalu berpakaian yang mengundang pria-pria yang melihat terlena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Emang banyak pemuda desa yang gila pada dia. Ya selain orangnya seksi, pakaiannya selalu tampil menantang," ujar Rani kepada detiksurabaya.com di salah satu warung bakso di Desa Matanaair, Sumenep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara perangkat desa masih memeriksa mereka. Sedangkan keluarga gadis desa dan Adam asal Desa Tambak Sari, Kecamatan Rubaru, Sumenep juga didatangkan menemui keduanya. (fat/fat) surabaya.detik.com &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-8334116139692701024?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/8334116139692701024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/sedang-mesum-pasangan-muda-mudi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8334116139692701024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8334116139692701024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/sedang-mesum-pasangan-muda-mudi.html' title='Sedang Mesum, Pasangan Muda Mudi Ditangkap Bugil'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-2921712716545711493</id><published>2009-11-09T11:49:00.000+07:00</published><updated>2009-11-09T11:50:18.579+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Ekspor Teri, Omzet Rp 2,5 M Per Bulan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep Blog&lt;/span&gt; - Ekspor Teri, Omzet Rp 2,5 M Per Bulan. SUHARTO, 39, menekuni bisnis ikan teri dengan tujuan Jepang. Bersama eksportir asal Gresik, perusahaan lokal dengan 325 pekerja ini memiliki omzet sekitar Rp 1,5 hingga Rp 2 miliar per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat bertandang ke lokasi pengolahan ikan teri di Desa Tanjung, Kec Pademawu, Pamekasan, koran ini mendapat kesempatan melihat ikan teri di cold story. Tempat ini seluas 2,5 x 3,5 meter dengan suhu udara 10 derajat di bawah nol. Lokasi ini sebagai tempat menyimpan ikan teri sebelum diseleksi pekerja agar tidak rusak.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengolahan teri impor ini memerlukan seleksi ketat. Sejak nelayan menurunkan hasil tangkapan, produsen memeriksa kondisi ikan dan besar kecilnya ukuran. Mula-mula, ikan diperiksa mengenai segar tidaknya. Sebab, salah satu syarat teri lolos impor jika ikan segar alami atau menggunakan alat bantu es batu yang dibawa nelayan dari darat ke tengah laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ikan yang lolos seleksi harus dibersihkan dari spesies lain. Pada saat ikan dalam satu spesies teri ini terkumpul, pekerja menyaring lain, ikan teri dikelompokkan lagi menjadi SS (sangat kecil), S (kecil), dan M (lebih besar dari jenis teri S).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, pekerja merebus ikan yang sudah tersaring sampai setengah matang dan menjemurnya. Setelah pengeringan, pekerja kembali menyeleksi kemurnian ukuran dan memastikan ikan teri tidak bercampur dengan ikan lain yang berada di luar ukuran. "Melelahkan memang," kata Suharto, manajer UD Dharma Laut, ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian terakhir dari proses seleksi teri dieksekusi di atas meja. Di atas meja para pekerja berkeja di bawah lampu neon masing-masing berkapasitas 40 watt. Di tempat kerja, karyawan perusahaan ini memiliki 80 lampu yang menggantung menyinari setiap meja berisi empat pekerja. Bila rangkaian seleksi selesai, pekerja melakukan packing masing-masing seberat 5 kg. Agar packing ikan teri tidak rusak karena panas cuaca, ikan dikumpulkan lagi dalam cold strory dengan suhu 10 derajat di bawah nol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suharto mengaku belum bisa melakukan ekspor sendiri ke Jepang. Alasannya, pengusaha muda lokal Pamekasan ini tidak memiliki lisensi. Karena itu, dia melakukan konsorsium dengan eksportir lain di Gresik. Ikan siap ekspor itu dikirim bersama ikan sejenis ekspor lainnya di Gresik dalam satu kontainer. Itu pun ikan tidak boleh dikirim di siang hari. Sebab, panas matahari mengganggu kualitas ikan teri yang telah disortir berkali-kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan ikan teri yang tidak lolos sensor? Ikan-ikan tersebut dijual di pasar lokal regional. Sebab, pasar lokal-regional tidak mengalami seleksi yang superketat seperti untuk ekspor ke Jepang. Sisa ikan yang tidak layak di pasar lokal-regional ini dia juga jual dalam bentuk menu di lesehan yang dibukanya di di Jl Raya Asem Manis Kota Pamekasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, , ekspor teri termasuk pekerjaan yang berpeluang dan memiliki tantangan. Peluangnya, pasar terus meminta pasokan ikan teri. Kendalanya, bahan baku tidak selalu tersedia karena bahan baku disediakan alam. Karena itu, Suharto membuat konsep multilevel marketing suplayer. Dia memiliki banyak agen di berbagai kecamatan baik di Pamekasan maupun Sumenep. Tapi, di agen-agen itu dia menerapkan konsep penyaringan dan higienis yang dipatok Jepang. "Kalau agen tidak mengikuti aturan, kami tidak membeli ikan (dari agen)," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga mengakui ekspor ini menguntungkan dan merugikan meski memerlukan dana yang sangat besar. Dalam sebulan, dia memerlukan dana antara Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membeli ikan, upah karyawan, biaya listrik, air, biaya transportasi dalam dan luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, berapa hasil bersih yang dipat dari belanja modal setara Rp. 1,5 milir hingga Rp. 2 miliar? "Wah, berapa cash back dari belanja modal yang kami terima, itu rahasia perusahaan," dia menolak menyebutkan angka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, dia berharap ekspor ini tidak dihitung hanya berdasar keuntungannya saja. Pada 2003 dia nyaris gulung tikar. Pasalnya, dalam catatan UD Dharma Laut, tahun-tahun itu awal dari krisis global dan pihak Jepang menurunkan harga pembelian. Sementara dia mengeluarkan belanja modal cukup tinggi. "Alhamdulillah, lima tahun kemudian kami perlahan-lahan bangkit lagi," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, , hal yang membanggakan dari bisnis ini karena bisa mempekerjakan 325 orang. Bahkan lebih pada saat musim ikan. Bila setiap karyawan dibayar Rp 20 ribu per hari kalikan 325, dalam sebulan sudah mencapai Rp 195 juta. Tepi, dia mengakui pekerja tidak menerima bayaran yang sama, tapi sesuai masa kerja dan hasil yang diperoleh setiap hari. Karena itu, para pekerja diawasi sekitar lima pengawas per hari untuk menilai kinerja mereka. Selain itu, penerimaan gaji karyawan disesuaikan dengan masa kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria familiar itu juga mengaku keluar biaya listrik bertenaga lebih dari 21 ribu watt. Misalnya, dia punya tiga cold story masing-masing memerlukan 7 ribu watt. Biaya tersebut belum termasuk biaya transportasi dan belanja tidak terduga. Dalam setiap bulan jika diambil nominal tengah, perusahaan yang dia manajeri memerlukan tak kurang dari Rp 1,5 miliar. Dilihat dari angkanya, mengaku cukup besar. Tapi, dari sisi cash back, menurut Suharto, terkadang ada sisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengungkapkan, bisnisnya bisa mengembalikan modal (BEP) sudah dianggap menguntungkan. Sebab, 325 tenaga lokal yang bekerja padanya tetap menerima gaji. Dia juga senang karena bisa membantu pemerintah mengurangi pengangguran. "Anda bisa bayangkan, lha wong lowongan PNS saja di tahun ini hanya sekitar 300 orang untuk 10 ribuan pelamar," ungkap pengusaha yang merintis usahanya sejak 1988 silam ini. (abe/mat) Jawapos.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-2921712716545711493?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/2921712716545711493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/ekspor-teri-omzet-rp-25-m-per-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2921712716545711493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2921712716545711493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/ekspor-teri-omzet-rp-25-m-per-bulan.html' title='Ekspor Teri, Omzet Rp 2,5 M Per Bulan'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-3614780433128885203</id><published>2009-11-08T10:06:00.001+07:00</published><updated>2009-11-08T10:08:58.194+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Lima Hari Kerja Dewan Disorot</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep Blog &lt;/span&gt;- Lima Hari Kerja Dewan Disorot. Pemberlakuan lima hari kerja di DPRD &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;Sumenep&lt;/a&gt; yang dimulai sejak pekan ini mendapat sorotan dari berbagai pihak. Pasalnya, anggota dewan belum menampakkan kinerjanya sebagai wakil rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pantauan koran ini, situasi gedung &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DPRD&lt;/span&gt; Sumenep tampak berbeda dengan hari biasanya. Kantor yang beralamat di Jalan Trunojoyo itu hanya disisakan beberapa petugas jaga yang merangkap sebagai cleaning service.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua LSM SANGO Sumenep H Moh. Hidayat mengatakan, pihaknya menolak keputusan lima hari kerja bagi anggota dewan. "Jangan samakan mereka (legislatif, Red.) dengan eksekutif," katanya kepada koran ini kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dayat - panggilan Moh. Hidayat, jika yang dijadikan tolok ukur adalah lima hari kerja eksekutif di Sumenep. Dewan seharusnya juga tidak menafikan hasil kinerja eksekutif selama ini. "Lihat dulu hasil kerja eksekutif selama ini. Apa sudah seperti yang diharapkan masyarakat," sergahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Ketua &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DPRD&lt;/span&gt; Sumenep Imam Hasyim yang dikonfirmasi menjelaskan, kesepakatan hanya lima hari ngantor untuk mengorelasikan dengan kinerja eksekutif. "Percuma Sabtu kami masuk, tapi eksekutif tidak. Kalau misalnya butuh berkoordinasi dengan eksekutif kan juga ditunda," dalihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Imam, keputusan tersebut tidak berarti mengurangi waktu pekerjaan dewan. "Kami (anggota dewan, Red.) bekerja tidak terikat dengan waktu. Bahkan kami sering melakukan rapat koordinasi malam hari," dalihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana jika warga ingin menemui wakilnya hari Sabtu? Imam mengatakan tidak akan menutup pintu. Meskipun hari libur warga yang membutuhkan akan diupayakan untuk bisa bertemu. "Kalau tidak bisa di kantor kan masih bisa ditemui di rumah," sergahnya. (uji/rd) (jawapos.co.id 08/11/09)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-3614780433128885203?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/3614780433128885203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/lima-hari-kerja-dewan-disorot.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3614780433128885203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3614780433128885203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/lima-hari-kerja-dewan-disorot.html' title='Lima Hari Kerja Dewan Disorot'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-2406350662480722042</id><published>2009-11-07T10:14:00.000+07:00</published><updated>2009-11-07T10:15:16.259+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CPNS'/><title type='text'>1.565 Berkas CPNS Ngendon</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep Blog &lt;/span&gt;- Berkas pendaftar seleksi CPNS yang masuk di meja panitia hingga kemarin mencapai 4.806 berkas. Angka ini sudah mulai meningkat dibandingkan hari sebelumnya. Dimana, pendaftar hanya berkisar 3 ribu pelamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 4.806 pelamar tersebut, sekitar 3.241 orang sudah mendapat balasan. Sisanya, sekitar 1. 565 pelamar belum mendapatkan balasan dari panitia. Sebab, masih dalam proses pengantongan ke amplop balasan yang disediakan pelamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, masih ada masalah berkaitan dengan alamat yang dicantumkan pelamar. Misalnya, alamat ketika pengiriman dengan alamat yang tertera di amplop balasan berbeda. Sehingga, menyulitkan pihak pos untuk mengantarkan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang rawan itu biasanya dari kepulauan. Mereka memberi alamat di amplop ke rumah temannya di sekitar sini (darat, Red.). Dan, terkadang yang dikenal hanya dengan anaknya, sedangkan ibunya tidak kenal. Sehingga, ketika pihak pos menyampaikan surat balasan ibunya bilang tidak mengenal nama itu," jelas Carto, selaku pelaksana teknis rekrutmen CPNS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menegaskan, 1.565 berkas yang belum dapat balasan bukan bagian kelalaian dari pihaknya. "Kita sudah lembur setiap hari. Akan tetapi belum selesai masih dikerjakan oleh petugas dan dipastikan hanya tinggal mengantongi saja ke amplop kok,"tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui, untuk saat ini formasi yang ada sudah mulai terisi. Meski, masih belum sesuai dengan kebutuhan yang ada. Formasi yang belum terpenuhi itu antara lain radiologi baru 1 dari 4 yang dibutuhkan, dokter gigi masih kurang 1. Dan, ada yang belum ada peminatnya sama sekali, yakni dokter spesialis kandungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita memang krisis lulusan ini, radiologi dan dokter spesialis. Sehingga, hingga empat hari sebelum penutupan belum ada yang melamar. Saya imbau jika ada masyarakat Sumenep yang punya spesifikasi bidang tersebut segera melamar," pungkasnya. (c26/zid/rd) (jawapos.co.id 07/11/09)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-2406350662480722042?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/2406350662480722042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/1565-berkas-cpns-ngendon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2406350662480722042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2406350662480722042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/1565-berkas-cpns-ngendon.html' title='1.565 Berkas CPNS Ngendon'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-7864044758173945071</id><published>2009-11-05T09:38:00.001+07:00</published><updated>2009-11-05T09:44:01.381+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><title type='text'>Dinsos Serahkan Santunan Uang Duka</title><content type='html'>Dinsos Serahkan Santunan Uang Duka . Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinsos, Rabu pagi (04/11) di Pendopo Kantor Camat Ambunten menyerahkan uang duka (kematian) kepada 17 orang ahli waris se Kecamatan Batang-batang yang disaksikan Sekretaris Kecamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang kematian tersebut diserahkan langsung kepada ahli waris oleh Kepala Bidang Bantuan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Arief Santoso, SH masing-masing sebesar Rp. 500.000,00. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arief Santoso mengatakan, bantuan dana santunan kematian itu diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep, merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang layak untuk dibantu, dengan bertujuan untuk sedikit meringankan beban yang diderita. Untuk itu, bantuan yang diterima hendaknya dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Camat Ambunten diwakili Sekretaris Kecamatan, Joko Sigit Supraworo, AP mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep yang telah peduli terhadap masyarakat, terutama masyarakat yang layak menerima santunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joko Sigit Supraworo berharap kepada para ahli waris yang menerima santunan tersebut hendaknya jangan dilihat dari besar dan kecilnya bantuan yang diterima, tapi kita wajib bersyukur atas kepedulian pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap beban yang diderita para ahli waris.&lt;br /&gt;sumenep.go.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-7864044758173945071?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/7864044758173945071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/dinsos-serahkan-santunan-uang-duka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/7864044758173945071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/7864044758173945071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/dinsos-serahkan-santunan-uang-duka.html' title='Dinsos Serahkan Santunan Uang Duka'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-955638647620930424</id><published>2009-11-04T10:19:00.001+07:00</published><updated>2009-11-04T10:19:43.117+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><title type='text'>Warga Diwajibkan Berbahasa Madura</title><content type='html'>PAMEKASAN - Untuk menunjukkan ciri khas Madura, pemkab mewajibkan warganya untuk berbahasa Madura. Setidak-tidaknya, warga berkomunikasi dengan bahasa ibunya sekali dalam seminggu. Itu agar bahasa Madura tidak hilang dari tanahnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati Kholilurrahman merencanakan sehari wajib berbahasa Madura di lingkungan pemkab. Ini merupakan langkah untuk memupuk rasa cinta tanah air baik terhadap bahasa dan budaya lokal. Sehingga, dia yakin di mana pun warga berada, bahasa Madura tetap lestari. "Soalnya banyak remaja yang tidak lagi bisa berbahasa Madura," katanya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengaku pencanangan sehari berbahasa Madura disampaikan dalam waktu yang pas. Pasalnya, pencanangan tersebut bertepatan dengan peringatan hari jadi ke 479 Kota Pamekasan. Selain itu, Kholil juga minta para pimpinan satker agar mensosialisasikan program sehari seminggu berbahasa Madura kepada jajarannya. "Jangan sampai bahasa Madura ini hilang justru karena generasinya enggan memakainya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikonfirmasi terpisah, Ketua Yayasan Pakem Maddu H M. Kutwa Fath memberikan dukungan atas program sehari seminggu wajib berbahasa Madura. Sebagai orang tua, Kutwa khawatir hasil riset peneliti Perancis terbukti. Berdasar riset, pada tahun 2024 bahasa Madura hilang. Penyebab utamanya, para generasi muda sudah enggan melestarikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepintas, Kutwa menyadari hanya sebagian generasi muda yang bisa berbahasa Madura kromo. Lainnya, kaum muda hanya mengerti bahasa Madura pasaran. Secara tidak langsung, dia yakin suatu ketika bahasa Madura benar-benar lenyap. Sebab, generasi muda sudah emoh berbahasa Madura. Salah satu cara untuk melestarikan bahasa Madura, pemkab dan rumah tangga memberlakukan program wajib berbahasa Madura. "Gejala hilangnya bahasa Madura kan sudah terbaca samar-samar," katanya. (nam/abe/rd)&lt;br /&gt;http://jawapos.co.id/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-955638647620930424?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/955638647620930424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/warga-diwajibkan-berbahasa-madura.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/955638647620930424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/955638647620930424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/warga-diwajibkan-berbahasa-madura.html' title='Warga Diwajibkan Berbahasa Madura'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-3358156930150313846</id><published>2009-11-04T09:32:00.003+07:00</published><updated>2009-11-04T09:36:38.124+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan'/><title type='text'>Pejabat Eselon IV Ikuti Pelatihan Diklat Kepemimpinan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep Blog&lt;/span&gt; - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pejabat Eselon IV Ikuti Pelatihan Kepemimpinan&lt;/span&gt;. Ada Sebanyak 40 orang aparatur pemerintah Eselon IV mengikuti Diklat pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat IV angkatan 269 tahun 2009. Kegiatan diklat tesebut dibuka Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM di Hotel Utami Sumekar Sumenep, Selasa (03/11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dikutip dari sumenep.go.id (03/11/09), Bupati mengatakan, aparatur pemerintah yang menduduki eselon harus melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik, termasuk dalam pola pikir, sikap, dan tindakan harus ada perubahan kearah yang lebih baik pula.  &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, pelsaksanaan diklat kepemimpinan ini merupakan keharusan bagi pejabat struktural yang meduduki eselon, dengan harapan aparatur bisa memberikan kontribusi nyata, berupa hasil, nilai kemanfaatan, dan dampak bagi tugas, serta tanggung jawab dalam keberhasilan mewujudkan pelayanan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Itu dilakukan agar berdampak terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat yang terwadahi dengan baik dan amanah. ”tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati menyatakan, peserta diklat diharapkan bisa mengikuti dengan baik dan tekun, sehingga dengan mudah memahami, menghayati materi, agar bekal pengetahuan bisa diamalkan dengan baik, guna mewujudkan kepemerintahan yang baik sekaligus peningkatan pelayanan publik secara berkesinambungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu diklat yang melibatkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pejabat Eselon IV aparatur Pemerintah Kabupaten &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;Sumenep&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;berlangsung sejak tanggal 3 Nopember hingga 8 Desember 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-3358156930150313846?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/3358156930150313846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/pejabat-eselon-iv-ikuti-pelatihan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3358156930150313846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3358156930150313846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/pejabat-eselon-iv-ikuti-pelatihan.html' title='Pejabat Eselon IV Ikuti Pelatihan Diklat Kepemimpinan'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-5981814290539885401</id><published>2009-11-03T11:37:00.002+07:00</published><updated>2009-11-03T11:40:28.754+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Suara Masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Warga Sumenep Gelar Salat Ghoib Dukung KPK</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep Blog&lt;/span&gt; - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Warga Sumenep Gelar Salat Ghoib Dukung KPK&lt;/span&gt;. Warga Sumenep Madura yang tergabung dalam Gerakan Cinta Indonesia dan Anti Korupsi (CICAK) menggelar salat ghoib atas kematian penegakan hukum di Indonesia seiring dengan kasus yang menimpa Candra dan Bibit pimpinan KPK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salat ghoib digelar di depan Taman Adipura. Aksi simpatik tersebut, dikawal petugas kepolisian setempat. Bahkan saat penggelangan tanda tangan sebagai bentuk dukungan 2 petinggi KPK yang ditahan Mabes Polri juga mendapat simpatik dari petugas kepolisian.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dari petugas Satlantas Polres Sumenep juga mendukung gerakan masyarakat tersebut dengan membubuhkan tanda tangan diatas kain putih sepanjang 50 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang koorlap aksi, Rusdi mengatakan, dengan pengusutan kasus yang menimpa 2 petinggi KPK menunjukkan ada upaya mengkerdilkan lembaga. "Upaya itu kita harus lawan demi penegakan hukum di Indonesia," ujar Rusdi saat berorasi di depan taman Kota Sumenep, Jalan Trunojoyo, Selasa (3/11/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai salat ghoib dan orasi yang berisi kecaman terhadap lembaga kepolisian, para pengunjuk rasa bergerak ke kantor DPRD setempat untuk menggelang tandatangan sebagai wujud dukungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi tersebut juga mendapat dukungan besar dari sejumlah anggota DPRD, semisal dari anggota Fraksi PAN dan PDI Perjuangan Sumnep ikut membubuhkan tanda tangan.&lt;br /&gt;(fat/fat) (surabaya.detik.com 03/11/09)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-5981814290539885401?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/5981814290539885401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/warga-sumenep-gelar-salat-ghoib-dukung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5981814290539885401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5981814290539885401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/warga-sumenep-gelar-salat-ghoib-dukung.html' title='Warga Sumenep Gelar Salat Ghoib Dukung KPK'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-8701273696899026454</id><published>2009-11-03T11:33:00.001+07:00</published><updated>2009-11-03T11:35:54.424+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pilkada'/><title type='text'>Pilkada :  PDIP Menunggu - PAN Lamban</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep Blog &lt;/span&gt;- Langkah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PDIP&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PAN&lt;/span&gt; dalam menyongsong agenda pemilihan kepala daerah (pilkada) seperti di persimpangan jalan. Kedua partai berada pada tahapan berbeda terkait persiapan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pilkada&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai berlambang banteng moncong putih ini tinggal menunggu kesepakatan seleksi bakal calon (bacalon) yang sudah terjaring. Sedangkan partai berlambang matahari terbit itu baru akan memantapkan koordinasi di internal partai mulai November.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua DPC PDIP Sumenep Hunain Santoso mengatakan, PDIP masih menunggu beberapa hasil kesepakatan terkait Pilkada 2010. "Masih belum ada kesepakatan antara kami (internal PDIP, Red)," katanya kepada koran ini di kantornya kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya, pria yang juga sebagai wakil ketua DPRD Sumenep 2009 - 2014 ini enggan membeberkan tahapan persiapan pilkada oleh partainya. "Tunggu saja nanti hasilnya seperti apa. Kalau sekarang belum bisa mengumumkan," kelitnya lalu tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun koran ini, dalam tahap penjaringan partai dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri ini sudah menjaring balon cabub dan cawabub. Sedikitnya empat orang untuk cabup dan cawabup sekitar 10 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, PDIP belum bisa bertindak terlalu jauh terkait dengan tahapan yang sudah dilakukan. Sebab, masih menunggu rekomendasi dari DPP maupun hasil survei dukungan terhadap balon yang terjaring di internal partai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, DPD PAN belum starting. Rencananya, bulan ini masih akan memantapkan koordinasi di internal partai. "Belum. Kami masih belum berembuk," kata Faisal Mukhlis, sekretaris DPD PAN Sumenep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan akan berembuk? Faisal memastikan pada November mendatang. Menurutnya, kesan lambannya koordinasi pilkada karena anggota partai masih disibukkan dengan pembentukan alat kelengkapan legislatif. "Tapi dengan waktu yang tidak lama pasti kami akan berembuk," katanya. (uji/zid/rd) (Jawapos.co.id 03/11/09)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-8701273696899026454?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/8701273696899026454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/pilkada-pdip-menunggu-pan-lamban.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8701273696899026454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8701273696899026454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/pilkada-pdip-menunggu-pan-lamban.html' title='Pilkada :  PDIP Menunggu - PAN Lamban'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-9106913354123618573</id><published>2009-11-02T10:01:00.002+07:00</published><updated>2009-11-02T10:03:56.379+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Kebanyakan PSK dari Luar Madura</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep Blog&lt;/span&gt; - Pemerintah harus lebih giat lagi dalam membasmi penyakit masyarakat (pekat) di Sumenep. Dari pantauan koran ini, sejumlah daerah yang menyediakan bisnis sahwat masih ada. Seperti di Desa Langsar, Kec Saronggi; dan Desa/Kec Bluto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penelusuran koran ini, kebanyakan perempuan pemuas nafsunya dari luar Madura. Seperti dari Probolinggo, Banyuwangi, Jember, dan Situbondo. Tapi, ada yang dari Pamekasan. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Desa Langsar, empat PSK yang beroperasi berasal dari Banyuwangi. Mereka tinggal di salah satu rumah milik SN. Lokasinya terletak di pedalaman, diperkirakan butuh waktu 45 menit dari Pasar Saronggi untuk sampai tempat tersebut. Jaraknya kurang lebih 3 km dari pasar, jalan untuk menuju tempat itu penuh bebatuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tempatnya jauh, sangat mudah untuk menemukan tempat itu. Sebab, mayarakat banyak yang tahu lokasi tersbeut. Anehnya, warga seakan tak peduli dengan lokalisasi di wilayahnya. Buktinya, hingga kini tidak ada reaksi apa pun dari warga sekitar dengan bisnis sahwat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh berbeda dengan di Desa Langsar, PSK di Desa Bluto banyak berasal dari luar Madura. Pantauan koran ini, ada tiga rumah yang dijadikan tempat mesum di sana. Jarak antara tiga rumah itu tidak begitu jauh. Satu di antaranya, yakni rumah paling utara, disebut memiliki PSK dengan kualitas tinggi. Setidaknya, jika dibandingkan dengan dua rumah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat koran ini sampai di rumah utara tersebut, tiga PSK yang ada lumayan masih muda. Umurnya diperkirakan di bawah 25 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di rumah yang satunya, rumah tengah, terdapat empat PSK. Namun, usianya rata - rata 35 tahunan ke atas hingga 40 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan PSK yang ada di rumah yang paling selatan, informasinya terdapat lima orang. Kebetulan, sebelum koran ini masuk ke tempat tersebut, salah satu mucikari bilang, "Kosong, semuanya pulang. Biasanya ada sampai lima." Dia bicara sambil memberi isyarat dengan tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bikin kaget, saat baru sampai di lokasi tersebut, ada seorang anggota satuan polisi pamong praja (satpol PP) yang masih berseragam di sana. Bahkan, koran ini sempat kaget dikira ada penggerebekan di tempat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, oknum satpol PP itu memegang pundak dan menyuruh koran ini masuk ke rumah yang ditempati PSK tersebut. "Masuk, nggak apa - apa," kata anggota satpol PP yang biasa bertugas di kota itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, koran ini tak sempat mengambil dokumentasi anggota satpol PP di lokasi tersebut. Sebab, tak lama setelah koran ini sampai di tempat itu, dia pamit pulang ke mucikarinya. "Saya keluar Mak, soalnya ditugaskan di penjagaan pameran di Sumenep," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat berbeda, Ketua Majelas Ulama Indonesia (MUI) Sumenep KH Syafraji kepada koran ini mengatakan, untuk penertiban PSK pihaknya telah kerjasama dengan dinsos, satpol PP, dan kepolisian. PSK yang dijaring dan divonis tindak pidana ringan (tipiring) selama tiga hari, sebelum dipulangkan MUI memberikan pembinaan kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya, ungkapnya, yang janggal adalah saat aksi penggerebekan, sejumlah PSK sudah tidak ada di tempat. Dia menduga ada kongkalikong dengan oknum aparat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berharapa, dalam menuntaskan penyakit masyarakat penegak hukum menindak tegas para pelakunya. "Mereka (PSK, Red) kebanyakan berasal dari luar Madura, tetapi germonya orang sini. Makanya, harus diperberat hukumannya," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Kasatpol PP Sumenep Kafrawi mengatakan, pihaknya telah mengadakan koordinasi dengan kepolisian dalam menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat). Dalam beberapa waktu terakhir, pihaknya operasi tiga tempat. Yakni, di Kec Bluto, Ambunten, dan Dasuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami telah mengadakan koordinasi dengan kepolisian setempat. Kabarnya, setelah diadakan koordinasi di Kec Dasuk sudah tidak ada lokalisasi," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang dugaan keterlibatan aparat satpol PP dalam bisnis sahwat, Kafrawi membantahnya. Dia akan mengecek dan mencari anggota yang ada di lokalisasi. Jika cukup bukti, dia akan memberikan sanksi tegas. Bahkan, jika memang diperlukan, sanksinya pecat bagi oknum satpol PP yang terlibat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya masih seminggu menjabat. Namun jika diketahui anggota kami terlibat, akan diberi tindakan tegas," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Sri Nurhayati, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/"&gt;Sumenep&lt;/a&gt;, mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan polres sebagai ketua tim operasi pekat. Koordinasi juga dilakukan dengan satpol PP. "Ketua tim operasi pekat Kasat Samapta Polres Sumenep dan satpol PP sebagai anggotanya," terangnya kemarin siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan pekat, dinsos hanya sebagai penanganan kedua. Seperti operasi yang dilakukakan pada sebelumnya, kali pertama yang turun adalah tim operasi dari kepolisian dan satpol PP. Setelah itu hasil operasi ditindaklanjuti dinsos bersama MUI. "Tugas kami bersama MUI mengadakan bimbingan dan sosialisasi setelah ditangkap," jelasnya. (c22/zid/mat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://jawapos.co.id/ (02/11/09)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-9106913354123618573?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/9106913354123618573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/kebanyakan-psk-dari-luar-madura.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/9106913354123618573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/9106913354123618573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/kebanyakan-psk-dari-luar-madura.html' title='Kebanyakan PSK dari Luar Madura'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-4355273118628886925</id><published>2009-11-02T09:58:00.000+07:00</published><updated>2009-11-02T10:00:04.589+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Bisnis Sahwat di Sumenep yang Masih Hidup</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bisnis Sahwat di Sumenep yang Masih Hidup. Di Utara Dekat Slopeng, di Selatan Genting Biru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh saja aparat telah berupaya menekan penyakit masyarakat (pekat) yang satu ini. Tapi, yang namanya bisnis sahwat tetap saja ada. Berikut liputan eksklusif Tim Radar Sumenep ke kantong - kantong bisnis sahwat beberapa waktu terakhir.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEDIO 1990 - an hingga mendekati 2000 - an, lokalisasi di sekitar wilayah Slopeng, Kec Dasuk, cukup terkenal. Bahkan, ada yang bilang sampai menjadi rujukan bisnis sahwat. Baik terkait servis para pelakunya, juga soal keamanan para pelaku saat beraktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran, jika setiap membincang lokalisasi selalu tertuju pada kawasan tersebut. Seolah - olah lelaki hidung belang tidak akan merasakan lokalisasi jika tidak ke Slopeng. Kondisi ini cukup berlangsung lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, seiring berjalannya waktu, pergeseran mulai terjadi. Meski tidak semarak dulu, namun praktik bisnis sahwat di Slopeng masih ada. Jika dulu sedikitnya ada dua wilayah (di utara jalan dekat pantai) dan masuk ke perumahan warga, kini hanya tinggal satu yang aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai wilayah yang dekat dengan Pantai Slopeng, prospek bagi PSK untuk mendapatkan konsumen di dua kecamatan itu semakin memungkinkan. Hal ini diakui seorang PSK asal Jember yang sudah berusia 38 tahun. PSK yang mengaku bernama Ririn itu mengatakan, hingga saat ini peruntungannya sebagai pemuas sahwat masih ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buktinya, dalam satu hari dia bisa melayani lelaki hidung belang sampai 14 orang. Bahkan, dalam keadaan paling sepi pun dia mengaku jumlah "pemakainya" mencapai delapan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PSK yang saat ini kos di Desa Semaan, Kec Dasuk, ini merupakan satu - satunya PSK yang tersisa. Dari pantauan koran ini, di rumah penampungan yang berbentuk huruf L itu terdapat empat kamar yang menghadap ke arah barat. Sementara bagian rumah yang menghadap ke arah selatan dipakai pemilik rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari empat kamar yang berjejer itu, hanya satu kamar yang masih berpenghuni. Di salah satu kamar yang berukuran 3x3 meter itulah transaksi birahi dilakukan. "Dulu setiap kamar ada penghuninya. Tapi, sekarang hanya tinggal Ririn saja," paparnya dengan manja ketika ditanya di mana rekan seprofesinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bukan hal yang mudah untuk bisa menemukan PSK yang ada di dekat Pantai Slopeng. Terlebih jika wajah memang belum dikenal oleh orang - orang di lingkungan tersebut. Dari beberapa tempat sejenis yang didatangi koran ini, hanya penampungan yang berada di Desa Semaan itu yang berhasil dimasuki koran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, sebelumnya, koran ini mencoba masuk ke tempat penyedia PSK di Desa Beluk Raja, Kec Ambunten, yang disinyalir masih aktif menyediakan perempuan pemuas nafsu. Namun, perempuan setengah baya yang bertindak sebagai mucikari di tempat itu mengaku PSK - nya sudah pulang semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang tidak ada, pada pulang. Mungkin takut karena kemarin - kemarin sempat ada masalah. Coba saja ke timur. Nanti kalau memang tidak dapat datang lagi kesini. Biar saya telepon anak perempuan yang lain," kata perempuan berinisial MW itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bertanya ke beberapa orang di sekitar Pantai Slopeng, koran ini pun mendapat petunjuk untuk belok ke arah selatan jalan dan memasuki Desa Semaan. Di sanalah koran ini bertemu dengan Ririn, warga Jember, yang berbadan gemuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu dari dua anak yang berusia 14 tahun (laki - laki) dan 2 tahun (perempuan) itu mengaku baru menjalani profesinya selama lima bulan. Hal itu berawal dari musibah yang menimpanya di Terminal Wiraraja Sumenep. Saat itu, cerita Ririn, dirinya kehilangan dompet dan bingung. Dalam keadaan bingung itulah datang seorang lelaki yang menawarkan bantuan. Lelaki itu adalah tukang ojek yang belakangan diketahui masih keluarga dari pemilik rumah yang saat ini menampungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu dirinya dijanjikan bisa mendapatkan uang sebesar Rp 200 ribu untuk pulang ke Jember dengan bekerja selama dua minggu. Karena itulah, Ririn tertarik untuk menjalani pekerjaan tersebut. Sayang, Ririn malah terjerumus dalam bisnis birahi. Malah, dia terkesan ketagihan dengan pekerjaannya. Bahkan, belakangan, saat banyak PSK yang pulang, dirinya mengaku dalam satu hari dia bisa mengantongi uang minimal Rp 250 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau untuk tariff, bisa nego. Ada yang bayar Rp 35 ribu ada yang Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu. Tapi, itu kan tergantung rezeki kita Mas. Pokoknya minimal sehari bersihnya dapat Rp 250 ribu karena harus dipotong biaya kamar dan mandi," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali melayani tamunya, Ririn harus bayar uang kamar sebesar Rp 10 ribu pada pemilik rumah. Selain itu, setiap kali mandi, Ririn juga harus membayar uang sebesar Rp 2.000. "Jadi, kalau saya dibayar Rp 35 ribu, saya hanya kebagian Rp 23 ribu saja," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang warga yang enggan namanya dikorankan saat ditemui di sekitar Pantai Slopeng mengakui jika bisnis prostitusi di wilayahnya memang masih ada. Meski tak seramai tahun - tahun sebelumnya, namun, keberadaan PSK di Slopeng masih tetap ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau dulu hampir setiap desa ada rumah seperti itu. Karena sering dirazia dan sering terjadi konflik antargermo, akhirnya tidak ramai lagi. Tapi, ini sifatnya musiman. Kalau sudah musimnya, biasanya PSK terang - terangan menunggu di jalan - jalan dan di tempat penampungan," ungkap pria bertubuh dekil itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelusuran koran ini, memang tidak hanya di wilayah utara saja masih ada lokalisasi. Di wilayah selatan, juga masih ada. Bahkan, riuh aktifitasnya terkesan lebih ramai. Seperti di Desa/Kec Bluto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh dari lapangan kecamatan, tepatnya di barat Jalan Raya Sumenep - Pamekasan, masih berdiri kokoh bangunan lokalisasi. Lelaki hidung belang biasa menyebut lokalisasi itu dengan Genting Biru. Itu merujuk pada genting rumah lokalisasi yang warnanya biru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya ada tiga rumah yang kini masih menampung PSK dari berbagai wilayah. Setiap hari transaksi seks bebas berlangsung tanpa sekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain di Bluto, di Kec Saronggi juga masih ada, yakni di Desa Langsar. Hanya, aktifitas bisnis sahwat di rumah milik SN itu tidak terlalu ramai belakangan ini. Itu menyusul banyaknya operasi dari aparat, terutama menjelang puasa. (fei/zid/mat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip (jawapos.co.id/ 02/11/09)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-4355273118628886925?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/4355273118628886925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/bisnis-sahwat-di-sumenep-yang-masih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4355273118628886925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4355273118628886925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/bisnis-sahwat-di-sumenep-yang-masih.html' title='Bisnis Sahwat di Sumenep yang Masih Hidup'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-4665530599156462807</id><published>2009-11-01T12:08:00.000+07:00</published><updated>2009-11-01T12:10:24.614+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CPNS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Musim CPNS, Pos Naikkan Tarif</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep Blog&lt;/span&gt; - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Musim CPNS, Pos Naikkan Tarif&lt;/span&gt;. Dibukanya penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) dijadikan peluang baik bagi PT Pos Indonesia dalam meningkatkan pendapatan. Buktinya, biaya pengiriman surat naik hingga dua kali lipat dari biasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini para pelamar CPNSD setidaknya harus mengeluarkan uang Rp 15 ribu untuk setiap pengiriman lamaran. Padahal, untuk biaya kiriman seperti itu standarnya hanya Rp 7.500. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menjadi pembicaraan di antara para pelamar. Salah satunya Andi. Warga Desa Kebunan, Kec. Kota Sumenep ini mengatakan, bagi beberapa orang kenaikan biaya tersebut akan memberatkan. "Kalau saya sendiri kerena mampu, tentu tidak merasa keberatan. Tapi belum tentu bagi mereka yang tidak mampu," ungkap pemuda yang kali pertama ini melamar saat ditemui di kantor pos kemarin (31/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dikonfirmasi, Supervisor Pemasaran PT Pos Indonesia Cabang Sumenep Muhammad Suharis membenarkan adanya kenaikan harga bagi pelamar CPNSD. Dia berdalih, kenaikan tersebut dilakukan demi memberikan pelayanan prima dan subsidi silang dengan pelamar dari kepulauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, subsidi silang dilakukan demi keseragaman biaya pelamar. Juga untuk meringankan beban pelamar dari kepulauan. "Kalau tidak kami lakukan subsidi silang seperti ini, tentu biaya yang harus dikeluarkan oleh pelamar dari kepulauan akan lebih tinggi. Karena itu, kami naikkan harga pengiriman surat dari daratan untuk menutup kekurangan dari biaya dari pelamar asal kepulauan," terangnya kepada koran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk diketahui, dari hasil rekap yang dilakukan PT Pos Cabang Sumenep, selama enam hari mulai pembukaan (26/10) hingga Jumat (30/10), jumlah pelamar mencapai 1.715 orang. Suharis memastikan, jumlah pelamar akan bertambah mengingat penerimaan CPNSD masih dibuka hingga Senin (9/11), pukul 18.00 mendatang. Itu jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah pelamar mencapai 7.800 orang dengan batas waktu penerimaan hanya satu minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masa penyerahan lamaran untuk penerimaan CPNSD tahun ini lebih lama. Padahal, jumlah formasinya hanya selisih seratus. Jika sebelumnya ada 350 formasi, tahun ini hanya 250 formasi," pungkasnya. (fei/mat) (Jawapos.co.id 01/11/09)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-4665530599156462807?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/4665530599156462807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/musim-cpns-pos-naikkan-tarif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4665530599156462807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4665530599156462807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/11/musim-cpns-pos-naikkan-tarif.html' title='Musim CPNS, Pos Naikkan Tarif'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-1363009971806253845</id><published>2009-10-31T10:50:00.002+07:00</published><updated>2009-10-31T10:54:22.306+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Musibah'/><title type='text'>Korban Kebakaran Perahu Tak Dapat Santunan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep Blog&lt;/span&gt; - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Korban kebakaran Perahu Layar Mesin&lt;/span&gt; (PLM) Alif Utama yang terbakar di Pelabuhan Gersik Putih, Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget mengeluh. Pasalnya, hingga saat ini tidak ada bantuan dari pemerintah. Sejauh ini, bantuan baru datang dari agen premium dan minyak solar (APMS) Masalembu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pantauan koran ini, hingga enam hari korban kebakaran yang dirawat di RSUD hanya tinggal dua orang. Yakni Bacok, 50 dan Herman, 27. Mereka mengalami luka serius di sekujur tubuhnya. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dua korban lainnya hanya mengalami luka ringan. Keduanya hanya cedera di beberapa bagian anggota tubuh. Sehingga, Adi, salah satu korban, hanya dirawat tiga hari di RSUD dan Samuddin (korban lainnya) sehari setelahnya (27/10) diperbolehkan pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Addur, 30, saudara Bacok mengungkapkan, rencananya, kakak kandungnya akan dirujuk ke salah satu rumah sakit di Surabaya. Hanya, pihak keluarga masih mengoordinasikan masalah dana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katanya Pak Maili (pemilik APMS Masalembu, Red), kalau dirujuk ke rumah sakit di luar Sumenep, mereka hanya akan membantu pembiayaan separuh," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini, Addur mengakui, hanya ada bantuan dari APMS. Bantuan berupa biaya kebutuhan obat. "Untuk obat sudah dua kali penebusan ke apotek. Pertama kena biaya Rp 316 ribu dan yang kedua Rp 209 ribu. Semuanya dibayarkan APMS," jelasnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama disampaikan Abd. Hamid, 37, orangtua Herman. Menurutnya, delapan hari putranya dirawat di RSUD hanya mendapatkan bantuan dari APMS berupa penebusan obat - obatan. "Kalau kami dua kali penebusan semuanya berjumlah Rp 985 ribu," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Mailiyanto, pemilik APMS Masalembu mengatakan, pihaknya akan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap para korban kebakaran. "Kami bertanggungjawab atas musibah itu (kapal dengan muatan BBM yang terbakar, Red)," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mili, pihaknya hanya menyayangkan tindakan pemerintah yang terkesan acuh. Sebab, hingga sekarang tidak ada bantuan pemerintah yang diterima korban. "Sepeserpun pemerintah tidak membantu," sergahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah, Kabid Bantuan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep Arif Santoso mengatakan, dinsos memilih menunggu bola untuk pemberian bantuan kepada para korban. "Sekarang tidak ada bantuan kepada mereka (korban kebakaran, Red.) karena hingga sekarang memang belum ada surat permohonan," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Darul Hasyim, anggota DPRD &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;Sumenep&lt;/a&gt; dari Masalembu mengatakan, pihak terkait diharapkan tidak berpangku tangan untuk membantu para korban. "Kami mendesak agar pihak terkait bertanggungjawab," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, jika desakan tak digubris, pihaknya akan memanggil pihak terkait. Baik dari pemkab maupun Pertamina, untuk dimintai kejelasan mengenai ketentuan pendistribusian BBM ke kepulauan. (uji/zid/rd)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:radar madura / jawapos.co.id (31/10/09) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-1363009971806253845?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/1363009971806253845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/korban-kebakaran-perahu-tak-dapat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1363009971806253845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1363009971806253845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/korban-kebakaran-perahu-tak-dapat.html' title='Korban Kebakaran Perahu Tak Dapat Santunan'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-931247081677478658</id><published>2009-10-30T10:28:00.001+07:00</published><updated>2009-10-30T10:30:26.513+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Pilkada Dianggarkan Rp 20 M</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep Blog&lt;/span&gt; -Tahapan demi tahapan program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) mulai disusun. Bahkan, KPUD selaku pelaksana &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pilkada&lt;/span&gt; juga telah menyusun anggaran. Sementara, anggaran pilkada dianggarkan sebesar&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Rp 20 M&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggaran tersebut didasarkan pada prediksi maksimal 10 pasang cabub dan cawabub yang akan mengikuti kontes pilkada 14 Juni 2010. Jumlah tersebut terdiri dari lima pasang calon yang diberangkatkan partai dan lima pasang calon dari perseorangan. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, perkiraan besaran angka nominal akan membengkak jika terjadi pemilu dua putaran. Membengkaknya dana anggaran diperkirakan separuh dari jumlah dana yang ditentukan untuk pilkada satu putaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya, KPUD belum membeberkan kepastian nominal anggaran pilkada yang direncanakan. Alasannya, saat ini masih dalam tahap koordinasi dengan panitia anggaran (panggar) legislatif maupun tim anggaran (timgar) dari eksekutif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang jelas anggaran&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; pilkada 2010 di Sumenep&lt;/span&gt; tak lebih dari Rp 20 miliar atau RP 30 miliar kalau terjadi dua puataran," kata Ketua KPUD &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;Sumenep&lt;/a&gt; Thoha Shamadi kepada wartawan di kantornya kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti data KPUD Sumenep, agenda penyampaian anggaran biaya dan kegiatan pilkada harus sudah dilayangkan maksimal 6 November 2009. Sehingga, KPUD masih memiliki waktu delapan hari ke depan untuk berkoordinasi dalam tahapan penyampaian anggaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, penyusunan dan penetapan keputusan pedoman teknis penyelenggaraan pilkada hingga 29 Desember. Kemudian, disusul dengan sosialisasi informasi atau pendidikan pemilih kepada masyarakat mulai 1 Januari 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan koran ini, anggaran pilkada 2010 lebih tinggi dibanding pilkada 2005 yang hanya menghabiskan dana sekitar Rp 10 miliar dari jumlah Rp 15 miliar yang dianggarkan. "Kalau memang lebih itu kan nantinya masuk ke kas daerah," ujarnya lalu tersenyum. (uji/zid/rd) (radar madura/jawapos.co.id 30/10/09)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-931247081677478658?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/931247081677478658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/pilkada-dianggarkan-rp-20-m.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/931247081677478658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/931247081677478658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/pilkada-dianggarkan-rp-20-m.html' title='Pilkada Dianggarkan Rp 20 M'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-7479404750723688592</id><published>2009-10-29T11:51:00.001+07:00</published><updated>2009-10-29T11:52:54.899+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Polair Tangkap 16 Nelayan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep Blog&lt;/span&gt; -Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Sumenep kembali menangkap nelayan yang menangkap ikan dengan menggunakan bahan peledak (handak). Kali ini 16 pelaku ditangkap dari dua kapal motor (KM) berbeda, yakni KM Mina Bahari dan KM Barokah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para nelayan itu ditangkap Selasa (27/10) sore di perairan sebelah timur Pulau Gili Raja. Dari KM Mina Bahari polisi menangkap tujuh tersangka yang seluruhnya berasal dari Desa Ketupat, Kec Raas, Sumenep. Mereka adalah Sahawi, 24; Hairus, 26; Juhari, 25; Ali, 24; Munawer, 22; Andi, 23; dan Hodi, 23.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama tujuh tersangka itu, polair juga menyita beberapa barang bukti yang ada di kapal. Antara lain, 3 buah bom, selang, kompresor, 3 dakor, 3 kacamata selam, ikan berbagai jenis sebanyak 3,25 kuintal, 1 timah pemberat, dan 2 buah slenger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dari KM Barokah polair menangkap sembilan nelayan asal Buddagan, Desa Pekandangan Barat, Kec. Bluto, Sumenep. Mereka adalah Hosim, 45; Badri, 26; Abdul Gofur, 26; Samsi, 19; Widianto, 19; Adi Susro, 39; Junarto, 26; Abdul Gafar 23; dan seorang warga Desa Gunggung, Kec. Batuan, Suro, 30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kapal ini polisi mengamankan 1 kuintal ikan dengan berbagai jenis sebagai barang bukti. Selain itu, polisi mengamankan 2 dakor, 1 kompresor, 1 selang, 3 kacamata renang, 2 timah pemberat, dan 1 slenger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 4,25 kuintal ikan yang didapatkan dari dua KM tersebut, banyak yang merupakan ikan langka Indonesia. Seperti, ikan lemah atau ikan salome (Cheilinus undulates) dan ikan bawal putih atau silver pomfret (Pampus urgenteus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kemarin ke 16 tersangka menjalani pemeriksaan di kantor &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Satpolair Sumenep&lt;/span&gt;. Mereka diancam UU darurat nomor 12/1951 dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara dan UU NO. 31/2004 tentang Perikanan dengan ancaman kurungan selama-lamanya 10 tahun penjara berikut denda Rp 1,2 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasatpolair &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;Sumenep&lt;/a&gt; AKP Aryanto Agus S. mengatakan, seluruh nelayan tersebut diperiksa satu per satu. Menurut dia, kasus serupa terakhir kali terjadi pada Maret 2009 lalu. Tindakan menangkap ikan dengan handak sangat merugikan lingkungan. Sebab, dapat merusak ekosistem laut. (c14/mat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-7479404750723688592?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/7479404750723688592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/polair-tangkap-16-nelayan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/7479404750723688592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/7479404750723688592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/polair-tangkap-16-nelayan.html' title='Polair Tangkap 16 Nelayan'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-1554351040560187328</id><published>2009-10-19T14:31:00.002+07:00</published><updated>2009-10-19T14:34:52.787+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>DPRD Keluhkan Pesta Kerapan Sapi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/StwWbeM071I/AAAAAAAAAD0/lctfOkFM5-4/s1600-h/karapan+sapi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 133px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/StwWbeM071I/AAAAAAAAAD0/lctfOkFM5-4/s200/karapan+sapi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394211114902155090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep Blog&lt;/span&gt; - Pelaksanaan lomba karapan sapi tingkat kabupaten di Stadion Giling &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep&lt;/span&gt; kemarin (18/10) dikeluhkan pemilik sapi dan anggota DPRD Sumenep. Mereka melihat adanya kejanggalan mengenai biaya dan aturan pertandingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaini, salah satu pemilik sapi dari Kec Bluto, mengeluhkan pelayanan panitia kerapan. Baik hadiah maupun lomba, tidak sesuai dengan anggaran yang dimiliki oleh panitia, dalam hal ini disbudparpora. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setahu saya, jumlah anggaran mencapai Rp 95 juta lebih. Tapi hadiahnya hanya motor (buatan) Cina dan alat elektronik saja. Padahal, untuk golongan menang sudah jelas Rp 20 juta dan (pemenang) golongan kalah dianggarkan Rp 15 juta. Kok hadiahnya hanya itu," keluhnya saat ditemui di sela - sela pertandingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain hadiah yang dianggap terlalu kecil, Zaeni mencurigai aturan perlombaan yang hanya menguntungkan beberapa pihak. Dalihnya, aturan pada tahun itu berbeda dengan aturan - aturan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selain ada pemangkasan kawedanan dan konsumsi yang minim, jarak lomba juga diubah. Dari dulu, itu biasanya 195 meter. Tapi karena ada panitia yang jadi peserta dan sapinya tidak sanggup, jaraknya diubah jadi 190 meter," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaeni juga mengaku sudah menanyakan hal tersebut kepada panitia. Namun, menurut dia, panitia berdalih hal itu dilakukan demi keamanan. "Itu tidak mungkin Mas. Sebab, selama tujuh tahun terakhir jarak yang digunakan selalu 195 meter dan tidak apa - apa," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, anggota DPRD Sumenep, Decki Purwanto, membenarkan jika anggaran yang dialokasikan untuk lomba karapan sapi mencapai Rp 95 juta. Rinciannya, Rp 35 juta untuk hadiah (baik golongan menang maupun golongan kalah) dan Rp 1,5 juta untuk pembelian tropi. Sementara sisanya yang Rp 58,5 digunakan untuk pelaksanaan dan biaya bayaran panitia selama dua hari perlombaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, menurut Decki, baik hadiah maupun pelaksanaan yang dilakukan tidak sesuai dengan anggaran. Bahkan, panitia masih membawa sponsor dan menarik karcis sebesar Rp 5.000 dari warga Sumenep yang hendak menonton salah satu budaya masayarakat Madura tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dana yang diambil dari APBD 2009 murni demi melestarikan budaya, bukan ajang mencari keuntungan sendiri. Kalau pemkab sudah punya anggaran yang cukup, untuk apa membawa sponsor segala. Hal itu justru merusak citra pemkab yang ingin memeriahkan hari Jadi Sumenep ke 740," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) M. Nasir mengatakan, apa yang dilakukan pihaknya bersama panitia sesuai dengan aturan yang ada. Namun, terkait dengan aturan pertandingan, dia mengaku tidak tahu - menahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semua sudah sesuai RAB (rencana anggaran biaya) yang ada. Kami melibatkan sponsor untuk melengkapi saja. Tapi bukan berarti anggaran kurang. Dengan, harapan kegiatan bisa lebih meriah," terangnya. (c14/mat) ( Radar Madura / Jawapos.co.id)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-1554351040560187328?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/1554351040560187328/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/dprd-keluhkan-pesta-kerapan-sapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1554351040560187328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1554351040560187328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/dprd-keluhkan-pesta-kerapan-sapi.html' title='DPRD Keluhkan Pesta Kerapan Sapi'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/StwWbeM071I/AAAAAAAAAD0/lctfOkFM5-4/s72-c/karapan+sapi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-6784814355070349952</id><published>2009-10-14T06:01:00.002+07:00</published><updated>2009-10-14T06:04:11.755+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><title type='text'>Alquran Berumur Empat Abad</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alquran Berumur Empat Abad&lt;/span&gt;. Moh. Hasyim, 54, warga Desa/Kec Tambelangan, mengaku sebagai ahli waris dari sebuah kitab Alquran yang berumur sekitar 400 tahun. Kitab itu ditulis oleh nenek moyangnya saat tirakat di Gua Payudan, Desa Nangger, Kec Guluk-Guluk, Sumenep. Apa keunikannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AL-QURAN&lt;/span&gt; itu tampak lusuh seakan tak terawat. Bagian sampul kitab suci yang berisi firman Allah SWT kepada Nabi Muhammad itu sudah banyak yang sobek. Pada bagian belakang atau bagian perekatnya masih disisipi lidi yang juga tampak lusuh dan kuno.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tebal kertas antara satu dengan yang lainnya tidak sama. Saat disentuh, bagian halaman mushaf tersebut ada yang kasar, ada juga yang halus. Tapi, tulisan dan huruf-huruf hijaiyah rapi dan bagus. Kendati ada sebagian yang lusuh seperti terkena tetesan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab Alquran itu kini dipegang H Moh. Hasyim, warga Desa/Kec Tambelangan, Sampang. Dia disebut-sebut sebagai pewaris kitab yang ditulis tangan leluhurnya itu. Menurut ceritanya, Alquran tersebut ditulis di Gua Payudan, Desa Nangger, Kec Guluk-Guluk, Sumenep, sekitar tahun 1628 Masehi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moh. Hasyim mengatakan, Alquran tersebut ditulis Bujuk Nyabrengan, warga Desa/Kec Lenteng, Sumenep. "Menurut Mbah yang menceritakan kepada saya, Alquran tersebut ditulis pada sekitar 1628 Masehi," ujar pria yang mengklaim keturunan kedelapan penulis kitab suci tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya, kata dia, Bujuk Nyabrengan tirakat di Gua Payudan, Guluk-Guluk, untuk menulis Alquran selama 40 hari 40 malam. Semasa menjalani tirakat, Bujuk Nyabrengan konon tidak makan dan minum. "Sebelum tirakat, dia berpesan kepada istrinya. Jika istrinya bermimpi Bujuk Nyabrengan menulis kitab suci Alquran, berarti sang penulis sedang lapar," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mimpi itu datang, Bujuk Nyabrengan minta istrinya langsung menanak nasi. Nasi tersebut bukan untuk dikirim kepada sang ulama yang sedang menulis Alquran di Gua Payudan. Tapi, nasi itu cukup dikipas-kipas saja dari rumah. Dengan begitu, Bujuk Nyabrengan sudah merasa kenyang begitu mencium aroma nasi. Hanya, tidak diceritakan secara rinci berapa kali sang istri memasak nasi dan mengipasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau secara logika, memang tidak masuk akal Alquran bisa selesai dalam waktu 40 hari 40 malam," kata Hasyim. Menurut dia, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alquran&lt;/span&gt; dibuat dari kulit kijang putih. Keunikannya, kertas dari kulit kijang putih itu tahan dari api dan tidak bisa dimakan rayap. Sementara perekat sampul menggunakan lidi. Sehingga kitab suci itu kelihatan kusam dan kertasnya agak kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana Alquran itu bisa sampai ke tangan sang pewaris? Benarkah kitab suci itu ditawar Rp 1 millar? Selanjutnya, apa keistimewaan Alquran yang dikenal masyarakat setempat sebagai Alquran se Jimat tersebut? (bersambung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-6784814355070349952?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/6784814355070349952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/alquran-berumur-empat-abad.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6784814355070349952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6784814355070349952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/alquran-berumur-empat-abad.html' title='Alquran Berumur Empat Abad'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-6988839701614903854</id><published>2009-10-09T09:34:00.000+07:00</published><updated>2009-10-09T09:35:41.680+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminal'/><title type='text'>Polres Tangkap Pentolan LSM</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SUMENEP &lt;/span&gt;- Kasus pemerasan oleh oknum LSM sekaligus wartawan Gatot, 33, akhirnya menyeret tersangka baru. Kemarin (7/10) polres resmi menetapkan Iskandar, fungsionaris LSM LP3 (Lembaga Pemantau Putusan Pengadilan) sebagai tersangka baru kasus dugaan pemerasan terhadap Zahri, warga Kec Ambunten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Iskandar memang disebut - sebut sebagai otak pemerasan. Indikasinya, selain Iskandar sebagai pimpinan Gatot dalam LSM LP3 yang bermarkas di Jalan Barito Kota Sumemep, dia juga disebut langsung oleh Gatot.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin tersangka yang menggunakan kaca mata itu ditangkap pada pukul 15.30. Hal itu ditandai dengan adanya surat perintah penangkapan dari satreskrim. Dengan demikian, hingga 1x24 jam Iskandar diamankan di mapolres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum resmi ditangkap, Iskandar harus menjalani pemeriksaan di polres hingga lima jam. Awalnya, dia datang sendirian pada pukul 09.00. Namun, setelah penyidikan dimulai, tersangka meminta didampingi seorang pengacara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyidik akhirnya berupaya menyediakan pengacara. Itu sebabnya, penyidik menghadirkan Ahmad Novel SH selaku pengacara yang disediakan oleh polres. Proses penyidikan cukup alot dan tertutup. Hingga pukul 14.00, Iskandar masih diperiksa intensif di mapolres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber koran ini di mapolres menyebutkan, tersangka resmi ditangkap melalui surat penangkapan sejak pukul 15.30. Itu terlihat dari sikap penyidik yang melarang Iskandar pulang setelah pemeriksaan selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Sumenep AKBP Umar Effendi melalui Kasatreskrim AKP Mualimin menyatakan pihaknya memang resmi penetapan Iskandar sebagai tersangka. Hanya, pihaknya belum bisa memberikan keterangan mengenai penahanan. "Untuk penahanan, masih menunggu hasil penyidikan oleh anggota," kata Mualimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, sambung perwira dengan tiga balok di pundak itu, tersangka hanya mendapatkan surat penangkapan. "Baru setelah 1x24 jam statusnya bisa berubah menjadi tahanan," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mualimin menegaskan, pihaknya akan terus mengungkap kasus pemerasan oleh dua tersangka tersebut. Itu sebabnya, kepada siapa pun warga yang merasa dirugikan atas tindakan kedua tersangka agar bisa melapor ke polres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengacara ISK, Ahmad Novel SH, saat dikonfirmasi mengatakan, dari seluruh pemeriksaan terhadap saksi - saksi, polisi menyimpulkan kliennya terlibat pemerasan yang berhasil mengeruk uang sebesar Rp 101,5 juta secara bertahap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kliennya tetap membantah tuduhan tersebut. Bahkan, menurut Novel, kedekatan Iskandar dengan Gatot sebatas ikatan organisasi. Mengenai adanya pemerasan, kliennya mengaku tidak tahu - menahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini berbeda dengan keterangan yang disampaikan tersangka pertama, Gatot. Ditemui di ruang tahanan polres, Gatot mengakui Iskandar ikut andil dalam pemerasan tersebut. Bahkan, menurut dia, enam dari 10 tahap pemerasan yang dilakukannya, dihadiri juga oleh Iskandar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gatot juga mengatakan, pertemuan pertama dan keenam dilakukan di rumah Iskandar. "Pertemuan pertama, korban diminta uang sebesar Rp 2 juta dan pertemuan keenam sebesar Rp 6,5 juta. Keduanya dilakukan di ruang tamu rumah Iskandar," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain di rumah Iskandar, menurut Gatot, transaksi pemerasan juga dilakukan di beberapa tempat lainnya. Seperti di Asta Tinggi, Ambunten, depan Masjid Agung Sumenep, di Jalan Cipto, dan sekitar Taman Adipura. (c14/zid/mat)(radar madura/jawapos.co.id)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-6988839701614903854?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/6988839701614903854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/polres-tangkap-pentolan-lsm.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6988839701614903854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6988839701614903854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/polres-tangkap-pentolan-lsm.html' title='Polres Tangkap Pentolan LSM'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-3081990736211286361</id><published>2009-10-05T12:05:00.001+07:00</published><updated>2009-10-05T12:06:36.143+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Waswas Hujan Turun Produksi Garam Turun</title><content type='html'>Sumenepku - Sama halnya dengan petani tembakau, kondisi cuaca menjadi masalah utama bagi petani garam untuk memroduksi garam. Kondisi cuaca pada musim kemarau tahun ini dinilai tidak begitu mendukung terhadap produksi garam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produksi hasil garam tahun ini diperdiksi akan menurun dinbanding tahun sebelumnya. Ha ini dikatakan oleh Abdurrahman, petani garam rakyat asal Desa Pinggir Papas, Kec Saronggi. Alasannya, selain cuaca tidak begitu panas, juga diperkirakan musim kemarau akan segera berakhir. Hal itu terlihat dari adanya mendung di arah barat dan utara beberapa hari ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, sejumlah petani garam khawatir akan turun hujan pada bulan ini. "Kami khawatir hujan akan segera turun. Jika hal itu terjadi, maka hasil produksi garam dipastikan menurun pada tahun ini," kata Abdurrahman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, selain lamanya musim kemarau, produksi garam juga tergantung pada suhu panas di musim kemarau. Pada kemarau kali ini suhunya tidak begitu tinggi dibanding tahun sebelumnya. Hal itu terbukti ketika dirinya berada di lahan pegaraman, matahari tidak begitu menyengat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu. Menurunnya produksi garam tahun ini karena puncak panas di musim kemarau lamban. Menurut Abdurrahman, petani garam baru merasakan peningkatan hasil pada tiap kali panen pada September lalu. "Tahun lalu pada Agustus hasil panen semakin banyak. Namun tahun ini itu baru dirasakan ketika September," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulimin, petani garam lainnya warga Desa Kertasada, kec Kalianget, mengatakan, biasanya jika sudah terlihat mendung di arah barat dan utara, itu pertanda pergantian musim. Yakni, musim kemarau segera berakhir dan berganti musim hujan. Dia memperkirakan panen garam tinggal dua atau tiga kali lagi. "Kami khawatir tidak lama lagi hujan akan turun," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga memprediksi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;produksi garam akan turun&lt;/span&gt;. Tahun lalu produksi garam di lahannya pegaramannya mampu menghasilkan 60 ton garam. Namun, tahun ini tidak akan mencapai 60 ton. Sebab, sejak awal panen pihaknya hanya menghasilkan 35 ton. "Hingga akhir kemarau nanti hasil garam tidak akan sebanyak tahun sebelumnya," keluhnya. (c22/mat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://jawapos.co.id/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-3081990736211286361?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/3081990736211286361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/waswas-hujan-turun-produksi-garam-turun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3081990736211286361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3081990736211286361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/waswas-hujan-turun-produksi-garam-turun.html' title='Waswas Hujan Turun Produksi Garam Turun'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-5381010212230226369</id><published>2009-10-05T12:00:00.001+07:00</published><updated>2009-10-05T12:03:17.776+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Perahu Angkut Raskin Karam</title><content type='html'>SUMENEP - Kecelakaan laut kembali terjadi di wilayah Kabupaten &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/" title="Informasi Kabupaten Sumenep"&gt;Sumenep&lt;/a&gt;. Sebuah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;perahu &lt;/span&gt;layar motor (PLM) yang mengangkut beras untuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;keluarga miskin (raskin) &lt;/span&gt;Sabtu (3/10), pukul 17.00, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;karam&lt;/span&gt; di perairan antara Pulau Sepudi dan Raas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PLM dengan nama lambung Pulau Cukir itu mengangkut jatah raskin untuk Pulau Kangean. Jumlah raskin yang dimuat banyak, sekitar 84 ton jatah Kecamatan Arjasa dan Kangayan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa karamnya PLM Pulau Cukir ini diketahui sejak pukul 19.00 atau empat jam setelah kejadian. Informasi tersebut cepat menyebar ke daratan tak lama setelah ABK (anak buah kapal) berhasil diselamatkan perahu nelayan yang sedang melintas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang petugas di Gudang Bulog Sumenep menjelaskan, PLM Pulau Cukir berangkat dari Pelabuhan Kalianget sekitar pukul 07.00. Tujuannya Pelabuhan Batuguluk di Kecamatan Arjasa. Awal perjalanan, tidak ada masalah dengan PLM Pulau Cukir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah mulai muncul ketika memasuki perairan antara Sepudi dan Raas. Ketika itu angin berembus kencang. Sehingga, arus cukup deras dan ombak laut cukup besar. Derasnya arus dan ombak mengakibatkan PLM Pulau Cukir terombang - ambingnya. Sang Nakhkoda Abd. Rahem asal Desa Kalisangka, Kec Arjasa, diduga kesulitan mengendalikan perahunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena semakin kuatnya tekanan ombak dan perahu semakin oleng, akhirnya perahu semakin tak bisa dikendalikan dan tenggelam. Sebelum tenggelam, perahu dihantam ombak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tenggelam, nakhkoda PLM Pulai Cukir dan ABK yang informasinya terdiri dari tiga orang mencoba menyelamatkan diri dengan berenang sejauh beberapa meter. Tak lama kemudian, mereka berhasil diselamatkan nelayan yang melintas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"PLM Pulau Cukir ini milik H Hosni, asal Desa Arjasa, Kec Arjasa," ujar seorang petugas di Gudang Bulog Kalianget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara anggota DPRD Sumenep asal Pulau Kangean, Badrul Aini, yang juga menerima informasi karamnya perahu pengangkut raskin itu mengaku prihatin. Sebab, perahu tersebut mengangkut hak dari ribuan warga di Pulau Kangean.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seharusnya, harus diperhatikan kondisi perahu. Mengapa gudang bulog tidak menggunakan kapal yang besar dengan muatan puluhan ton itu," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badrul mengaku menerima informasi kali pertama sekitar pukul 18.30. Salah seorang konstituennya di Pulau Kangean memberitahukan peristiwa karamnya PLM Pulau Cukir tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat ini yang kami perhatikan nasib masyarakat penerima raskin itu. Sebab, sudah barang tentu mereka sangat membutuhkannya," terang Badrul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, Korlap Raskin Sumenep Ainol Fatah belum bisa dikonfirmasi. Meski terdengar nada sambung pada telepon selulernya kemarin sore, namun tidak diangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Kepala Perum Bulog Sub Divre XII Bulog Madura Miftahul Adha membenarkan peristiwa karamnya PLM Pulau Cukir. Miftah juga membenarkan jika perahu tersebut mengangkut raskin untuk tujuan Pulau Kangean.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berdasarkan laporan sementara, raskin yang diangkut sekitar 84 ton. Namun, pastinya masih akan dicek lagi," katanya melalui saluran telepon kemarin sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya soal nasib warga penerima raskin yang seharusnya menerima, Miftah belum bisa memberikan penjelasan. "Untuk masalah penggantian dan sebagainya, masih akan dibicarakan lebih lanjut. Besok (hari ini,Red.) akan dibahas," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara informasi yang diterima koran ini, jatah raskin tersebut sudah resmi ditebus oleh sejumlah kepala desa. Sehingga, ada kemungkinan tanggung jawab bulog ringan. Namun, ada juga yang menyebutkan jika hal itu tetap tanggung jawab bulog. Sebab, distribusi raskin sampai pelabuhan di daerah tujuan menjadi tanggung jawab bulog. (zid/mat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-5381010212230226369?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/5381010212230226369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/perahu-angkut-raskin-karam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5381010212230226369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5381010212230226369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/10/perahu-angkut-raskin-karam.html' title='Perahu Angkut Raskin Karam'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-3218371714955984213</id><published>2009-09-08T10:36:00.000+07:00</published><updated>2009-09-08T10:40:51.556+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blog'/><title type='text'>Kabupaten Sumenep dari Hijau Ke Merah</title><content type='html'>Ada apa dengan judul &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kabupaten Sumenep dari Hijau Ke Merah&lt;/span&gt;?. Hal ini terkait dengan panampilan baru dari website pemerintah &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/" target="_blank" title="sumenep"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang dulu dominasi warna hijau kini berubah jadi merah. Coba lihat tampilan yang terbaru seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SqXRplDHOaI/AAAAAAAAADs/1NPEmn7qNlI/s1600-h/sumenep.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 210px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SqXRplDHOaI/AAAAAAAAADs/1NPEmn7qNlI/s320/sumenep.JPG" alt="kabupaten sumenep, sumenep, pemerintah, daerah" title="sumenep" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378935842213935522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika anda kurang puas, silahkan lihat langsung &lt;a href="http://sumenep.go.id/" target="_blank"&gt;sumenep.go.id&lt;/a&gt;. Semoga apapun yang terjadi pada penampilan web sumenep tidak mempengaruhi atau merubah tugas utama pemerintah daerah untuk melayani warga sumenep seutuhnya. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-3218371714955984213?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/3218371714955984213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/09/kabupaten-sumenep-dari-hijau-ke-merah.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3218371714955984213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3218371714955984213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/09/kabupaten-sumenep-dari-hijau-ke-merah.html' title='Kabupaten Sumenep dari Hijau Ke Merah'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SqXRplDHOaI/AAAAAAAAADs/1NPEmn7qNlI/s72-c/sumenep.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-378391663246741039</id><published>2009-09-04T11:31:00.002+07:00</published><updated>2009-09-04T11:37:43.542+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blog'/><title type='text'>Sumenep Blog Jadi Dofollow</title><content type='html'>Mulai membuka diri, akhirnya &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/" target="_blank" title="informasi kabupaten sumenep"&gt;Sumenep Blog&lt;/a&gt; jauh lebih membuka diri terhadap komentar dari sahabat-sahabat blogger dengan manjadikan sumenep &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;blog menjadi dofollow&lt;/span&gt;. Yang penting adalah niat baik kita untuk sama-sama tahu dan menghargai blog orang lain. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon dengan hormat kepada siapa saja yang mengunjungi blog ini akan lebih bebas untuk berkomentar, tetapi tetap menjaga kesopanan dan kepatutan dengan tidak melakukan tindakan Spaming, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga perubahan ini membawa semangat baru khususnya bagi blog ini untuk lebih dikembangkan lagi dan tidak hanya mengandalkan copy paste dari media lain. Mudah-mudahan!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-378391663246741039?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/378391663246741039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/09/sumenep-blog-jadi-dofollow.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/378391663246741039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/378391663246741039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/09/sumenep-blog-jadi-dofollow.html' title='Sumenep Blog Jadi Dofollow'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-4515889364879697873</id><published>2009-08-29T13:20:00.000+07:00</published><updated>2009-08-29T13:23:14.505+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Mahasiswa Upacara dengan tangan kiri dan Teks Pancasila Plesetan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mahasiswa Sumenep Upacara bendera dengan hormat menggunakan tangan kiri dan Teks Pancasila Plesetan.&lt;/span&gt; Upacara ini ditujukan dalam menyambut dilantiknya anggota dewan baru. Upacara dilaksanakan dengan menggelar bendera setengah tiang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para mahasiswa ini tergabung dalam Aliansi Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Wiraraja dan Komisariat STKIP PGRI serta STITA Tarate. Mereka menggelar upacara bendera setengah tiang di depan kantor DPRD Kabupaten Sumenep, Jalan Trunojoyo, Jumat (28/8/2009).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi yang dikemas dengan upacara bendara itu, mahasiswa juga melakukan penghormatan pada sang saka merah putih dengan tangan kiri, dan dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh salah satu mahasiswa yang isinya diplesetkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi teks Pancasila tersebut berjudul 'Pate Gila' (Anjing Gila). Sedangkan isi plesetan teks Pancasila tersebut berbunyi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ketuhanan yang bermunafik dan syirik.&lt;br /&gt;2. Kemanusiaan yang tidak adil dan biadab&lt;br /&gt;3. Persatuan yang pecah belah&lt;br /&gt;4. Kekuasaan yang dipimpin oleh penghianat dan pengecut&lt;br /&gt;5. Keadilan bagi seluruh kaum kapitalis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai pembacaan teks Pancasila plesetan, mahasiswa melanjutkan dengan amanat pembina upacara yang isinya mengkritisi anggota DPRD baru agar mampu melakukan perubahan Sumenep kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembina upacara Mohammad Rusdi mendesak anggota DPRD Sumenep lima tahun kedepan melaporkan kekayaannya, dan setiap partai politik hendaknya menempatkan kadernya sesuai dengan kemampuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sumenep dalam kondisi carut-marut, maka anggota DPRD yang baru dilantik harus mampu melakukan perubahan yang signifikan untuk masyarakat Sumenep," kata Rusdi dalam amanatnya di depan kantor DPRD Sumenep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai melakukan upacara bendera, mahasiswa tersebut membubarkan diri dengan damai. Petugas keamanan baik dari kepolisian maupun Kodim 0827 Sumenep tidak melakukan tindakan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dari salah seorang intel Polres &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/" target="_blank" title="informasi seputar kabupaten sumenep"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sikap mahasiswa dengan hormat pada bendara merah putih dengan menggunakan tangan kiri dan pembacaan Pancasila yang diplesetkan tersebut tidak pantas dilakukan seorang mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seharusnya ada tindakan tegas, tapi saya kan tidak bisa berbuat apa-apa tanpa ada perintah dari pimpinan," tegasnya.(bdh/bdh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://surabaya.detik.com/read/2009/08/28/122137/1191500/475/mahasiswa-sumenep-hormati-merah-putih-dengan-tangan-kiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-4515889364879697873?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/4515889364879697873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/08/mahasiswa-upacara-dengan-tangan-kiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4515889364879697873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4515889364879697873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/08/mahasiswa-upacara-dengan-tangan-kiri.html' title='Mahasiswa Upacara dengan tangan kiri dan Teks Pancasila Plesetan'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-5940577042601069768</id><published>2009-08-27T00:21:00.002+07:00</published><updated>2009-08-27T00:26:15.268+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Turut berduka atas meninggalnya KH Ishomuddin</title><content type='html'>&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://sumenepku.blogspot.com/" title="blog sumenep"&gt;SUMENEP&lt;/a&gt;- &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Innalillahi wa innailaihi raji'un, Turut berduka atas meninggalnya KH Ishomuddin&lt;/span&gt;. Masyarakat Sumenep, khususnya Pondok Pesantrean Annuqoyah Guluk-Guluk, berkabung. Pengasuh Ponpes Annuqoyah KH Moh. Ishomuddin A. S. Senin (24/8) meninggal dunia. Almarhum meninggal pada usia 76 tahun karena penyakit yang dideritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakaman dilakukan kemarin. Ribuan pelayat mengantar kiai karismatik itu ke peristirahatannya yang terakhir. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Santri, alumni, warga, tokoh, kiai, pejabat, anggota dewan, dan tokoh dari berbagai daerah datang bertaksiyah ke rumah duka. Saking banyaknya pelayat, seluruh akses menuju pemakaman dipadati oleh pelayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Riyadi, santri sekaligus staf Ponpes Annuqoyah Guluk-Guluk, almarhum menghembuskan nafas terakhirnya Senin malam, pukul 21.15 di RSU dr Soetomo Surabaya. Sebelumnya almarhum sempat dirawat di RSU tersebut selama tiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebenarnya sudah hampir satu bulan kiai menderita (komplikasi) liver, hernia, dan lainnya. Namun, beliau dibawa ke Surabaya (RSU dr Soetomo) tiga hari sebelum meninggal," katanya melalui saluran telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jasad almarhum tiba di rumah duka pada dini hari kemarin, pukul 01.30. Kemudian, jenazah dikebumikan pada pagi harinya pukul 09.00. Saat itulah ribuan pelayat berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang guru spiritual tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayat masih terus berdatangan hingga siang hari. Di antara pelayat yang datang saat itu adalah rombongan anggota DPRD Sumenep yang baru beberapa hari dilantik. Miftahurrahman, salah satu anggota DPRD, mengatakan, sosok almarhum bagi dirinya tidak ada duanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beliau adalah sosok yang karismatik. Siapa pun yang mengenal beliau pasti jiwanya akan terpanggil dengan sendirinya untuk datang dan memberikan penghormatan terakhir. Kami (anggota DPRD, Red) datang semata-mata karena panggilan jiwa," katanya saat ditemui di pemakaman di sekitar pondok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Almarhum meninggalkan lima orang anak. Tiga diantaranya putra (Abbadi, Halimi, dan Syauqi) dan dua putri (Hilyah dan Husniyah). Sementara istri almarhum Nyi Nadziroh telah meninggal lebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai kiai pengasuh Ponpes Annuqoyyah daerah Lubangsa Selatan. Selama mengasuh santri-santrinya, almarhum juga menjabat sebagai ketua syuriah PC NU &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/" title="informasi seputar sumenep"&gt;Sumenep&lt;/a&gt;. (c14/mat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil dari tulisan radar madura (jawapos.co.id)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-5940577042601069768?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/5940577042601069768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/08/turut-berduka-atas-meninggalnya-kh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5940577042601069768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5940577042601069768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/08/turut-berduka-atas-meninggalnya-kh.html' title='Turut berduka atas meninggalnya KH Ishomuddin'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-3354128880467989083</id><published>2009-08-20T14:37:00.003+07:00</published><updated>2009-08-20T14:42:26.121+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><title type='text'>MUI Sumenep Keluarkan Fatwa Haram Bagi Pengemis</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumenep&lt;/span&gt; - Banyaknya jumlah pengemis yang berkeliaran di wilayah Kota &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/" title="sumenep blog"&gt;Sumenep&lt;/a&gt;, Madura mendapat perhatian serius dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Majelis Ulama Indonesia (MUI)&lt;/span&gt; setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengemis yang keluar masuk perkantoran dan rumah-rumah warga dinilai mengganggu orang lain. Jumlah pengemis yang berkisar 200-an orang yang beroperasi di wilayah Kota Sumenep sendiri sudah di luar kewajaran.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan menjelang bulan ramadan ini, jumlah pengemis semakin bertambah. Tidak hanya nenek-nenek, melainkan orang yang kelihatan sehat dan bertubuh kekar terlihat berkeliaran. Hanya terlihat pakaiannya saja yang terlihat compang-camping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang hidup dengan pemberian orang lain itu kebanyakan bukan karena latar belakang ekonomi lemah, melainkan sudah menjadi budaya dan profesi yang dinilai menghasilkan secara turun temurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasar kenyataan itu, maka MUI setempat mengeluarkan fatwa haram bagi orang yang meminta-minta, karena dalam konsep Islam, meminta-minta itu pekerjaan paling jelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam syariat Islam sudah jelas jika meminta-minta itu perbuatan jelek. Jadi, sikap MUI Sumenep sudah jelas mengharamkan pengemis," tegas Ketua MUI Kabupaten&lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/" title="sumenep blog"&gt; Sumenep&lt;/a&gt; KH Syafraji kepada detiksurabaya.com di rumahnya, Jalan KH Zainal Arifin Pandian Sumenep, Kamis (20/8/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengemis yang berkeliaran di wilayah kota itu kebanyakan dari Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Sumenep" target="_blank" title="kabupaten sumenep wikipedia"&gt;Sumenep&lt;/a&gt; serta warga yang berbatasan langsung dengan desa pengemis tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, keterlibatan semua pihak sangat memungkinkan menghentikan mereka jadi pengemis, baik dari pemerintah dengan memperbanyak program dan pembinaan skill serta tokoh masyarakat agama setempat harus lebih aktif dalam memberi penjelasan dan pemahaman agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tangan di atas itu lebih baik dari tangan dibawa. Kalau itu diterapkan dan mereka ada pekerjaan lain yang lebih halal untuk menghidupinya, maka mata rantai menjadi pengemis akan terputus dengan sendirinya," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari http://surabaya.detik.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-3354128880467989083?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/3354128880467989083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/08/mui-mui-sumenep-keluarkan-fatwa-haram.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3354128880467989083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3354128880467989083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/08/mui-mui-sumenep-keluarkan-fatwa-haram.html' title='MUI Sumenep Keluarkan Fatwa Haram Bagi Pengemis'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-1912340347280101424</id><published>2009-07-29T10:20:00.002+07:00</published><updated>2009-07-29T10:26:14.818+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><title type='text'>Konflik Petani-PT Garam Memanas</title><content type='html'>SUMENEP - Perseteruan antara petani penggarap lahan dan &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/2009/07/desak-pemkab-lawan-pt-garam.html" target="_blank" alt="lawan Perusahaan Garam"&gt;PT Garam&lt;/a&gt; tidak hanya terjadi di meja hijau. Setelah me­ngajukan gugatan perdata, kemarin petani di bawah naungan Yayasan Al-Jihad itu harus menjaga lahannya agar tidak diambil alih oleh PT Garam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan petani penggarap itu menjaga lahan setelah diusir dari lahan penggaraman. Mereka menyatakan tidak akan angkat kaki sebelum ada putusan tetap pengadilan. "Mari sama-sama menghormati upaya hukum ini," ujar Abdurahman dari Yayasan Al-Jihad.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, petani menggarap lahan atas dasar perjanjian antara PT Garam dan Yayasan Al-Jihad. Perjanjian itu pada pokoknya menyebutkan, PT Garam menye­rahkan 140 hektare lahan di wilayah selatan di Kecamatan Kalianget dan Saronggi. Juga 150 hektare lahan di wilayah utara, yaitu di Kecamatan Gapura. Perjanjian ber­akhir jika sudah ada modernisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semestinya PT Garam menunggu dulu putusan pengadilan. Jangan serta merta mengusir dan mengintimidasi petani yang berpihak kepada &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/2008/11/prihatin-warga-nu-abaikan-aswaja.html" target="_blank" alt="warga NU abaikan aswaja"&gt;Yayasan &lt;/a&gt;Al-Jihad," tandas Abdurahman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama proses hukum di pengadilan berlangsung, menurut dia, hasil panen para petani garam diambil secara paksa oleh PT Garam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi menjaga lahan pegaraman oleh petani penggarap anggota Yayasan Al-Jihad itu dijaga puluhan polisi. Petugas berasal dari Polsek Saronggi, Polsek Kalianget, dan Polres &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/" target="_blank" title="Sumenep Blog"&gt;Sumenep&lt;/a&gt;. (c18/jpnn/zen)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: Radar madura &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-1912340347280101424?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/1912340347280101424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/07/konflik-petani-pt-garam-memanas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1912340347280101424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1912340347280101424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/07/konflik-petani-pt-garam-memanas.html' title='Konflik Petani-PT Garam Memanas'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-6431904957938858901</id><published>2009-07-06T11:38:00.001+07:00</published><updated>2009-07-29T10:17:54.493+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Desak Pemkab Lawan PT Garam</title><content type='html'>SUMENEP-Ibarat bola salju, kasus penguasaan setren Kali Saroka di Kecamatan Saronggi oleh PT Garam terus melebar. Setelah PT Garam menyatakan siap menghadapi ancaman hukum dari DPRD, kini wakil rakyat itu mendesak pemkab segera membentuk tim.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desakan ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/pemda-kabupaten-sumenep-menghilang-di.html" atl="sumenep menghilang internet"&gt;Sumenep&lt;/a&gt; Hanafi kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya kemarin. Menurut Hanafi, pihaknya tidak mungkin menempuh jalur hukum sendiri tanpa bersama dengan pemkab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politisi asal kepulauan itu menjelaskan, pihaknya menangani aspirasi yang masuk dari laporan masyarakat. Sebagai pertanggungjawaban atas laporan itu, komisi C menggelar penelusuran data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hasilnya, kami berkesimpulan agar segera dilakukan pembahasan dengan pemkab. Saat itu langsung kita gelar pertemuan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan diikuti dinas PU pengairan, BLH (badan lingkungan hidup) dan asisten II setkab bidang ekonomi dan pembangunan. Diperoleh kesepakatan untuk membentuk tim. "Namun, sampai saat ini belum ada kabar mengenai tim tersebut," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya, atas nama komisi C, Hanafi mendesak pemkab segera membentuk tim. Itu agar persoalan penguasaan sepihak setren Kali Saroka bisa segera diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setidaknya, tim itu yang nantinya membahas langkah selanjutnya. Dan, pada saat rapat pembahasan, dari pemkab sudah menyetujui bahwa tim dibentuk sekaligus melibatkan komisi C sebagai bagian di dalamnya," ungkap Hanafi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung "tantangan" PT Garam agar persoalan tersebut betul-betul diselesaikan secara hukum, secara prinsip komisi C siap. Namun, mereka tetap menunggu hasil pembahasan dengan tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mungkin saja komisi C periode ini tidak bisa menuntaskan. Tapi, ini kan masalah aspirasi yang harus ditindaklanjuti. Jadi, periode berikutnya masih bisa menangani," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Hanafi tetap berharap pemkab segera bertindak cepat. Terutama pembentukan tim untuk menangani masalah setren Kali Saroka. "Saya kira, tim itu harus segera terealisasi," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan kemarin, PT Garam akhirnya buka suara terkait dugaan penguasaan sepihak setren Kali Saroka di Kecamatan Saronggi. Manajemen BUMN perusahaan garam terbesar itu mengaku siap dengan ancaman proses hukum sebagaimana diinginkan Komisi C DPRD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan ini disampaikan Kabag Hukum PT Garam Farid Zahid dalam keterangan persnya di Wisma Garam Jalan Raya Kalianget Kamis (2/7). Farid mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan jika DPRD atau siapa pun akan membawa persoalan tersebut pada proses hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas PU Pengairan M. Djakfar saat dihubungi koran ini belum bisa memberikan tanggapan. Dia beralasan, bukan tupoksinya menjawab masalah pembentukan tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berdalih, pembentukan tim menyangkut lintas instansi. Sehingga, yang lebih tepat menjawab adalah Asisten II Setkab M. Djasmo. Sayang, saat koran ini menghubungi Djasmo melalui pesan pendek (SMS) untuk konfirmasi, yang bersangkutan belum memberikan respons.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, bertahun-tahun setren Kali Saroka dimanfaatkan oleh PT Garam dengan status hak guna usaha. Hal itu sesuai UUPA (Undang-Undang Pokok Agraria) No. 5/1960 tentang Agraria. Hingga 2004, penggunaan setren Kali Saroka masih bisa dibenarkan. Namun, setelah 2004, menurut komisi C, setelah keluarnya UU No. 7/2004 tentang Sumber Daya Air, setren Kali Saroka sudah dikembalikan kepada&lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/apa-itu-sumenep.html" alt=" apa itu sumenep" title="apa itu sumenep" target="_blank"&gt; pemerintah kabupaten &lt;/a&gt;sebagai aset daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, berdasarkan ketentuan tersebut, areal di kanan kiri sungai sejauh 100 meter milik negara. Siapa pun yang akan menggunakannya harus izin dari pemerintah setempat. (zid/mat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Jawapos.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-6431904957938858901?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/6431904957938858901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/07/desak-pemkab-lawan-pt-garam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6431904957938858901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6431904957938858901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/07/desak-pemkab-lawan-pt-garam.html' title='Desak Pemkab Lawan PT Garam'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-5695286198022989985</id><published>2009-06-11T20:41:00.004+07:00</published><updated>2009-07-29T10:13:26.286+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini/Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><title type='text'>Sikap dan Obsesi Pemkab Sumenep Membangun Kepulauan 2</title><content type='html'>SALAH satu pekerjaan yang kini sedang dilakukan pemkab dalam upaya membangun kepulauan adalah menyusun rencana strategis (renstra). Penyusunan renstra kepulauan merupakan tahap yang penting. Sebab, ke depan akan menjadi tumpuan dalam pengembangan &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/"&gt;kepulauan&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka menyusun renstra, &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/" alt="kabupaten sumenep blog"&gt;pemkab&lt;/a&gt; memberikan kesempatan kepada bappeda untuk mendesainnya dengan baik. Melalui bidang percepatan pembangunan kepulauan, bappeda mencoba memotret semua potensi di kepulauan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Bappeda &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/sejarah-sumenep_29.html" alt="sejarah sumenep" title="sejarah sumenep"&gt;Sumenep&lt;/a&gt; Soengkono Sidik melalui Kabid Percepatan &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/2009/06/sikap-dan-obsesi-pemkab-sumenep_11.html" target="_blank"&gt;Pembangunan Kepulauan&lt;/a&gt; Abd. Kahir, pengembangan kepulauan sudah menjadi agenda penting saat ini. Sebab, potensi di kepulauan diakui atau tidak belum sepenuhnya tergarap maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Awal, memang fokus pada penyusunan renstra. Ini meliputi penyusunan kebijakan, program dari berbagai urusan pemerintahan untuk kepulauan," kata Kahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, bappeda akan menyusun dan mengevaluasi baik secara eksternal maupun internal. "Baru setelah itu, pada tahap penyusunan zonasi untuk kepulauan. Zonasi itu akan disusun berdasarkan karakteristik wilayah," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, menurut Kahir, ada hal lain yang juga perlu segera diselesaikan di kepulauan. Antara lain mencari pemecahan masalah yang muncul di kepulauan. Salah satunya mengenai keterbatasan air di wilayah kepulauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kahir menyontohkan beberapa wilayah di kepulauan yang sering kekurangan air. Seperti di Kepulauan Gili Raja di Kecamatan Gili Genting. Setiap tahun, bahkan sepanjang tahun, ada kecenderungan kurangnya sarana air bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk itu, pemkab akan mencoba untuk mengenalkan teknologi tepat guna," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan keterbatasan air bersih juga dirasakan oleh sejumlah warga di beberapa wilayah kepulauan lainnya. Itu semua yang akan menjadi titik fokus penyusunan renstra untuk kepulauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Juga ada pengelolaan potensi lokal yang akan digarap serius oleh dinas teknis. Seperti potensi rumput laut yang banyak di kepulauan Sapeken. Itu nantinya yang akan lebih dikembangkan," pungkasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat juga tulisan &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/2009/06/sikap-dan-obsesi-pemkab-sumenep.html" title="Sikap dan Obsesi Pemkab Sumenep Membangun Kepulauan bagian satu" target="_blank"&gt;Sikap dan Obsesi Pemkab Sumenep Membangun Kepulauan 1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;dikutip: jawapos.co.id&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-5695286198022989985?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/5695286198022989985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/06/sikap-dan-obsesi-pemkab-sumenep_11.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5695286198022989985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5695286198022989985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/06/sikap-dan-obsesi-pemkab-sumenep_11.html' title='Sikap dan Obsesi Pemkab Sumenep Membangun Kepulauan 2'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-740826616800214943</id><published>2009-06-11T20:38:00.002+07:00</published><updated>2009-06-11T20:41:08.572+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini/Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><title type='text'>Sikap dan Obsesi Pemkab Sumenep Membangun Kepulauan 1</title><content type='html'>Revitalisasi Jalur Darat, Lirik Transportasi Sungai Kabupaten Sumenep memiliki keistimewaan sendiri dibandingkan tiga kabupaten lain di Madura (Pamekasan, Sampang dan Bangkalan). Salah satunya, Sumenep secara geografis memiliki potensi yang tersebar di sejumlah pulau.AKHMADI YASID, Sumenep ---PEMKAB Sumenep termasuk sukses mempertahankan jumlah pulau yang ada di wilayahnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semula, pemerintah provinsi dan pusat menolak usulan 5 pulau dari 126 pulau yang ada sebagai pulau. Namun, belakangan akhirnya tetap disetujui bahwa pulau yang ada jumlahnya mencapai 126 pulau.Tentu saja, ke-126 pulau itu memiliki potensi tersendiri. Masing-masing pulau memiliki karakteristik yang berbeda. Terutama, masalah potensinya. Namun, secara umum ada persamaan, yakni mengandalkan perdagangan dan perikanan.Salah satu pulau yang cukup memiliki potensi perdagangan dan perikanan adalah Kepulauan Kangayan. Di pulau yang satu ini terdapat dua kecamatan, yakni Kecamatan Arjasa dan Kecamatan Kangayan.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;&lt;br /&gt;Wakil Bupati Sumenep&lt;/a&gt; Moch. Dahlan memiliki cerita tersendiri soal potensi di Kepulauan Kangayan. Menurutnya, potensi di sana cukup banyak. Terutama, potensi perdagangan, perikanan dan pariwisata. "Hanya, memang perlu dimaksimalkan lagi," katanya kemarin siang di ruang kerjanya.Menurut Dahlan, dari segi modal dasar pembangunan, seperti sarana transportasi, di Kepulauan Kangayan bisa dibilang sudah siap. Namun, belum sepenuhnya merata. Terutama, akses jalan darat dari satu desa ke desa lainnya."Di sana (Kangayan,Red.) jalan yang sudah bisa dikatakan bagus hanya di utara saja. Padahal, di jalur selatan potensinya cukup banyak juga," terangnya. Itu sebabnya, pemkab akan berupaya memperbaiki sarana dan prasarana transportasi darat di wilayah selatan.Dahlan juga menceritakan potensi lain di Kangayan. Yakni, adanya transportasi sungai di Desa Gellaman, Kecamatan Arjasa. Transportasi sungai termasuk sarana paling efektif untuk warga setempat dalam alur kehidupan sehari-hari."Namanya Sungai Bato-Bato. Warga di sana biasa menggunakan jalur sungai untuk transportasi. Jaraknya kurang lebih 5 km. Tapi, transportasinya padat sekali. Itu yang sedang kami pikirkan. Sebab, termasuk potensi tersendiri," paparnya.Di sisi lain, Dahlan melihat adanya peluang pariwisata selain perdagangan. Sebab, di kanan kiri sungai masih alami yang didominasi dengan hutan bakau. "Suasananya alami sekali dan bisa menjadi alternatif wisata nantinya," pungkas Dahlan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : jawapos.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-740826616800214943?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/740826616800214943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/06/sikap-dan-obsesi-pemkab-sumenep.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/740826616800214943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/740826616800214943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/06/sikap-dan-obsesi-pemkab-sumenep.html' title='Sikap dan Obsesi Pemkab Sumenep Membangun Kepulauan 1'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-2882075526243171547</id><published>2009-06-08T17:05:00.001+07:00</published><updated>2009-06-08T17:07:31.662+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><title type='text'>SDN KALBAR I, CIPTAKAN SEKOLAH YANG RINDANG, NYAMAN DAN AMAN</title><content type='html'>Untuk menciptakan sekolah yang rindang, nyaman dan aman perlu perhatian ekstra semua kalangan, baik guru, siswa maupun orang tua siswa dan masyarakat sekitar. Sebab, tanpa dukungan semua pihak, Sekolah akan kesulitan menciptakan suasana Sekolah seperti yang diharapkan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut diungkapkan Kepala SDN Kalianget Barat I, Drs. H. Ismail, M.Pd ketika ditemui New Room diruang kerjanya. Menurutnya, disamping menerapkan pola pembelajaran Wiyata Mandala bagi siswa, juga melibatkan unsur orang tua dan masyarakat dalam berpartisipasi menjaga lingkungan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami selalu memberikan pembinaan mengenai wawasan Wiyata Mandala bagi siswa, agar mereka memiliki kesadaran dan punya tanggung jawab untuk memelihara lingkungan sekolah,”ujar H. Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, dari upaya yang dilakukan selama ini memberikan andil besar untuk mewujudkan keinginan tersebut. Dengan melakukan perubahan karakter terhadap semua pihak, yang kemudian dapat merubah kebiasaan yang sebelumnya jelek menjadi baik, kotor menjadi bersih dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H. Ismail berharap, sekolah yang mendapat kepercayaan Kabupaten Sumenep dalam penilaian sekolah Adiwiyata tingkat Jatim 2008 ini, akan tetap memiliki lingkungan sekolah yang asri dan rindang. Sebab, keindahan dan kerindangan sekolah tidak harus dijaga pada saat akan mengikuti semua kompetisi saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, tegas Kasek yang tahun ini diusulkan mendapat sertifikasi Kasek berwawasan lingkungan ini, disamping memiliki nilai plus dengan kondisi lingkungan, yang terpenting pula membiasakan hidup bersih bagi guru dan siswa disekolah, sehingga tidak perlu mengingatkan setiap saat, namun kesadaran itu sudah melekat pada setiap diri masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;Kami&lt;/a&gt; kutip dari http://www.sumenep.go.id/ &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-2882075526243171547?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/2882075526243171547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/06/sdn-kalbar-i-ciptakan-sekolah-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2882075526243171547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2882075526243171547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/06/sdn-kalbar-i-ciptakan-sekolah-yang.html' title='SDN KALBAR I, CIPTAKAN SEKOLAH YANG RINDANG, NYAMAN DAN AMAN'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-808435035837765549</id><published>2009-05-11T18:19:00.004+07:00</published><updated>2009-07-29T10:32:30.508+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><title type='text'>Website MA. Miftahul Ulum Lenteng Sumenep</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://miftahul-ulum.net/"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 189px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SggKewzCrCI/AAAAAAAAADk/KeVbMjsORx8/s320/mintahul_ulum.JPG" alt="Miftahul ulum lenteng sumenep" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334525282231692322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sumenep kehadiran tamu baru di dunia maya. Kini sekolah Miftahul Ulum Kecamatan Lenteng, Sumenep dapat diakses lewat internet. Berikut saya kutip sambutan dari kepala sekolahnya di situs tersebut &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bismillahirrahmanirrahim...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Situs ini adalah website resmi milik Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Lenteng - Sumenep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MA. Miftahul Ulum merupakan salah satu lembaga Pendidikan formal yang berlokasi di Jl. Salak No. 02 &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/pondok-pesantren-darmaniyah-bilapora.html" alt="pondok pesantren darmaniyah bilapora" target="_blank"&gt;Lenteng&lt;/a&gt; Sumenep Jawa timur. Sekolah ini berdiri pada tahun pelajaran 1995/1996 dibawah naungan Yayasan Miftahul Ulum dengan status terakreditasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin mengunjungi websitenya, silahkan kunjungi alamat berikut &lt;a href="http://miftahul-ulum.net/" alt="sekolah miftahul ulum" title="madrasah aliyah miftahul ulum" target="_blank"&gt;http://miftahul-ulum.net&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sekolah yang berada di lokasi yang cukup strategis dan fasilitas yang memadai kami berupaya untuk selalu memberikan kontribusi yang maksimal terhadap perkembangan pendidikan bagi masyarakat Kecamatan Lenteng sehingga nantinya sekolah ini menjadi sekolah pilihan yang pertama. Website ini dibangun dalam rangka memfasilitasi kebutuhan civitas akademika dan warga sekolah yang selama ini masih berjalan secara manual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkan nantinya dengan hadirnya website resmi ini seluruh komponen sekolah dan lapisan masyrakat luas dapat memperoleh informasi tentang sekolah ini secara cepat dan akurat kapanpun dan dimanapun. Kami mengharap kontribusi dari semua pihak yang terkait dengan lembaga ini serta masyarakat luas baik berupa saran, kritik, artikel maupun dialog melalui kolom yang telah kami sediakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga website ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh civitas akademika dan masyarakat dan menjadi sarana bagi perkembangan kampus &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/2009/05/website-ma-miftahul-ulum-lenteng.html" target="_blank"&gt;Miftahul Ulum&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bravo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MA.Miftahul Ulum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-808435035837765549?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/808435035837765549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/05/website-ma-miftahul-ulum-lenteng.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/808435035837765549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/808435035837765549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/05/website-ma-miftahul-ulum-lenteng.html' title='Website MA. Miftahul Ulum Lenteng Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SggKewzCrCI/AAAAAAAAADk/KeVbMjsORx8/s72-c/mintahul_ulum.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-1096304662827647876</id><published>2009-04-30T20:17:00.002+07:00</published><updated>2009-04-30T20:21:46.316+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><title type='text'>Download lagu madura</title><content type='html'>Bagi anda yang mungkin ingin mengenang masa lalu, atau jika anda adalah orang madura yang ada dalam perantauan sana lagi ingin bernostalgia tentang madura, anda bisa mengenangnya melalui lagu. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda butul lagu, ini ada sebuah judul &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kembeng Melateh&lt;/span&gt; yang bisa anda download &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4542198/KembengMalateh.mp3.html"&gt;di sini&lt;/a&gt;.  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-1096304662827647876?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/1096304662827647876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/download-lagu-madura.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1096304662827647876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1096304662827647876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/download-lagu-madura.html' title='Download lagu madura'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-6767674539648960485</id><published>2009-04-29T17:36:00.002+07:00</published><updated>2009-04-29T17:43:24.348+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini/Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><title type='text'>Pemda Kabupaten Sumenep Menghilang di Internet</title><content type='html'>Sudah beberapa hari ini kami melihat www.sumenep.go.id tidak dapat diakses lagi. Kami kurang tahu apa faktor penyebabnya. Semula hanya berprasangka, mungkin sedang ada perbaikan sistem atau maintenance/perbaikan website dan dalam jangka waktu tertentu  akan aktif kembali. Tapi hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan muncul kembali. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/"&gt;Kami&lt;/a&gt; berharap dalam jangka waktu dekat ini Pemerintah daerah kabupaten Sumenep sudah dapat memunculkan kembali situsnya. Jika memang ada keterangan pindah alamat domain, perbaikan, atau sebab-sebab yang lain, bisa dilakukan komunikasi dan pemberitaan melalui media khususnya melalui internet untuk dapat dimengerti oleh seluruh warga Sumenep yang barang kali sangat membutuhkan kehadiran web tersebut. Terima kasih &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-6767674539648960485?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/6767674539648960485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/pemda-kabupaten-sumenep-menghilang-di.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6767674539648960485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6767674539648960485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/pemda-kabupaten-sumenep-menghilang-di.html' title='Pemda Kabupaten Sumenep Menghilang di Internet'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-4272161724549490040</id><published>2009-04-23T18:31:00.002+07:00</published><updated>2009-04-23T18:33:59.015+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Arief Sudjono, Ketua Inkindo Madura</title><content type='html'>&lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;Sumenep-ku&lt;/a&gt;:Terlahir dari kalangan keluarga kurang mampu, tidak membuat Arief Sudjono kecil hati. Status anak yatim piatu yang disandang sejak usia 15 hari, juga tidak membuatnya patah semangat. Sebaliknya, getirnya pengalaman hidup telah mambuat kakek yang dikaruniai seorang cucu ini berhasil merengkuh kesuksesan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENDUDUKI jabatan sebagai Ketua Inkindo Wilayah Madura merupakan bagian dari perjalanan panjang Arief Sudjono. Buktinya, ia kini bisa sukses menjadi orang penting setelah sekian tahun ditempa pengalaman hidup yang cukup pahit. Maklum saja, ia terlahir sebagai anak yatim piatu dari kalangan keluarga kurang mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil hingga duduk di bangku kelas IV sekolah dasar (SD), bapak tiga anak ini dibesarkan neneknya. "Sebab, bapak meninggal dunia saat saya delapan bulan dalam kandungan. Lalu baru 15 hari menghirup udara, ibunda kemudian menyusul," ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didikan sang nenek, membuat Arief Sudjono sebagai sosok yang cerdas dan tangguh. Tapi sayang, ketika kelas IV SD ia juga ditinggal sang nenek. "Saat itu saya hanya hidup sebatangkara. Tapi, tetap percaya diri dan berjuang sekuat tenaga agar bisa terus menuntut ilmu dan kerja serabutan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pekerjaan yang pernah digeluti Arief antara lain menjadi seorang pembantu, pembuat tempe, penjual tiket, kuli dan mandor bangunan. "Semua pekerjaan kasar ini saya lakukan, supaya bisa sekolah dan menjadi orang sukses," terang pria kelahiran Banyuwangi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja keras Arief Sudjono ternyata tidak sia-sia. Buktinya, dia bisa sekolah hingga menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya Malang. Bahkan, keuletannya bekerja mengantarkan Arief Sudjono menduduki jabatan penting di sejumlah perusahaan asal Jepang dan Korea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa proyek berskala internasional yang pernah digarap antara lain proyek Bandara Juanda tahap II milik PT Mapa Engineering Korea, proyek PLTU/PLTA Paiton-Probolinggo milik PT Taisee Jepang, proyek Olifin Anyer-Jawa Barat milik PT CAE Jepang, serta proyek perluasan jalan dan penanaman kabel tanah mulai dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Timur milik PT Tomen Cooperation Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selain sempat menduduki jabatan sebagai Engineering Progres Management, saya sempat menempa pendidikan teknik di Osaka Jepang selama 6 Bulan. Alhasil, saya bisa menguasai bahasa Inggris dan Jepang," tuturnya bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ia pernah menangani dan mengendalikan proyek nasional. Sebut saja pembangunan gedung Rektorat Universitas Lampung-Bandar Lampung dan proyek Deklamasi Tuban-Jatim. "Perumahan real estate di Banten milik PT Krakatau Steel juga pernah saya tangani," terangnya panjang lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbekal pengalaman tersebut, pada tahun 2008 Arief Sudjono akhirnya mendirikan konsultan bertitel ARLINA Konsultan Teknik Managament. "Arlina itu artinya Arief dan Lina, nama isteri saya yang kebetulan peduli dengan kebangkitan dunia konstruksi di Sampang," jelasnya. (yan/ed/adv)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari http://jawapos.co.id/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-4272161724549490040?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/4272161724549490040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/arief-sudjono-ketua-irkindo-madura.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4272161724549490040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4272161724549490040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/arief-sudjono-ketua-irkindo-madura.html' title='Arief Sudjono, Ketua Inkindo Madura'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-8753181435934267694</id><published>2009-04-15T19:50:00.002+07:00</published><updated>2009-04-15T19:53:17.452+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Melihat Semangat Hamdan Agar Tetap Bisa Bersekolah</title><content type='html'>Jarum jam mengarah pada titik 12.30, Hamdan, siswa MI (Madrasah Ibtidaiyah) masih terlihat tegar membawa kerupuk untuk diantarkan ke toko-toko. Meski terik matahari menyengat ubun-ubun, Hamdan tak memedulikannya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keringat yang meleleh, dia tetap menekuni pekerjaan itu tanpa lelah demi mendapatkan uang saku sekolah dan untuk disisipkan sebagai simpanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk uang sekolah dan membantu kakek, Pak," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktifitasnya itu dilakukannya setiap selesai sekolah dengan mengantarkan kerupuk jualannya ke toko terdekat. Bocah kecil warga Desa Moncek, Kecamatan Lenteng, &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com"&gt;sumenep &lt;/a&gt;itu terpaksa melakukannya demi mendapatkan penghasilan tambahan untuk biaya sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebagian dari uang ini, saya belikan buku," ujarnya sambil menjulurkan krupuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski terkesan pekerjaan sepele, anak seusia Hamdan benar-benar melakukannya demi mendapatkan uang untuk pendidikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, dia tidak bisa selalu minta kepada keluarganya, Pasalnya keadaan keluarganya secara ekonomi pas-pasan. "Sambil sekolah, saya usaha sendiri Pak," ujarnya polos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan Hamdan memang sedikit berbeda dengan yang lain. Namun demikian, dia tetap tidak minder untuk menjajakan kerupuk olahannya itu. Menurutnya, untuk mendapatkan rezeki tambahan, tak perlu malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap selesai sekolah, saya antarkan ini," ujarnya. Bahkan, terkadang ketika pagi hari, sebelum berangkat sekolah, dia masih menyempatkan untuk mengantarkan kerupuk ke toko-toko langganannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ngapain malu, ini kan halal," katanya. Meski demikian, Hamdan tak meninggalkan teman-temannya. Bahkan, ketika ada waktu lowong, dia bersama teman-temannya selalu bermain bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dia juga sering mengajak temannya untuk mengantarkan kerupuk bawaannya itu. "Teman-teman saya banyak yang senang kok, ini mereka mau bersama saya," ujarnya sambil menunjuk ke arah teman-temannya.&lt;br /&gt;Dikutip dari &lt;a href="http://jawapos.co.id"&gt;jawapos.co.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-8753181435934267694?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/8753181435934267694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/melihat-semangat-hamdan-agar-tetap-bisa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8753181435934267694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8753181435934267694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/melihat-semangat-hamdan-agar-tetap-bisa.html' title='Melihat Semangat Hamdan Agar Tetap Bisa Bersekolah'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-5222401107642634634</id><published>2009-04-08T17:47:00.001+07:00</published><updated>2009-04-08T17:50:07.789+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Prof DR H Moch. Munir SH, Mantan Pembantu Rektor II Unibraw asal Sampang</title><content type='html'>GURU Besar Hukum Perdata Unibraw Malang, Prof DR H Moch. Munir SH optimistis, pengembangan kawasan industri baru di Madura akan berjalan lancar. Sebab, lahan yang tersedia masih cukup luas. Sehingga, diharapkan bisa berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat Madura, khususnya di Bangkalan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembantu Rektor II Unibraw periode 1998-2007 ini mengatakan, pengaruh jembatan Suramadu terhadap perekonomian Kabupaten Sampang, Pamekasan, dan &lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/"&gt;Sumenep&lt;/a&gt; tidak begitu besar. Sebab, lokasinya relatif jauh dari akses jembatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada prinsipnya, investor itu ingin untung. Sehingga, mereka pasti mengutamakan efisiensi dengan menekan biaya produksi," ujar ayah tiga anak kelahiran Sampang 17 Januari 1944 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lulusan Leiden University Belanda ini menjelaskan, pengembangan kawasan industri baru di Madura pasti dilakukan secara bertahap. "Tidak mungkin langsung ujuk- ujuk dibangun. Pasti melalui studi dan pengkajian secara serius dan komprehensif," jelas putra pasangan (alm) H Basuni - (almh) Hj Rahma ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan Dekan Fakultas Hukum Unibraw periode 1982-1988 ini optimistis, Kabupaten Bangkalan bisa menjadi daerah industri baru sebagai penunjang Surabaya. Tapi, semua itu tergantung prospek ke depan. Salah satunya, dukungan dari pemkab dan masyarakat Bangkalan. "Kalau tidak aman dan masyarakatnya tidak mendukung, pasti investor tidak mau menanamkan modalnya di Bangkalan," jelas suami Hj Munziyah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang Madura, Munir sangat berharap muncul kawasan industri baru di Bangkalan. Karena itu, Pemkab Bangkalan harus segera menyusun rencana tata ruang (RTRW) untuk menata kawasan perumahan dan industri baru. Sehingga lebih terarah, tertata, dan tidak menimbulkan masalah sosial di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Misalnya, lokasi kawasan industri harus jauh dari permukiman penduduk. Sehingga di sekitarnya tidak boleh dibangun perumahan. Begitu juga sebaliknya," terang dosen Pasca Sarjana Universitas Udayana Bali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, semua investor pasti memilih daerah industri baru yang efisien dan ekonomis. Karena itu, agar tidak menjadi penonton, masyarakat Madura harus berusaha meningkatkan kualitas pengetahuan dan kemampuan skill-nya. "Keberadaan jembatan Suramadu ini, merupakan peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat Madura," ingat Munir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Pasca Sarjana Universitas Mulawarman ini menjelaskan, tiga kabupaten lain di Madura (Sampang, Pamekasan, dan Sumenep) akan merasakan dampak positif jembatan Suramadu, bila mereka serius mengembangkan potensi masing-masing. Sehingga, investor tertarik menanamkan modalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak mungkin kawasan perumahan baru dibangun di Sampang, Pamekasan, atau Sumenep. Lokasinya terlalu jauh dan tidak efisien. Kalau kawasan industri mungkin masih bisa. Tapi, tetap tergantung pada potensi apa yang dikembangkan dan akan dijual ke investor," terang dosen Pasca Sarjana Universitas Mataram ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munir menjelaskan, potensi sumber daya alam (SDA) bisa diciptakan dan diperbaharui. Seperti daerah Sampang utara yang dikenal sebagai penghasil mente berkualitas. Pemkab setempat bisa memprakarsai penanaman sejuta pohon mente secara serempak. Atau mengembangkan potensi rumput laut di Sumenep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semua itu tergantung bupatinya. Kalau bupatinya hanya duduk-duduk saja, tidak mungkin bisa maju," ingatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munir mengusulkan, agar pengelolaan potensi daerah di Madura diserahkan kepada pihak swasta. Khususnya potensi pariwisata. Sebab, kalau ditangani dan dikelola pemerintah, hasilnya tidak maksimal. Sebab, mereka tidak memiliki kompetensi, keahlian, dan cenderung tidak tertib (tidak profesional).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di Jepang saja, yang mengelola transportasi kereta api adalah pihak swasta. Bukan pemerintah," terang dosen Pasca Sarjana Universitas Palangkaraya ini. (taufiq rizqon/edi kurniadi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIODATA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama: Prof DR H Moch. Munir SH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat Lahir: Kabupaten Sampang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal Lahir: 17 Januari 1944&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jabatan: Guru Besar Hukum Perdata Unibraw Malang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Tua: (alm) H Basuni - (almh) Hj Rahma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri: Hj Munziyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ir Farid Ibrahim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zuraida Kumala SE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dr Harun Al-Rasyid MPH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SR Labuhan I Sreseh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMPN 1 Sampang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMAN 1 Pamekasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S1 Fakultas Hukum Unibraw Malang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leiden University Belanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S3 Fakultas Hukum Unair Surabaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jabatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembantu Rektor II Unibraw Malang 1998-2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dekan Fakultas Hukum Unibraw Malang 1982-1988&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Pasca Sarjana Universitas Udayana, Bali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Pasca Sarjana Universitas Mataram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Pasca Sarjana Universitas Bengkulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Pasca Sarjana Universitas Mulawarman, Samarinda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Pasca Sarjana Universitas Palangkaraya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari &lt;a href="http://jawapos.co.id"&gt;radar madura&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-5222401107642634634?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/5222401107642634634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/prof-dr-h-moch-munir-sh-mantan-pembantu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5222401107642634634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5222401107642634634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/prof-dr-h-moch-munir-sh-mantan-pembantu.html' title='Prof DR H Moch. Munir SH, Mantan Pembantu Rektor II Unibraw asal Sampang'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-5179920353640464157</id><published>2009-04-06T22:14:00.002+07:00</published><updated>2009-04-06T22:18:02.596+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><title type='text'>Suramadu, antara Kebanggaan dan Kekhawatiran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SdodGTwK5SI/AAAAAAAAADc/BxMb1OfbT74/s1600-h/suramadu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 298px; height: 224px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SdodGTwK5SI/AAAAAAAAADc/BxMb1OfbT74/s320/suramadu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321597903910397218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Peluh membasahi wajah Imam (32). Sesekali, setumpuk koran di tangan kiri diletakkan lalu ia menyeka keringat di muka dan dahinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kapal feri mendekat ke bibir Pelabuhan Ujung, Imam langsung menyambar tumpukan koran dan melompat masuk ke kapal. Dengan penuh sapa dan keramahan, ayah dua anak ini pun langsung menawarkan koran pada para penumpang kapal yang hendak menapakkan kaki mereka ke daratan Surabaya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah enam tahun Imam menghidupi dua anak dan satu istrinya dengan bekerja sebagai loper koran di Pelabuhan Ujung. Setiap hari Imam mendapatkan penghasilan antara Rp 20.000 hingga Rp 30.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu minggu terakhir, Imam tampak resah membaca berita di media cetak tentang rencana beroperasinya Jembatan Suramadu sekitar dua bulan mendatang. Yang paling mengkhawatirkan, tarif tol di Suramadu diberitakan akan lebih murah dibandingkan tarif penyeberangan Ujung-Kamal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penyeberangan Ujung-Kamal pasti akan sepi. Masih bingung mau cari kerja apa nantinya," tutur lelaki asal Sampang, Madura, ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebingungan juga dialami Safii (50) yang sudah 25 tahun bekerja sebagai buruh angkut di Pelabuhan Ujung. Padahal, mata pencaharian ini menjadi satu-satunya penghidupan tiga anak serta seorang istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pedagang, keluhan juga muncul dari pengusaha feri. Mereka mengeluhkan ketidakjelasan sikap pemerintah, termasuk proteksi terhadap nasib usaha penyeberangan Ujung-Kamal, setelah selesainya Jembatan Suramadu. Jika tak ada kejelasan, operator penyeberangan akan hengkang dan mengalihkan rute penyeberangan itu ke tempat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Jawa Timur Bambang Harjo S mengatakan, risiko terbesar yang muncul dengan pemindahan rute penyeberangan adalah hilangnya pekerjaan ribuan tenaga kerja. "Sekitar 2.000 karyawan penyeberangan Ujung-Kamal berpotensi kehilangan pekerjaan mereka. Sedangkan 6.000 orang yang menggantungkan hidupnya dengan berjualan, menjadi sopir, pedagang hingga ojek juga bernasib sama, ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanggaan dan kekhawatiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah berharap, pembangunan Jembatan Suramadu dengan nilai investasi sekitar Rp 4,5 triliun memberikan harapan bagi masyarakat Pulau Madura. Setidaknya, Departemen Pekerjaan Umum sejak awal tahun 2008 konsisten tak akan membebankan penggantian nilai investasi triliunan rupiah itu kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, operasional Jembatan Suramadu akan mengadaptasi jalan tol berupa pungutan tiket dengan tarif tertentu. Namun, hasil pungutan tersebut hanya untuk kebutuhan pemeliharaan dan operasional jembatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Sosiolog Universitas Airlangga Bagong Suyanto, pengoperasian Jembatan Suramadu tidak sekadar membuka akses mobilitas ke Pulau Madura, tetapi juga membuka lebar proses industrialisasi di Pulau Garam ini. Harapannya, proses industrialisasi tidak memarjinalkan penduduk lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan industri di Pulau Madura harus ramah terhadap profil tenaga kerja lokal dan sekaligus mengembangkan sumber daya manusia setempat. Ini merupakan solusi tepat untuk mencegah tingginya tingkat urbanisasi penduduk Madura ke pulau lain, kata Bagong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Bagong, pembangunan Jembatan Suramadu jangan sekadar dipahami dari aspek ekonomis semata. Namun, proyek ini merupakan kewajiban dan tanggung jawab moral negara untuk menyediakan fasilitas umum dan kesempatan kerja bagi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari &lt;a href="http://kompas.com/"&gt;kompas.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-5179920353640464157?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/5179920353640464157/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/suramadu-antara-kebanggaan-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5179920353640464157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5179920353640464157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/suramadu-antara-kebanggaan-dan.html' title='Suramadu, antara Kebanggaan dan Kekhawatiran'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SdodGTwK5SI/AAAAAAAAADc/BxMb1OfbT74/s72-c/suramadu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-725479703723582785</id><published>2009-04-01T19:53:00.002+07:00</published><updated>2009-04-01T19:56:22.181+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Jembatan Suramadu Akhirnya Tersambung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SdNkVM5V6DI/AAAAAAAAADU/t19EgJP9USU/s1600-h/suramadu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SdNkVM5V6DI/AAAAAAAAADU/t19EgJP9USU/s320/suramadu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319705900256454706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;SURABAYA - Tahapan terpenting pembangunan Jembatan Suramadu terjadi menjelang dini hari tadi. Pelaksana proyek yang menghubungkan Surabaya-&lt;a href="http://sumenepku.blogspot.com/"&gt;Madura&lt;/a&gt; itu sukses memasang main span (bentang tengah), sehingga jembatan sisi Surabaya dan sisi Madura tersambung. Jika proses selanjutnya lancar, dua bulan lagi Suramadu bisa dilalui kendaraan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik-detik penting penyambungan Jembatan Suramadu itu tadi malam hingga dini hari tadi berlangsung sederhana. Rencana bakal ada kembang api, ternyata batal. Selain itu, Menteri PU Djoko Kirmanto dan Gubernur Jatim Soekarwo yang semula direncanakan hadir, hingga berita ini diturunkan (pukul 00.00), ternyata juga berhalangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyambungan jembatan itu justru dihadiri Dubes Tiongkok untuk Indonesia Zhang Qiyue. Pejabat lain yang hadir adalah Dirjen Binamarga Departemen Pekerjaan Umum Achmad Herwanto Dardak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 23.20, kedua pejabat dari dua negara tersebut memencet tombol sebagai tanda penyambungan segmen 18 (bagian penting dalam bentang tengah). Usai tombol ditekan, sebuah balok girder turun perlahan dan menghubungkan sisi Surabaya dan Madura. Menurunkan girder dari atas crane menuju jembatan membutuhkan waktu sekitar 30 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sambutannya, Herwanto kembali menegaskan bahwa Suramadu bisa beroperasi pada pertengahan Juni. Dia juga menyebutkan usia jembatan bisa cukup panjang, yakni sekitar 100 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menyebutkan, kendala terbesar yang akan berpotensi mengganggu kekuatan jembatan adalah cuaca. Terutama terpaan angin yang cukup kencang di perairan Selat Madura. ''Tapi, kami sudah melakukan tes dengan kecepatan angin maksimal. Kami rasa tidak ada masalah yang timbul,'' ucap Herwanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat yang sama, Zhang Qiyue mengatakan, Suramadu tak hanya merupakan proyek monumental yang bisa membangkitkan nadi perekonomian di Indonesia. Jembatan itu juga merupakan bentuk kerja sama dengan negaranya. Sebab, selain menyumbang banyak pekerja, sejumlah bahan baku dan ahli konstruksi asal Tiongkok juga ikut dalam mega proyek tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, bagaimana status pengoperasian jembatan tersebut kelak? Hingga kemarin statusnya masih mengambang. Departemen Pekerjaan Umum (DPU) belum berani memutuskan kebijakan seputar status jembatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, sangat mungkin statusnya tol. Saat ini pelaksana proyek mulai menyiapkan berbagai infrastruktur agar jembatan tersebut benar-benar dikategorikan sebagai jalan tol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai target, jembatan sepanjang 5,4 km itu akan tuntas pembangunannya pada 12 Juni mendatang. Namun, pelaksana proyek memberikan estimasi bahwa paling cepat jembatan baru bisa dioperasikan pada akhir Juni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Opsi menjadikan Suramadu sebagai jalan tol merupakan pilihan terbaik. Namun, tentu berbeda dengan tol pada umumnya," kata Kepala Balai Besar Jalan dan Jembatan Nasional V Departemen PU A.G. Ismail kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski berstatus jalan tol, kata Ismail, kendaraan roda dua boleh melintas. Untuk mendukung hal itu, sejak awal pelaksana proyek sudah membuat infrastruktur pemisah antara ruas kendaraan roda empat dan roda dua di sepanjang jembatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Suramadu akan disediakan akses khusus sepeda motor. Letaknya di posisi paling pinggir (di sisi kanan dan kiri). Lebar masing-masing 2,75 meter. Lebar total jembatan sendiri mencapai 30 meter (2 x 15 meter). Pembagiannya, untuk jalur lambat masing-masing dua meter dan jalur cepat tujuh meter di setiap lajur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ismail, pertimbangan menetapkan status jalan tol pada Suramadu bukan tanpa alasan. "Sebab, pemerintah sudah menginstruksikan agar ada penetapan tarif pada penyebarang via Suramadu. Dengan demikian, opsi terbaik adalah tol," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, secara spesifikasi, Suramadu sudah memenuhi kriteria jalan tol. Dari total panjang Suramadu yang mencapai 20,9 km (jembatan dan dua jalan akses), segmen yang akan berstatus jalan tol mencapai 8,1 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pemerintah tetap harus mempertimbangkan "pangsa pasar" jembatan Suramadu. Karena itu, pelaksana proyek tetap memberikan kesempatan bagi kendaraan roda dua lewat di sana. "Selain itu, tarifnya juga harus terjangkau. Sesuai instruksi pemerintah pusat, tarifnya di bawah tarif feri," kata Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Status Suramadu sebagai jalan tol juga diperkuat oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Saat berkunjung ke jembatan terpanjang di Indonesia itu, Kalla mengatakan, untuk melewati Suramadu, pengendara harus membayar tiket seperti halnya jalan tol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala itu, JK tidak menjelaskan besarnya tarif yang harus dibayar. Namun, dia memberi instruksi bahwa tarifnya harus murah. Bahkan, ketua umum Golkar itu menyebutkan, harganya harus lebih murah daripada feri Ujung Surabaya - Kamal Bangkalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saat ini tarif feri Rp 6 ribu untuk sekali penyeberangan bagi sepeda motor, biaya yang harus dikeluarkan untuk menikmati ''tol'' Suramadu dipastikan lebih murah. Beberapa pihak memperkirakan tarifnya di bawah Rp 5 ribu untuk motor. Di bagian lain, pelaksana proyek juga mulai melakukan finishing pada beberapa bagian jembatan yang sudah tuntas. Misalnya, jalan akses di sisi Surabaya. Setelah sisi ini tuntas total, jalan ini sudah mulai dibuka untuk umum. Hanya, tidak dibuka semuanya. Ruas yang dekat jembatan masih tertutup untuk umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski Suramadu belum kelar 100 persen, pemerintah juga mulai membuat gambaran bagaimana proyek pembangunan di sekitar jembatan. Dari beberapa rapat dan evaluasi, akan dibangun kawasan industri, permukiman, hingga perkantoran di sekitar kaki-kaki Suramadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan Suramadu itu akan ditangani BPWS (Badan Pembangunan Wilayah Suramadu). Badan ini akan dikoordinasi oleh pemerintah pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip langsung dari &lt;a href="http://jawapos.co.id/"&gt;jawapos.co.id &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-725479703723582785?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/725479703723582785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/jembatan-suramadu-akhirnya-tersambung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/725479703723582785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/725479703723582785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/04/jembatan-suramadu-akhirnya-tersambung.html' title='Jembatan Suramadu Akhirnya Tersambung'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SdNkVM5V6DI/AAAAAAAAADU/t19EgJP9USU/s72-c/suramadu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-1847074782807966979</id><published>2009-03-30T22:31:00.000+07:00</published><updated>2009-03-30T22:32:18.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><title type='text'>Melihat Usaha Pembuatan Kejing, di Desa Taddan, Kecamatam Camplong</title><content type='html'>Kerajianan membuat batu nisan yang dalam bahasa Madura disebut kejing sudah ditekuni M. Saifuddin sejak 1997. Dari tangan telatennya tersebut, hasil produksi kejing sudah merambah di 14 kecamatan se Kabupaten Sampang. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak dirasa, sudah 10 tahun usaha tersebut digelutinya. Banyak kendala yang ia hadapi selama berproduksi, termasuk pemasaran dan proses produksinya. "Yang pasti, tak langsung seperti sekarang ini," ujar Saifuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada koran ini Saifuddin menunjukkan proses pembuatan batu nisan di tempat usahanya tersebut. Mulai dari pencetakan, pengeringan sampai proses finishing kejing yang siap dipasarkan. "Butuh waktu sekitar tiga hari untuk melakukan semua proses dengan baik," ujar Saifuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berbekal ilmu seadanya, Saifudin tetap konsisten menekuni usahanya tersebut. Kesehariannya, dia dibantu istrinya Saliyah yang profesinya hanya ibu rumah tangga biasa. Awalnya usaha itu dilakukan berdua, tapi lambat laun semakin berkembang. Akhirnya Kami berinisiatif merekrut tiga pekerja. "Mereka semua berasal dari Kabupaten Sumenep," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dua bulan pertama berdirinya usaha tersebut, Saifuddin mengaku sempat stres. Sebab hasil produksinya tidak laku di pasaran. Tapi bapak lima anak ini optimistis dan yakin bahwa usaha yang tengah digelutinya akan berhasil. "Pada produksi awal, puluhan kejing yang dihasilkan ngendon (tidak terjual). Tapi saya tidak putus asa," cerita Saifuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buktinya, selang beberapa tahun omsetnya kini mampu menembus puluhan juta rupiah. Upaya tersebut tidak diraihnya dengan mudah. Sebagai kepala keluarga dia mengaku terus memutar otak agar usahanya bisa lebih sukses. Salah satunya adalah membuat jenis lain yang berbahan baku sama. Seperti pot bunga, gorong - gorong, dan genteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alumni IAIN Surabaya ini ceritakan, himpitan ekonomi akibat krisis global yang tak kunjung usai diakui berpengaruh terhadap usahanya. Terbukti baru - baru ini omset penjualan semakin menurun. Jika dulu dalam sebulan mampu menjual sampai 270 kejing, akhir - akhir ini menurun sekitar 20 unit. "Otomatis, pendapatan semakin menurun," keluhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dia terus memutar otak. Untuk menutupi penurunan omzetnya, dia juga memproduksi pot bunga. Sayangnya, hingga kini pemasaran sejumlah kerajinan tersebut hanya berkutat di wilayah Sampang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung tentang hal ini, Saifuddin mengaku masih berusaha untuk memperluas jaringan penjualannya. Kalau bisa, angannya, bisa merambah pasar luar Madura. Meskipun disibukkan pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil (PNS), namun ia bertekad untuk tidak meninggalkan usaha yang mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari &lt;a href="http://jawapos.co.id"&gt;jawapos.co.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-1847074782807966979?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/1847074782807966979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/03/melihat-usaha-pembuatan-kejing-di-desa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1847074782807966979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1847074782807966979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/03/melihat-usaha-pembuatan-kejing-di-desa.html' title='Melihat Usaha Pembuatan Kejing, di Desa Taddan, Kecamatam Camplong'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-527269683184212739</id><published>2009-03-28T14:14:00.001+07:00</published><updated>2009-03-28T14:16:31.129+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Ach. Mohyi, Ketua AKKSI Cabang Malang asal Sampang</title><content type='html'>Meski baru dibentuk, peranan Asosiasi Konsultan Keuangan Syari'ah Indonesia (AKKSI) dalam mendorong pertumbuhan aktifitas ekonomi syari'ah sangat terasa. Lebih-lebih, kondisi keuangan perbankan konvensional saat ini mudah 'goyah' diterpa krisis moneter. Sehingga, keamanan dana nasabah kurang terjamin.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KRISIS moneter global yang melanda hampir seluruh perbankan konvensional saat ini, menyadarkan kita untuk mencari dan memilih alternatif aktifitas ekonomi yang halal dan aman. Sehingga, dana nasabah yang tersimpan di bank terjamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang, bank konvensional lebih dikenal luas oleh masyarakat. Sehingga, dibutuhkan waktu untuk mengubah image bank konvensional yang sudah lama mengakar di tengah-tengah masyarakat," ujar Ketua AKKSI Cabang Malang, Ach. Mohyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan Pembantu Dekan I FE UMM ini menjelaskan, manajemen bank syari'ah tidak akan pernah 'goyah' oleh terpaan krisis moneter global. Sebab, pembagian keuntungannya menggunakan prinsip bagi hasil atau mudharobah dengan mengedepankan kejujuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alhamdulillah, sekarang penilaian masyarakat terhadap bank syari'ah terus meningkat. Bahkan, di Jakarta sebagian nasabahnya adalah masyarakat non-muslim. Ini membuktikan bahwa aktifitas ekonomi syari'ah bisa diterima oleh semua kalangan," jelas putra pasangan (alm) Madura - (almh) Na'imah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Staf Ahli Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) UMM ini mengakui, sosialisasi aktifitas ekonomi syari'ah kepada masyarakat luas masih belum maksimal. Sehingga, mereka kurang begitu akrab dan mengetahui lebih jauh tentang keuntungan dan kemaslahatan ekonomi syari'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembukaan kantor cabang bank syari'ah baru di daerah terpencil yang masih terbatas, membuat masyarakat semakin sulit mengubah image bank konvensional yang sudah lama mengakar. Padahal, keamanan dana nasabah lebih terjamin. Biaya administrasinya juga jauh lebih murah dibanding bank konvensional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut bapak tiga anak kelahiran Sampang 7 Februari 1966 ini, prinsip utama bank syari'ah adalah beraktifitas ekonomi secara halal. Prinsip tersebut perlu ditanamkan kepada masyarakat Madura, yang selama ini dikenal sebagai masyarakat yang sangat agamis dan religius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang menarik, keberadaan bank syari'ah di Provinsi Bali justru berkembang pesat. Omzetnya juga terus meningkat. Ini membuktikan bahwa ekonomi syari'ah bisa diterima oleh nasabah non-muslim," terang dosen teladan Kopertis Wilayah VII Jawa Timur tahun 2007 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohyi optimistis, prospek ekonomi syari'ah pasca beroperasinya Jembatan Suramadu akan meningkat. Kultur masyarakat Madura yang religius, merupakan modal awal yang sangat mendukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dikenal islami, masyarakat Madura dikenal suka menabung. Khususnya, sebagai bekal untuk menunaikan ibadah haji. "Kalau menabung untuk bekal ibadah, tentu cara-cara yang ditempuh harus halal dan sesuai dengan syariat Islam," ingat staf ahli Badan Kendali Mutu Akademik (BKMA) UMM ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyongsong beroperasinya jembatan Suramadu, pengembangkan SDM di Madura harus digarap secara serius. Sebab, selama ini, banyak orang-orang Madura yang SDM-nya bagus, memilih mengembangkan diri dan meniti karier di luar Madura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, dia berharap agar tokoh-tokoh Madura yang sukses meniti karier di luar Madura, bisa memberikan kontribusi pemikiran. Khususnya, mendorong terjadinya perubahan yang positif. "Sehingga, diharapkan bisa mengantisipasi kekagetan perubahan budaya, bila Madura benar-benar menjadi kawasan industri baru di Jawa Timur," harap suami Elok Maisyaroh ini. (taufiq rizqon/edi kurniadi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari &lt;a href="http://jawapos.co.id"&gt;jawapos.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-527269683184212739?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/527269683184212739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/03/ach-mohyi-ketua-akksi-cabang-malang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/527269683184212739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/527269683184212739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/03/ach-mohyi-ketua-akksi-cabang-malang.html' title='Ach. Mohyi, Ketua AKKSI Cabang Malang asal Sampang'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-8293388389602782351</id><published>2009-03-26T19:39:00.000+07:00</published><updated>2009-03-26T19:40:37.893+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Achmad Dickry Salam, Penderita Hydrocepalus yang Aktif dan Pintar</title><content type='html'>TAK sulit mencari rumah Achmad Dickry Salam. Seorang bocah Kampung Bukuh, Desa Da'iring, Kecamatan Socah, yang menderita hydrocepalus. Setelah memasuki sebuah gang di Jalan Kiai Mala, beberapa orang sudah menunggu di sebuah gardu. Koran ini memang sudah komunikasi dengan pihak yang akan mengantarkan ke rumah Dickry.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di rumah yang dituju, koran ini menunggu Dickry yang sedang bermain ke anak tetangganya yang masih kecil dan belum bersekolah. Lalu, ayah Dickry, Yeri Purwanto, 40, yang menjemur gabah hasil panennya, menjemput anak semata wayangnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didampingi sang ibu, Kiptiyah, 45, Dickry tampak ceria di atas sebuah kursi roda. Beberapa kerabat dan tetangganya juga datang ke rumah Dickry. Tanpa dikomando, para tetangga itu meminta Dickry melakukan beberapa hal. Ternyata, di balik penyakit yang dideritanya, Dickry dikenal sebagai bocah yang cukup pintar. Sehingga, tetangga dan temannya tidak memandang Dickry yang kepalanya besar itu sebagai anak yang harus dijauhi. "Dia lucu dan pintar. Anak-anak di sini semuanya senang bermain dengan Dickry," ujar Yuni, tetangga Dickry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya, saat diminta mempraktikkan bicara bahasa Inggris, mengaji, dan membaca, Dickry terkesan malu-malu. Dia mengaku saat ini mengajinya sudah sampai pada QS: Yasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga sempat mengucapkan kata-kata dalam bahasa Inggris dan menyanyikan sebuah lirik lagu. "Di sini kan banyak orang pelayaran (kerja di kapal asing, Red). Untuk kata-kata bahasa Inggris dia diajari tetangganya. Kalau ngaji dan salat dia memang selalu ikut berjamaah," ujar Kiptiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat berbincang dengan koran ini, Dickry mengaku sangat ingin sekolah. Namun, dia juga sempat mengkritik bahwa sekolah di daerahnya jangan suka pulang pagi. "Sekolah di sini katanya gurunya sering rapat. Jadi, pulangnya pagi terus," ungkapnya dengan lugu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiptiyah cerita, Dickry lahir pada 17 Agustus 1999 di RSD Bangkalan. Saat persalinan Kiptiyah harus dioperasi caesar. Sebab, saat dilahirkan berat Dickry 5 kg. Saat itu memang sudah ada tanda-tanda kepala Dickry membesar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi, saat itu dokter hanya meminta kami mengumpulkan uang terlebih dahulu. Nanti kalau sudah ada uang diminta kembali untuk dioperasi," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru tiga bulan kemudian orangtua Dickry punya uang cukup. Lalu, Dickry dibawa ke RSU dr Soetomo Surabaya. Namun, jawaban dokter saat itu membuat keluarga Dickry tercengang. Dokter memvonis penyakit Dickry tidak dapat disembuhkan, karena terlambat dibawa ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa baru di bawa ke sini? Seharusnya ketika baru lahir sudah diobati," ujar Kiptiyah menirukan jawaban dokter RSU Dr Soetomo Surabaya kala itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, Dickry menjalani hari-harinya dengan penyakit hydrocepalus-nya. Berat kepalanya yang kini mencapai 15 kg membuat Dickry sulit berjalan. Sejak kecil dia hanya merangkak untuk bermain dengan teman-temannya. "Baru setahun terakhir ada orang yang meminjamkan kursi roda ini. Dia sangat senang karena bisa main ke mana-mana," kata Kiptiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan dr Fachrur Rozi mengatakan, penyakit hydrocepalus karena adanya cairan yang tersumbat pada saluran syaraf di kepala. Namun, dia menampik vonis bahwa penyakit bocah pintar tersebut tidak dapat diobati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masih ada harapan kok untuk diobati. Dokter ahli bedah syaraf biasanya akan membuatkan saluran alternatif untuk membuang cairan tersebut. Tapi, memang kalau di Bangkalan tidak ada dokter spesialis seperti itu," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rozi mengaku segera mendatangi Dickry untuk melihat kondisinya. Dari observasi awal tersebut dinkes, akan mengambil langkah-langkah selanjutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari jawapos.co.id &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-8293388389602782351?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/8293388389602782351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/03/achmad-dickry-salam-penderita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8293388389602782351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8293388389602782351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/03/achmad-dickry-salam-penderita.html' title='Achmad Dickry Salam, Penderita Hydrocepalus yang Aktif dan Pintar'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-3775901361888030592</id><published>2009-03-03T12:38:00.001+07:00</published><updated>2009-03-03T12:39:52.304+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Produk'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><title type='text'>Panen Raya Padi di Desa Batu Belah, Kecamatan Dasuk Sumenep</title><content type='html'>Pagi sebelum acara panen dimulai, masyarakat yang terdiri atas laki - laki dan perempuan berkumpul di tanah lapang. Mereka bersiap - siap panen bersama untuk padi yang telah menguning. Tanpa dikomando, masing - masing warga menyumbangkan hasil alam yang dimiliki.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antaranya, singkong rebus yang dimasak seperti nasi. Ada juga kacang dan pisang rebus. Semua masakan warga dikumpulkan dalam satu meja besar yang terbuat dari bambu. Pada saat tiba waktunya makan, mereka menyantapnya bersama - sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum panen dilaksanakan, sesepuh adat membakar dupa. Ini sebagai tanda upacara segera dimulai. Selanjutnya, seseorang yang dituakan memimpin acara dengan membaca surat Alfatihah diikuti warga lainnya. Usai membaca Fatihah, sesepuh lainnya membaca salawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian lainnya berdiri membentuk barisan dan berzaffin bersama - sama. Sesaat sebelum makan bersama, seorang lainnya memimpin doa. Akhir ritual ini berujung makan bersama sebelum beranjak ke sawah yang padinya siap dipanen. Makan bersama dianggap suplai tenaga karena memotong padi butuh tenaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemanen padi itu tidak diongkos. Sebab, semua petani bekerja untuk memanen sawahnya dan memanen padi yang tumbuh di sawah orang lain. Begitu seterusnya sampai semua sawah selesai dipanen. Seorang tetua adat Haji Faruq kembali berdiri di hadapan petani. Dia membaca rute sawah yang akan dipanen secara bergiliran. Dia mengatakan panen dimulai dari sawah yang berada paling kiri menuju sawah yang paling kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tetua adat itu meminta pemanen padi bergerak, sejurus kemudian para remaja bergerak menyalakan sreng dor. Ada juga remaja lainnya menyalakan balon kertas untuk diterbangkan. Begitu sreng dor berbunyi bersahutan dan balon - balon beterbangan, orang - orang bersorak - sorai. Pada saat yang sama setiap pemanen mengayunkan ani - ani (alat potong padi) lebih cepat. "Beginilah tradisi kami memanen padi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari jawapos.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-3775901361888030592?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/3775901361888030592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/03/panen-raya-padi-di-desa-batu-belah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3775901361888030592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3775901361888030592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/03/panen-raya-padi-di-desa-batu-belah.html' title='Panen Raya Padi di Desa Batu Belah, Kecamatan Dasuk Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-2154117106644476553</id><published>2009-01-04T18:27:00.001+07:00</published><updated>2009-01-04T18:29:36.310+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliner'/><title type='text'>Nasi Romi Sumenep</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SWCdfWbu2nI/AAAAAAAAADM/Ed0XLb-qpyk/s1600-h/nasi-romi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SWCdfWbu2nI/AAAAAAAAADM/Ed0XLb-qpyk/s320/nasi-romi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287399124456364658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kekayaan kuliner Pulau Garam Madura yang beragam selain sate dan soto Madura yang sudah kondang itu, harus diakui memiliki keunikan tersendiri. Di Sumenep misalnya, kota di ujung timur laut Madura ini warganya bangga dengan nasi romi. Ah apa pula itu?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika di Jawa Barat bangga memiliki nasi uduk, dan di Jawa Tengah serta Jawa Timur awam mengenalnya sebagai nasi gurih, maka di Madura jenis kuliner sejenis disebut sebagai nasi romi. “Pokoknya sekali Anda mencobanya pasti bakal ketagihan karena rasanya memang dahsyat,” promosi Waty Noer, lugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan asli Madura yang adalah putri HM Noer, mantan gubernur Jawa Timur itu membawa ‘keluar’ nasi romi dari Sumenep dengan membuka kedai di pusat jajanan Kota Surabaya, di Jalan Urip Sumoharjo. Hanya buka pada petang hari hingga pergantian malam menjelang. Kedai Waty Noer ini memiliki spesialisasi penyaji menu-menu Madura. Nasi romi adalah salah satunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sepiring saji nasi romi, terdiri dari nasi gurih, lengkap disuguhkan dengan lauk-pauk berupa ayam goreng berempah lengkap dengan kremes-kremesnya, sambal goreng kering kentang, abon daging, telur dadar, lalapan mentimun, dengan sambal terasi, taoge pendek, plus taburan bawang merah goreng. Begitu paduan nasi romi dengan lauknya ini mengelus lidah, hmm… memang dahsyat. Tak heran ketika menyantap nasi romi…ning Yuli pun boleh saja lewat dan tak bakal dilihat! tri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cikutip dari http://www.surya.co.id &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-2154117106644476553?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/2154117106644476553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/01/nasi-romi-sumenep.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2154117106644476553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2154117106644476553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/01/nasi-romi-sumenep.html' title='Nasi Romi Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SWCdfWbu2nI/AAAAAAAAADM/Ed0XLb-qpyk/s72-c/nasi-romi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-1639118851932840668</id><published>2009-01-04T18:04:00.000+07:00</published><updated>2009-01-04T18:05:37.081+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Tahun Baru, Pantai Lombang Ramai Pengunjung</title><content type='html'>SUMENEP - Pantai Lombang di Kabupaten Sumenep, Madura, dipenuhi ribuan pengunjung yang memanfaatkan libur tahun baru 2009, Kamis (1/1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang petugas di Pantai Lombang, Atmoni menjelaskan, setiap tahun baru, Pantai Lombang selalu ramai dipadati pengunjung, baik warga setempat maupun luar Madura.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sejak Rabu (31/12/2008) malam, sebenarnya Pantai Lombang sudah ramai, karena banyak rombongan mahasiswa maupun pemuda yang berkemah,” katanya di Sumenep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atmoni menjelaskan, Pantai Lombang yang terkenal dengan hamparan pasir putih dan jejeran pohon cemara udangnya itu, mulai ramai dikunjungi warga sejak libur Natal (25/12) lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung Pantai Lombang pada libur tahun baru, didominasi pasangan muda-mudi yang mengendarai motor. Namun, sebagian pengunjung yang mengendarai motor, berusaha mencari jalan alternatif, agar bisa masuk ke Pantai Lombang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Pantai Lombang, lokasi wisata lainnya di Sumenep yang banyak dikunjungi warga pada liburan tahun baru adalah Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk. ant&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari http://www.surya.co.id&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-1639118851932840668?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/1639118851932840668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/01/tahun-baru-pantai-lombang-ramai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1639118851932840668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1639118851932840668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2009/01/tahun-baru-pantai-lombang-ramai.html' title='Tahun Baru, Pantai Lombang Ramai Pengunjung'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-8467084977086496706</id><published>2008-12-30T17:34:00.002+07:00</published><updated>2008-12-30T17:37:40.095+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><title type='text'>Sebentar lagi jembatan suramadu akan jadi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SVn50Y1XvRI/AAAAAAAAAC8/L_7DTq20oms/s1600-h/suramadu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SVn50Y1XvRI/AAAAAAAAAC8/L_7DTq20oms/s320/suramadu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285530316110806290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah foto terbaru pembangunan jembatan suramadu yang kami dapatkan dari jawapos &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-8467084977086496706?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/8467084977086496706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/12/sebentar-lagi-jembatan-suramadu-akan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8467084977086496706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8467084977086496706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/12/sebentar-lagi-jembatan-suramadu-akan.html' title='Sebentar lagi jembatan suramadu akan jadi'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SVn50Y1XvRI/AAAAAAAAAC8/L_7DTq20oms/s72-c/suramadu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-8059034973858221326</id><published>2008-12-30T17:23:00.001+07:00</published><updated>2008-12-30T17:33:16.103+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Zainal Abidin, Kepala Dinas Disperindag Jawa Timur dari Sumenep</title><content type='html'>LINGKUNGAN badan dan instansi di Pemerintah Provinsi Jawa Timur sejak lama sudah banyak diisi oleh warga asal Madura. Mereka juga dikenal ulet dan konsekwen di bidang pekerjaan yang menuntut tenaga dan pikiran untuk memajukan provinsi yang di dalamnya termasuk tanah kelahirannya. Tak heran, di antara mereka selalu fokus pada perkembangan Madura. Ini bukti bahwa di mana pun warga Madura berada, tenaga dan pikirannya masih tercurah untuk Pulau Garam.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zainal Abidin adalah salah satunya. Pertama koran ini menemuinya di kantor Bappeda Provinsi Jatim. Saat itu dia masih menjabat sebagai wakil ketua di instansi tersebut. Ketika itu dia masih sangat sibuk dengan aktivitasnya sebagai wakil ketua. Sehingga perlu membuat janji ulang untuk mewawancarainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria kelahiran Sumenep, 22 Agustus 1954 ini bertempat tinggal di Jalan Asem I/12, kawasan Asem Rowo, Surabaya. Dia akhirnya bersedia diwawancarai di hari libur setelah sekian lama menundanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kompleks perumahan tersebut, rumah Zainal-sapaannya-terlihat tak begitu menyolok dibanding kediaman warga lainnya. Yang sedikit berbeda ketika masuk di ruang tamunya. Interaksi menggunakan bahasa Madura ada di rumah itu. Terdengar, di dalam rumah Zainal meminta agar seseorang menyediakan minuman dan suguhan untuk koran ini dengan bahasa Madura. Tak diragukan lagi, dia adalah warga Madura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpakaian rapi hitam-hitam, dia menyapa koran ini dengan ramah. Bapak 3 anak ini memang dikenal ramah, baik di lingkungan kerjanya maupun bagi warga sekitar rumahnya. Dijelaskan, dia datang ke Surabaya sejak tahun 1975, ketika melanjutkan studi teknik kimia di ITS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi sejak kecil hingga SMA saya di Sumenep. Rumah saya kebetulan di tengah Kota Sumenep, Jalan Seludang," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, lanjutnya, di rumah induknya tersebut masih tinggal orangtua perempuannya, Hj Zahra. Ayahnya, HM. Saleh sudah mangkat beberapa tahun lalu. Karena itulah dia masih sering mengunjungi tanah kelahirannya tersebut minimal 3 bulan sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diungkapkan, setiap kali harus pulang ke Madura, yang pertama ada dipikirannya adalah waktu perjalanan menuju Sumenep. Jika tidak antre di pelabuhan untuk menyeberang, dia menghabiskan waktu selama 6 jam di perjalanan. Saat pelabuhan ramai, tentu membutuhkan waktu lebih lama. "Istri saya orang Makassar. Nah, ke sana saya hanya butuh waktu cukup 1 jam saja. Ini yang tidak pernah berubah dari Madura," sesalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, perjalanan dengan waktu lama dan didukung kondisi jalan yang sempit hingga saat ini merupakan faktor belum berkembangnya Madura. Dia tahu sendiri betapa orang lain selalu memikirkan lama dan jauhnya Madura setiap mereka harus datang ke sana. "Begini, kalau sudah dengar Madura, orang akan berpikir lama dan jauhnya menyeberang selat. Ini kan tidak bagus," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, lanjutnya, dia bisa sedikit tenang karena Jembatan Suramadu sebentar lagi akan rampung dibangun. "Sekarang tinggal bagaimana meningkatkan fungsi dan optimalisasi jalan-jalan akses di Madura. Saya berharap, misalnya ke Sumenep tidak makan waktu 6 jam lagi," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya mengenai perubahan di kampung halamannya, dia mengatakan memang ada beberapa hal cukup berubah. Yaitu, rasa kekeluargaan warga Madura yang kian menipis karena perkembangan zaman. "Mungkin karena sekarang era komunikasi pakai telepon genggam, dengan mendengar suara saja sudah cukup. Tapi, kan bertemu secara langsung tetap lebih baik," ulasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi suami Hj Ernawati ini, silaturahmi adalah roh warga Madura. Karena itu dia mengimbau supaya roh kemaduraan tersebut jangan sampai hilang ditelan kemajuan. "Supaya tidak hilang komunikasi, saya dan teman-teman SMA membuat semacam ikatan. Minimal setahun sekali saya mengajak pertemuan dengan mereka. Bahkan, di setiap hajatan pun kita masih saling undang," ujar pria yang tanggal 5 Januari ini akan menempati kantor baru sebagai Kepala Dinas Disperindag Jawa Timur. (ed)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari http://jawapos.co.id/&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-8059034973858221326?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/8059034973858221326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/12/zainal-abidin-kepala-dinas-disperindag.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8059034973858221326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8059034973858221326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/12/zainal-abidin-kepala-dinas-disperindag.html' title='Zainal Abidin, Kepala Dinas Disperindag Jawa Timur dari Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-4749329997882368564</id><published>2008-12-24T19:11:00.000+07:00</published><updated>2008-12-24T19:35:03.316+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><title type='text'>Kongres Bahasa Madura</title><content type='html'>SUMENEP-Tim Pembinaan Bahasa Madura (Nabara) dan Penyelamat Bahasa Madura Anjele Sotra kecewa terhadap pelaksanaan Kongres Bahasa Madura (BM). Pasalnya, pelaksanaan kongres tersebut terkesan sangat Pamekasan centries.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekecewaan tersebut disampaikan tim Nabara dan Penyelamat BM Anjele Sotra di Labeng Mesem Keraton kemarin. Mereka menilai, hasil Kongres BM di Pamekasan tidak mewakili seluruh aspirasi budaya Madura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Wakil Ketua Tim Nabara Nurul Hamzah, kongres merupakan keputusan tertinggi untuk menetapkan ejaan yang disempurnakan (EYD). "Tapi kenyataannya, pertemuan itu mengabaikan anasir kongres. Bahkan, tim Sumenep dieliminasi saat merumuskan hasil kongres," protesnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nurul menjelaskan, EYD termasuk salah satu agenda yang bakal dibahas dalam Kongres BM 15-18 Desember 2008 lalu. "Tapi kenyataannya, EYD tidak dibahas sama sekali," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada juga disampaikan Ketua Penyelamat Budaya Madura Anjele Sotra Yanuar Herwanto. Menurut dia, Kongres BM tidak mengakomodasi semua kepentingan daerah. Sebab, dalam pelaksanaannya, kongres berjalan mengikuti frame Pamekasan minded.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan, pihaknya tidak mengerti mengapa persoalan EYD tidak dibahas dalam Kongres BM. Padahal, kongres merupakan panggung tertinggi untuk pengambilan keputusan. "Terus terang kami sangat kecewa," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Panitia Kongres Bahasa Madura Khalifaturrahman menegaskan, anggota tim perumus Kongres BM sudah sangat heterogen dan akomodatif. Sebab, semua daerah sudah mengirimkan utusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, dia menyadari dalam pelaksanaan Kongres BM lalu ada kekurangan dan kelemahan. Karena itu, kondisi tersebut perlu diperbaiki bersama pada pelaksanaan kongres mendatang. "Tapi, kalau yang ditonjolkan hanya kekurangannya saja, saya khawatir pelaksanaan kongres selanjutnya menemui banyak kendala," ingat Khalifaturrahman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, mantan Kasi Kebudayaan Disdik Pamekasan ini meminta semua pihak mengambil hal positif dari pelaksanaan kongres. Apalagi, semua peserta BM sepakat akan menyelamatkan aset bahasa yang diwariskan leluhur Madura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya bisa memahami bila ada pihak yang tidak puas. Namun, secara umum, semua aspirasi daerah sudah terakomodasi dengan baik," terangnya. (abe/zr/fiq)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari http://jawapos.co.id/&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-4749329997882368564?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/4749329997882368564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/12/kongres-bahasa-madura.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4749329997882368564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4749329997882368564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/12/kongres-bahasa-madura.html' title='Kongres Bahasa Madura'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-440073161369158646</id><published>2008-12-17T18:00:00.004+07:00</published><updated>2008-12-17T18:18:06.718+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Layanan Publik'/><title type='text'>SMS Pengaduan Masyarakat Pemerintah Sumenep</title><content type='html'>Pemerintah daerah sumenep membuka layanan pengaduan bagi masyarakat secara langsung melalui SMS. Dengan fasilitas tersebut anda bisa mengadukan apa saja yang terkait dengan pelayanan yang dilakukan pemerintah daerah. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pengiriman SMS, anda tinggal ketik:  (KEY KODE DINAS TERKAIT) (spasi) &lt;spasi&gt; ISI PENGADUAN . kemudian kirik ke &lt;/spasi&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;081333300033&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;spasi&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Contoh pengiriman : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Misalkan Terkait Dengan Masalah Rumah Sakit Daerah (Rsd)&lt;br /&gt;Ketik:&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; RSD&lt;/span&gt; &lt;spasi&gt; &lt;spasi&gt; &lt;span&gt;(spasi)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Isi Pengaduan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Contoh :&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RSD Mohon pelayanan rumah sakit dibagian umum ditingkatkan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kirim ke : 081333300033&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Untuk setiap kodenya, bisa dilihat sebagai berikut : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RSD&lt;/span&gt; untuk (Rumah Sakit Daerah)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PDAM&lt;/span&gt;  untuk (PDAM Sumenep)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAKOMINFO&lt;/span&gt; untuk (Bakominfo)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KBCAPIL &lt;/span&gt;untuk (KB dan Catatan Sipil)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BPRS&lt;/span&gt; untuk (BPRS bhakti sumekar)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DISHUB&lt;/span&gt; untuk (Dinas Perhubungan)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SAMSAT&lt;/span&gt; untuk (Bagian perekonomian)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DINKES&lt;/span&gt; untuk (Dinas Kesehatan)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;INDAG&lt;/span&gt; untuk (Disperindag)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;POLPP&lt;/span&gt; untuk (Satpol PP)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/spasi&gt;&lt;/spasi&gt;&lt;/spasi&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-440073161369158646?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/440073161369158646/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/12/sms-pengaduan-masyarakat-pemerintah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/440073161369158646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/440073161369158646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/12/sms-pengaduan-masyarakat-pemerintah.html' title='SMS Pengaduan Masyarakat Pemerintah Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-5645884300524087208</id><published>2008-11-17T16:54:00.001+07:00</published><updated>2008-11-17T16:54:59.891+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Prihatin Warga NU Abaikan Aswaja</title><content type='html'>SUMENEP-Warga Nahdlatul Ulama (NU) mulai mengabaikan ajaran ahlussunnah wal jamaah. Indikasinya, nahdliyin terpengaruh pemikiran impor- radikal dan revolusioner. Akibatnya, warga NU nyaris keluar dari kaidah keagamaan saat memutuskan persoalan. Kondisi ini diungkap dalam dialog keaswajaan yang digagas Lakpesdam (Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) PC NU Sumenep kemarin. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narasumber Husnul Hamdi mengatakan, selama ini NU dikenal kalangan yang komitmen dalam menjagajarkan aswaja. Bahkan, kali pertama berdiri (1926) NU berdasar ajaran paham aswaja. Sehingga, jika warga NU sendiri meninggalkan paham tersebut, NU akan hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, aswaja mengandung ajaran yang pernah dicontohkan Nabi Muhammad dan para sahabatnya. Selain itu, aswaja bersumber pada Alquraan dan Hadist. "Jika aswaja dijalankan dengan benar, seseorang tidak bingung dalam hidupnya," ungkapanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengakui ada kalangan nahdhiyyin yang menyimpang dari ajaran aswaja. Dia menyontohkan, ada kelompok nahdhiyyin yang fulgar menafsirkan teks. Misalnya, tafsir dibuat kaku tanpa memertimbangkan mafasadat (negatif) dan maslahatnya (positif). Akibatnya, nahdliyyin yang abai pada aswaja itu berada di garis keras atau kelompok revolusioner. "Padahal, aswaja itu menjunjung tinggi toleransi," paparnya dalam dialog yang dipandu Fathhul Kholik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narasumber lainnya, Imam Aziz, meminta warga nahdliyin tak terpengaruh paham-paham baru. Misalnya, sekularisme dan liberalisme. Isme-isme tersebut, menurut, mengabaikan toleransi yang terkandung dalam aswaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, mantan direktur LKIS (Lembaga Kajian Islam Sosial) Jogjakarta ini mengingatkan warga nahdliyin tidak cenderung menyalahkan kelompok lain yang berbeda konsep. "Jangan salah, NU itu lebih toleran dan terbiasa menghadapi perbedaan," tandasnya. (tur/abe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari radar madura &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-5645884300524087208?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/5645884300524087208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/11/prihatin-warga-nu-abaikan-aswaja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5645884300524087208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5645884300524087208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/11/prihatin-warga-nu-abaikan-aswaja.html' title='Prihatin Warga NU Abaikan Aswaja'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-6874652619170819084</id><published>2008-11-17T16:50:00.000+07:00</published><updated>2008-11-17T16:52:01.751+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Abdul Wahid Hasan, Dosen dan Penulis Buku</title><content type='html'>Komitmen Menulis sampai Akhir Hayat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ABDUL Wahed Hasan lahir pada 10 Oktober 1973. Dia dilahirkan di Desa Pananggungan, Kecamatan Guluk-Guluk, sebuah desa yang mayoritas penduduknya berprofesi petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski petani, kedua orangtua Wahed getol memberi semangat kepada anak-anaknya untuk menempuh pendidikan. Semangat ini kemudian menjadi komitmen Wahed.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1986 Wahed disekolahkan di salah satu SDN di desanya. Awalnya dia tidak sadar bahwa detik itu awal baginya menjalani tantangan. Sebab, di tengah belitan biaya hidup, orangtuanya juga berpikir biaya pendidikan anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layaknya anak-anak desa yang lain, Wahed berangkat ke sekolah apa adanya. Memakai seragam sederhana dan uang saku seadanya. Bahkan, pernah dalam tiga hari dia tak punya uang saku. Namun, dia tabah dan menikmati saja apa yang sedang dia alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesenangannya sejak kali pertama duduk di bangku SD adalah menulis. Menulis apa saja sesuai dengan keinginannya. "Yang penting saya menulis," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hobi ini membuat dia berambisi menulis di sejumlah media. Tulisan pertamanya dimuat di majalah dinding di sekolahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas dari bangku SD, dosen tarbiyah STIKA Guluk-Guluk ini melanjutkan ke Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk. MTS dan SMA serta gelar sarjana (S-1) dia dapat di pesantren itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, selama mondok dia mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman yang belum didapat sebelumnya. Bakat menulisnya semakin mantap. Sebab, teman-teman santrinya mayoritas senang dengan dunia tersebut. Apalagi, sarana dan prasarana lebih memadai. Komputer dan internet disediakan di pesantren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda ketika di desa, hasil karya tulisnya selama di ponpes banyak orang orang. Dia mendapatkan honor ganti print out dan uang lelah. Sehingga, dari hasil tulisan tersebut Wahed mulai bisa membiayai hidupnya sendiri selama di pesantren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun demi tahun, hobi menulisnya berkembang. Dari menulis di sejumlah media kecil, dia mulai memberanikan menulis di sejumlah koran tebitan nasional. Saat itu dia duduk di bangku kelas akhir SMA (1993).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu dia bukan hanya menulis, tapi belajar menerjemahkan buku. Hasil terjemahan diterbitkan oleh salah satu percetakan di Jakarta. "Saya merasakan betapa semangat saya menulis waktu masih SD hasilnya bisa saya rasakan saat ini," ujarnya. Bahkan, honor dari menerjemahkan buku tersebut bisa untuk biaya pendidikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski telah menerjemahkan banyak buku, Wahed tak henti mengasah diri. Alasannya, karya tersebut hanya sepintas lalu dari potensi yang belum mampu dia kuak. Dirinya yakin, potensi yang Tuhan berikan masih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1998, semangatnya dalam berkarya makin mantap. Apalagi ketika dia mulai bergabung dengan lembaga pers mahasiswa (LPM). Hingga dia menempuh jenjang pendidikan di program pasacasarjana, kertas dan bolpen tidak pernah lepas dari jemarinya. Hasilnya, puluhan media cetak mulai melirik karya-karyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya-karya yang telah dia hasilkan, antara lain; SQ NABI: Aplikasi Strategi dan Model Kecerdasan Spiritual Rasulullah Saw. Di Masa Kini (IrCiSoD Yogyakarta2006; mendapat penghargaan sebagai karya ilmiah terbaik dosen swasta PTAI se-Indonesia oleh DEPAG RI), Shalat Sunnah Bersama Nabi (Q-Media Yogyakarta, 2007), Kumpulan doa anak shaleh (Terainsani, Jakarta, 2007), serta Fikih Sehari-hari (Q-Media, Yogyakarta, proses terbit).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan buku yang pernah diterjemahkan, Kegelisahan Rasulullah Mendengar Tangis Anak (terjemah dari buku Kaifa Nurabbi Awladana Ilamiyyan karya Muhyiddin Abdul Hamid, Pustaka Pelajar, 1999), Teologi Kemiskinan, Konsep dan Solusi Islam atas Persoalan Kemiskinan (terjemah bersama A. Maimun Syamsuddin dari buku Musykilat al-Faqr karya Yusuf al-Qaradhawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, buku Mengakrabkan Anak dengan Tuhan (terjemah bersama A. Maimun dari buku Kaifa Nad'� al-Athf�l karya Dr. Hamdan Rajih, Diva Press, Yogyakrat, 2002), Pengembangan Ilmu Menurut Nabi (terjemah dari buku al-Ras�l wa al-'Ilm karya Yusuf Qaradhawi, Pilar Media Yogyakarta, proses terbit), Merengkuh Cahaya Ilahi: Tanggung Jawab Menegakkan Pilar-Pilar Dakwah Islam (terjemah bersama A. Maimun Syamsuddin dari al-Dakwah il� Allah, karya Hamd Hasan Raqith, Diva Press, Yogyakarta, 2002), dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selaian tetap aktif sebagai seorang penulis, Wahed pergunakan waktunya dengan mengajar. Tercatat, saat ini dia menjadi dosen tetap di sekolah tinggi ilmu keislaman Annuqayah dan di sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengajak kalangan remaja tak henti berkarya. Sebab, manfaat dari berkarya sudah mengantarkan banyak orang sukses dan orang besar. "Percayalah, orang yang berkarya (menulis) akan dibaca banyak orang," katanya. (zaiturrahiem)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari radar madura &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-6874652619170819084?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/6874652619170819084/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/11/abdul-wahid-hasan-dosen-dan-penulis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6874652619170819084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6874652619170819084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/11/abdul-wahid-hasan-dosen-dan-penulis.html' title='Abdul Wahid Hasan, Dosen dan Penulis Buku'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-9164380700900995917</id><published>2008-11-03T17:27:00.000+07:00</published><updated>2008-11-03T17:28:30.112+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>CPNS Daerah untuk D3 dan S1</title><content type='html'>Kabar mengejutkan memang, ternyata untuk semua daerah tidak terkecuali untuk kabupaten Seumenep pada perekrutan CPNS tahun ini hanya diperuntukkan bagi minimal lulusan D3 dan S1. Untuk tingkat dibawahnya seperti SMA, D-1 dan D-2 tidak dialokasikan. Dengan alasan peningkatan mutu Pegawai Negeri Sipil keputusan ini diambil pemerintah pusat untuk setiap daerah. Dimikian info yang di dapat dari jawapos.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-9164380700900995917?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/9164380700900995917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/11/cpns-daerah-untuk-d3-dan-s1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/9164380700900995917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/9164380700900995917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/11/cpns-daerah-untuk-d3-dan-s1.html' title='CPNS Daerah untuk D3 dan S1'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-1140202904270591649</id><published>2008-10-23T17:13:00.000+07:00</published><updated>2008-10-23T17:14:45.277+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>PT Santos Jajaki untuk Penggunaan Lapangan Terbang Trunojoyo</title><content type='html'>PIHAK PT Santos cukup serius untuk menggunakan Lapter Trunojoyo. Perwakilan dari perusahaan migas asal Australia ini kemarin mengunjungi lapter untuk studi kelayakan bandara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi kelayakan ini untuk mengetahui secara detail kondisi bandara yang akan dijadikan tempat landas pesawat PT Santos selama melaksanakan tugas kerjanya di Sumenep. Sebab, jika tidak melalui studi kelayakan terlebih dahulu, dikhawatirkan ada kekurangan yang bisa menghambat penerbangan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasatker Bandara Trunojoyo Dodi Dharma Cahyadi mengatakan, kunjungan pihak PT Santos sebagai penjajakan awal terhadap Bandara Trunojoyo. Penjajakan dilakukan untuk memastikan apakah Bandara Trunoyo bisa digunakan untuk pusat penerbangan pesawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pihaknya belum bisa memberitahukan hasil dari penjajakan tersebut. Alasannya, untuk menentukan bandara penerbangan layak atau tidak, membutuhkan pengkajian dan amatan yang sangat dalam. "Saya belum bisa menegaskan kapan keseimpulan dari bandara tersebut. Kita akan menunggu informasi dari pihak yang melakukan penjajakan," dalihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski nanti Lapter Trunojoyo memenuhi standar penerbangan, jenis pesawat yang cuma bisa beroperasi jenis NASA 212 dan sejenisnya. Selain jenis pesawat itu, pihaknya tidak berani memberikan izin. Alasannya, untuk menjaga kejadian yang tidak dinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadishub Sumenep R Achmad Aminullah mengaku senang menerima kerjasama tersebut. Dengan kerjasama itu diharapkan bisa memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Baik bagi pemerintah dan PT Santos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menegaskan, dari sisi lokasi, Lapter Trunojoyo bisa dianggap memenuhi persyaratan. Hanya, untuk penerbangan kali ini pesawat yang diizinkan mendarat cuma jenis Pelita Air atau helikopter jenis NASA 212. "Meski kami yakin lapangan terbang ini sudah memenuhi syarat penerbangan, namun kami ingin lebih hati-hati," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Wakil Bupati Sumenep Moch. Dahlan mengatakan, kunjungan pihak PT Santos tidak lain untuk melakukan kerjasama dengan pemkab. Hanya, sejauh ini belum dihasilkan kesepakatan yang pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, pesawat yang beroperasi di Lapter Trunojoyo hanya jenis heli kecil saja. Dahlan belum bisa memberikan kepastian apakah pesawat itu dikomersilkan, masih menunggu ketentuan selanjutnya. "Yang jelas, kerja sama ini sudah dikoordinasikan dengan sejumlah instansi terkait," katanya. (mat)&lt;br /&gt;Dikutip dari radar madura &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-1140202904270591649?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/1140202904270591649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/10/pt-santos-jajaki-untuk-penggunaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1140202904270591649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1140202904270591649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/10/pt-santos-jajaki-untuk-penggunaan.html' title='PT Santos Jajaki untuk Penggunaan Lapangan Terbang Trunojoyo'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-1066891738832497276</id><published>2008-10-09T16:54:00.000+07:00</published><updated>2008-10-09T16:55:54.006+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><title type='text'>Pesantren Pasca-Suramadu</title><content type='html'>(Refleksi Kekhawatiran)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M. Ridwan*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMBINCANG pesantren tidak akan pernah lepas dari peran seorang kiai dan santri. Mereka adalah 'suami-istri' yang setia sampai mati. Bahkan sampai hidup lagi. Tanpa keduanya, pesantren tidak akan pernah ada.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiai merupakan ujung pangkal dari gerak vertikal dan harisontal berdirinya dan langgeng tidaknya pesantren berada pada terpaan arus modernitas yang semakin runyam dan sinting. Jika suatu ketika kiai sudah tidak mempunyai power, maka yang akan terjadi ghirah santri juga akan naik-turun. Hal yang seperti itu akan mengakibatkan pudarnya pesona pesantren sendiri. Apalagi dewasa ini kiai sudah mulai cawe-cawe pada dunia politik yang notabene bukan dunianya dan bukan ahlinya. Kiai dalam pesantren akhir-akhir ini sudah mulai melepas atribut 'kiai'-nya dan menggantinya dengan atribut politik yang orientasinya kepada parlementaria, dan merupakan budaya yang tengah ditengarai rame-rame sebagai aji mumpung akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, pertanyaan yang terus menggumpal di benak masyarakat, para santri itu mau dibagaimanakan? Siapa yang akan merawat dan mengasuhnya? Sudah cukupkah para asatidz yang akan manjadi khodim sementara menggantikan posisi sang kiai? Cukupkah ilmunya? Padahal para asatidz masih juga sebatas mondok, sebatas mengabdi yang statusnya sebagai mahasantri. Ini kian hari menjadi polemik berkepanjangan yang akan membengkak jika terus dibiarkan, tentunya pada moralitas santri itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini banyak pesantren sudah kehilangan jati dirinya sebagai wadah penggembleng, mendidik dengan keilmuan ilahianya. Itu karena sang kiai sudah 'melupakan' pesantrennya sebagai tempat tinggalnya. Jika dikonfirmasi, alih-alih punya tangung jawab kebangsaan dan keumatan. Dengan mengorbankan generasi muda seperati itu? Santrinya sendiri? Lalu apa yang akan terjadi jika realitas seperti ini terus dibiarkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini penulis kira akan menggerus semangat para santri untuk eksis menempa ilmu pada sebuah institusi pesantren yang akan berdampak pada kejiwaan dan masa depannya. Siapa yang salah? Tidak perlu mencari kambing hitam yang sudah hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini lahir atas nama kekhawatiran yang kian hari menggumpal dan berkecambah. Terkait juga dengan pembangunan Jembatan Suramadu yang hampir selesai. Yang informasinya pertengahan 2009 sudah harus selesai dan bisa dipakai sesuai harapan. Pascaselesainya pembangunan Suramadu, semua industri -baik disengaja atau pun tidak, akan masuk secara deras tanpa bisa dibendung. Arus industri akan cepat menggilas kondisi sosial budaya yang ada di Madura. Semuanya akan tersulap seperti mengubah huruf-huruf kaligrafi menjadi lebih indah dan menjadi lebih menarik dari oposan luar. Entahlah kalau diseret ke dalam, apakah di penuhi tebing curam yang mengalir darah perih pada setiap sendi dan nadi keberlangsungan hidup masyarakat Madura atau bahkan lebih parah. Kenyataan pahit sebentar lagi akan membentang panjang jika kita terus menerus tidak peka melihat realitas yang sedang berlangsung dan memberikan ruas warna berbeda pada pra-pembangunan Jembatan Suramadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan menjadi kenyataan pahit yang akan menyerbu realitas peradaban dan kebudayaan yang ada di Madura jika beberapa hal di atas dibiarkan tanpa ada satu pihak yang menyikapi secara serius dan sungguh-sungguh dengan niat yang dilahirkan dari kedalaman nuraninya yang paling dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka menjadi satu hal yang niscaya jika pada akhirnya Sumenep (baca: Madura) menjadi kota metropolis yang gagah perkasa dengan dinamika kehidupannya. Tetapi di dalamnya akan kering budaya kultur sekaligus pesona sosial yang ada di Madura pudar tiba-tiba tanpa ada yang merasa eman. Penulis sendiri tidak ikhlas dan kurang sepakat jika dengan diisukannya, ya, semoga hanya benar-benar menjadi isu sinting belaka, bahwa setelah Suramadu rampung, Sumenep, konon akan disulap menjadi kota Pariwisata kedua setelah Bali. Realitas ini benar-benar ngesel pada hati khalayak yang sebagian besar tidak sepakat dengan hal tersebut. Apa kata dunia jika kota santri tiba-tiba berubah menjadi kota maha indah yang digandrungi oleh turis-turis lokal dan mancanegara. Kemudian membawa kebudayaan mereka yang lambat laun akan memengaruhi pola sikap dan etika yang telah menjadi ciri khas orang Madura. Sekali lagi, apa kata dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, ada beberapa hal yang akan penulis tawarkan ke sidang pembaca. Pertama, kiai harus kembali kepada kodratnya. Kiai harus ikhlas hengkang dari kursi politik yang licik. Harus membangun kembali semangat juang yang tinggi dalam ngemong para santri dan masyarakat sekitar terkait merosotnya moralitas bangsa yang sudah berada di titik nadir. Idealisme seorang kiai harus suci dan tidak boleh tergadaikan oleh kepentingan sesaat, apalagi diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, menghidupkan tradisi lama di pesantren. Termasuk memeriahkan kembali pola pengajaran kitab-kitab klasik atau yang lebih dikenal sebagai kitab kuning. Karena pembelajaran kitabiah di pesantren dewasa ini sudah ambruk dibanding tahun-tahun silam. Penulis yakin, dengan menghidupkan tradisi lama tersebut, ruh pesantren akan bersinar terang sepanjang zaman tanpa ada rasa bimbang terhadap arus globalisasi yang tak memiliki ruang kasihan terhadap sebagian kecil yang tak memiliki kaidah khusus sebagai wadah yang rapuh dalam mengemban dan menerima tantangan hidup. Ketiga, memberikan ruang gerak terhadap kreativitas para santri untuk mengembangkan bakat dan minat masing-masing tanpa ada unsur paksaan yang menindas yang ujung-ujungnya akan menghilangkan ghirah belajarnya yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, ini adalah yang terakhir, tentunya dengan melihat kondisi sosial dan realitas yang sedang berlangsung. Artinya, pesantren jangan sampai memisahkan diri dari perkembangan ilmu teknologi yang semakin canggih. Sebab disadari atau tidak, dengan pesatnya iptek jika kita tidak menyiasatinya akan terus dijadikan bulan-bulanan dari pesatnya perkembangan gelombang modernisasi. Setidaknya kita harus menyeimbangkan jika tidak mampu mengungguli. Lebih spesifik lagi, antara IPTEK dan IMTAQ harus beriringan, berbanding lurus, tanpa ada yang mendahului semata-mata menjadi parameter bersama agar ikatan tali kasih keduanya dapat kita rampungkan dalam ikatan kesetiaan sehidup semati. Keduanya layaknya 'suami-istri' yang harus setia sampai mati. Mari bersama-sama perbaiki moral bangsa. Yakin Usaha Sampai. Wallahua'lam Bisshawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari http://www.Jawapos.co.id&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-1066891738832497276?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/1066891738832497276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/10/pesantren-pasca-suramadu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1066891738832497276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1066891738832497276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/10/pesantren-pasca-suramadu.html' title='Pesantren Pasca-Suramadu'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-5611315811014998412</id><published>2008-09-15T20:25:00.000+07:00</published><updated>2008-09-15T20:27:23.037+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Di Balik Gagasan Pembentukan Lembaga Khusus Kepulauan</title><content type='html'>KABUPATEN Sumenep merupakan daerah yang memiliki karakteristik berbeda dari kabupaten lain. Daerah ini memiliki ratusan kepulauan. Beberapa kecamatan ada di kepulauan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan wilayah yang luas, jarak antara pusat kabupaten dengan kepulauan cukup jauh. Butuh perjalanan lama dengan naik kapal. Itu pun tidak setiap hari ada kapal antarpulau berlayar. Kondisi geografis inilah yang membatasi wilayah kepulauan dengan daratan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi geografis ini pula yang membuat adanya perbedaan kecepatan pembangunan di kepulauan. Proses pembangunan di kepulauan jauh tertinggal dibanding daratan. Nah, hal itu kemudian menjadi alasan Panitia Khusus (Pansus) raperda struktur organisasi (SO) DPRD Sumenep untuk membentuk lembaga khusus yang mengurusi masalah kepulauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, gagasan pembentukan lembaga khusus ini sudah lama diwacanakan. Sudah muncul beberapa tahun lalu. Bahkan, pernah muncul gagasan pembentukan kabupaten kepulauan. Tapi, semua itu kemudian tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya, momentum pembahasan SO baru dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali wacana lembaga khusus kepulauan. Melalui tangan anggota pansus, gagasan itu kembali dihidupkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pansus yang saat ini sedang menggodok SO baru akan mengusulkan kepada eksekutif untuk lebih memerhatikan nasib kepulauan. Sebab, pembangunan di kepulauan jauh tertinggal dari daratan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hampir semua teman-teman pansus setuju. Jadi, nantinya ada lembaga teknis yang benar-benar memikirkan dan merencanakan pembangunan di kepulauan. Bisa berupa kantor," kata Wakil Ketua Pansus Raperda SO Malik Effendi kepada koran ini kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, gagasan seperti itu pernah muncul saat perubahan struktur organisasi (SO) pada 2003 lalu. Hanya, kala itu usulan tak mendapat tanggapan positif. "Sekarang, kita munculkan lagi. Rupanya, banyak anggota pansus yang mendukung," ungkap Malik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, lembaga khusus untuk kepulauan perlu dibentuk karena selama ini pengembangan dan pembangunan kepulauan tidak fokus. Akibatnya, kualitas pembagunan hampir semua kecamatan di kepulauan lebih rendah dibanding daratan. Mulai pendidikan, kesehatan, dan sosial. Terlebih lagi kemiskinan, di kepulauan lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, perlu ada konsentrasi pembangunan. Nah, itu bisa dilakukan, jika ada instansi yang khusus mengurusi kepulauan," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Malik, DPRD dan Pemkab Sumenep sejak reformasi lalu sudah melakukan terobosan untuk memercepat pembangunan kepulauan. Namun, hasil evaluasinya, wilayah kepulauan masih tertinggal. Agar lebih efektif, maka perlu dibentuk lembaga teknis daerah yang khusus menangani pembangunan wilayah kepulauan setingkat kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini baru sebatas pembahasan intern (pansus). Setelah itu kita lemparkan usulan itu ke eksekutif. Rencananya, pada 18 sampai 20 September ada pertemuan dengan eksekutif," tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan lembaga khusus itu disetujui pimpinan DPRD Sumenep. "Kami upayakan lembaga khusus itu bisa dibentuk pada SO tahun ini," kata Ketua DPRD Sumenep Abuya Busyro Karim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti pansus, Busyro menjelaskan, lembaga khusus itu perlu dibentuk karena hingga sekarang masih ada kesenjangan antara wilayah kepulauan dengan daratan. Meskipun sejak 10 tahun terakhir ini program pembangunan sudah diformat untuk memercepat pembangunan kepulauan, tapi hasilnya belum signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, pansus sudah memiliki nama untuk lembaga baru itu, yakni kantor penelitian dan pengembangan kepulauan. "Itu bagus untuk peningkatan kepulauan dalam jangka pendek maupun jangka panjang," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk jangka panjangnya, kata dia, bisa saja terobosan tersebut menjadi cikal bakal pembentukan kabupaten kepulauan. "Itu kalau kita nantinya berpikir Madura akan dijadikan provinsi. Maka, harus dipersiapkan mulai sekarang. Kita harus juga berpikir untuk jangka panjang," tandasnya. (ahmad zahrir ridlo) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dicopy dari www.jawapos.co.id&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-5611315811014998412?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/5611315811014998412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/09/di-balik-gagasan-pembentukan-lembaga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5611315811014998412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5611315811014998412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/09/di-balik-gagasan-pembentukan-lembaga.html' title='Di Balik Gagasan Pembentukan Lembaga Khusus Kepulauan'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-6801772296069321088</id><published>2008-09-12T00:15:00.001+07:00</published><updated>2008-09-12T00:17:05.944+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Ratusan Hektare Mangrove Rusak</title><content type='html'>SUMENEP-Kondisi pesisir di sejumlah daerah di kepulauan memprihatinkan. Hal ini menyusul banyaknya pohon mangrove yang rusak. Informasi koran ini, ada sekitar 129 hektare atau 39 persen hutan mangrove di kabupaten ini yang rusak.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerusakan itu ternyata berdampak kepada wilayah pesisir pantai yang belakangan ini banyak mengalami abrasi (pengikisan). Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Kehutanan Dinas Kehutanan dan Perkebubab (Dishutbun) Sumenep, Agus Suprayogi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata dia, kondisi hutan mangrove memang sangat memprihatinkan. Kerusakan itu, kata dia, disebabkan karena beberapa faktor. Antara lain, gangguan alam, seperti gelombang besar dan angin. Kemudian, gangguan fisik seperti hama jenis siput, tiram dan kepiting, yang menyerang pertumbuhan mangrove pada usia muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian juga bisa disebabkan karena gangguan manusia, yakni mengambil daun mangrove untuk makanan ternak sapi dan kayunya digunakan untuk kayu bakar, arang, dan bangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Faktor manusia inilah yang merupakan faktor terbesar rusaknya hutan mangrove," katanya. Sebab, pengambilan daun maupun kayu mangrove itu dilakukan secara membabi buta, tanpa memikirkan dampak negatifnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi kondisi hutan mangrove yang semakin tahun memprihatinkan, pihaknya akan mendata ulang lokasi hutan mangrove yang rusak maupun yang berpotensi untuk ditanami mangrove.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, pihaknya akan menganggarkan dana penanaman mangrove itu. Dana itu bisa dialokasikan melalui APBD maupun APBN. "Sehingga, diharapkan kerusakan hutan mangrove ini tidak berdampak kepada kehidupan masyarakat pesisir," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus menambahkan, anggaran itu akan secepatnya dilakukan, sebab dampak dari rusaknya hutan mangrove tersebut menyebabkan dua lokasi sudah dilanda abrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti di sepanjang pesisir pantai Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kepulauan Sapudi. Di sana, abrasinya mencapai 100 meter, dan Desa Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto abrasinya sudah mencapai 25 meter. "Ini yang perlu penanganan serius," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, luas hutan mangrove di Kabupaten Sumenep selama tahun 2004-2007, sebanyak 330 Ha. Namun kondisi yang masih baik hingga saat ini, hanya 66 Ha. Sedangkan sisanya 129 Ha rusak dan 135 Ha tergolong sedang. (zr/fiq)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dicopy dari &lt;a href="http://www.blogger.com/Jawapos.co.id%20"&gt;Radar Madura&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-6801772296069321088?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/6801772296069321088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/09/ratusan-hektare-mangrove-rusak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6801772296069321088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6801772296069321088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/09/ratusan-hektare-mangrove-rusak.html' title='Ratusan Hektare Mangrove Rusak'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-6612283435499729660</id><published>2008-09-11T20:35:00.003+07:00</published><updated>2008-09-11T20:41:47.701+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Website Ponpes Al-Amien Sumenep</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://al-amien.ac.id"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SMkfr3mpEJI/AAAAAAAAAC0/l-woLT9xKdo/s200/al-amin.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244758079570514066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah ditunggu-tunggu akhirnya Pondok Pesantren Modern &lt;a href="http://al-amien.ac.id"&gt;Al-Amien&lt;/a&gt; Sumenep hadir juga di dunia maya. Entah memang sudah lama atau kami yang kurang tahu, tapi yang jelas kami baru mengetahui hal ini. Untuk itu, kami sumenep-blog mengucapkah Ahlan Wasahlan dan semoga maju dan jaya selamanya, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembentukan akhlaq generasi bangsa. Amin &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang mau mengunjungi situs Ponpes Al-Amien silahkan melanjutkan di link berikut ini &lt;a href="http://al-amien.ac.id"&gt;http://al-amien.ac.id &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-6612283435499729660?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/6612283435499729660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/09/website-ponpes-al-amien-sumenep.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6612283435499729660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6612283435499729660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/09/website-ponpes-al-amien-sumenep.html' title='Website Ponpes Al-Amien Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SMkfr3mpEJI/AAAAAAAAAC0/l-woLT9xKdo/s72-c/al-amin.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-1194254331686617753</id><published>2008-08-27T16:22:00.001+07:00</published><updated>2008-08-27T16:24:15.197+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><title type='text'>Prospek Madura Cerah</title><content type='html'>SUDAH dua tahun belakangan ini Dr Ir RB Fattah Jasin MS menjabat Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Namun, dalam kurun waktu relatif singkat, pria kelahiran Sumenep, 25 April 1962 ini sudah paham kondisi perekonomian di provinsi dengan 38 kabupaten/kota ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk perkembangan perekenomian di Madura. Menurut Fattah, Madura memiliki peranan yang cukup kuat dalam roda perekonomian di Jawa Timur. Nah, jika dikaitkan dengan faktor dan indikator perekonomian, maka prospek kemajuan perekonomian di Madura sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau melihat indikator perekmonomian di Madura, besar sekali kesempatan untuk maju. Madura bisa dibilang kuat diberbagai sektor. Baik sektor pertanian, maupun migas (minyak dan gas bumi, Red) yang sekarang mulai digarap," terang putra pasangan Drs RP Mohammad Taha dan Hj Kunti Imaniah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fattah menjelaskan, booming­-nya eksplorasi migas di Madura didasarkan berbagai penelitian. Hasil penelitian tersebut sudah cukup untuk menjadi acuan pencarian migas di berbagai daratan maupun di perairan Pulau Madura. Kini, sedikitnya tiga kontraktor eksplorasi migas sedang melakukan kegiatan eksplorasi daerah berjuluk pulau garam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dilihat dari prospek perminyakan dan gas, Madura sudah bisa kaya. Pertumbuhan perekonomiannya memiliki prospek cerah," tegasnya. Sebab, seperempat wilayah Madura terdiri dari daratan, sisanya terdiri dari laut. Dengan demikian, jika Madura banyak memiliki sumber migas di wilayah perairan, maka, Madura akan menjadi daerah baru penghasil migas terbesar di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan bisa tercapai? Menurut alumni S1 Universitas Negeri Jember (Unej) ini hanya masalah waktu. Namun, hal tersebut bisa menjadi hal berat jika tidak didukung infrastuktur yang memadai. Artinya, menentukan target kemajuan perekonomian daerah akan sulit meskipun daerah memiliki sumber daya alam (SDA) melimpah. Sebab, tidak bisa dipungkiri bahwa faktor sarana dan prasarana sangat mendukung mobiltas ekonomi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita bisa melihat satu daerah kaya SDA, tapi tidak berberdaya karena infrastrukturnya kurang memadai. Nah, untuk menentukan kapan potensi itu bisa mengangkat perekonomian juga sulit. Kecuali, mulai ada pembanguan infrastruktur," terang pejabat yang punya hobi tenis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, urai Fattah, pengusaha pertanian punya komitmen dengan perusahaan lain untuk memenuhi permintaan. Mau tidak mau, pengusaha pertanian kesulitan akses transportasi. Akhirnya, tersendat-sendatnya pasokan dari pengusaha membuat perusahaan yang menjalin kerja sama dengannya memutus hubungan kerja. Sehingga, infrastruktur memiliki peran penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menurut saya, jalan keluarnya harus ada infrastruktur dulu. Baru bisa ditargetkan kapan kekayaan SDA suatu daerah akan berpengaruh besar terhadap perekonomian," jelasnya. Di Madura, lanjut Fattah, keberadaan jembatan Suramadu sangat membantu memajukan perekonomian di Madura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, jika Jembatan Suramadu selesai, kemajuan di Madura hanya menghitung waktu. Terutama Pemprov bekerjasama dengan pemkab dan pusat mengatur arah perkembangan tersebut. Tidak hanya perkabupaten. Melainkan integral Madura sebagai pulau dan satu-kesatuan. "Yang pasti, ada aturan pengembangan wilayah. Tentunya pengaturan bidang perencanaan pembangunan ekonominya," papar suami Ir Siti Rohani ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, Madura memerlukan perlakuan khusus untuk meingkatkan kesejahteraan masyarakat secara ekonomi. Sebab, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) di Madura tergolong rendah dibandingkan daerah lain di Jawa Timur. Rendahnya tingkat PDB berdampak pada kecilnya penyerapan tenaga kerja. Serta banyaknya masyarakat yang hidup di bawah rata-rata ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemrov sudah melakukan berbagai cara untuk meningkatkan PDB. Diantaranya pendelegasian wewenang sebagai amanat otonomi daerah pada pemkab. Selanjutnya, pemkab yang harus peka melihat gejala masyarakat. Apa yang harus diselesaikan dan potensi apa yang perlu dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tergantung kepentingan dan analisa pemkab masing-masing dalam mengelola daerahnya. Sedangkan pemprov memback-up kebutuhan infrastruktur yang harus dipenuhi," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, pemkab harus berpedoman pada rencana tata ruang wilayah (RTRW) provinsi. Sebab, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kerja pemerintah secara integral terkandung dalam RTRW. "RTRW provinsi sudah mengarah pada potensi yang ada di masing-masing daerah. Tinggal bagaimana pengolahan di daerah sendiri. Hampir semua potensi kita cover. Mulai pertanian, industri, migas, perumahan, pemukiman, sampai pariwisata," pungkasnya. (nra/tra)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dicopy dari &lt;a href="http://www.jawapos.com/"&gt;jawapos&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-1194254331686617753?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/1194254331686617753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/prospek-madura-cerah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1194254331686617753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1194254331686617753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/prospek-madura-cerah.html' title='Prospek Madura Cerah'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-2837145223564151849</id><published>2008-08-21T10:53:00.000+07:00</published><updated>2008-08-21T10:57:09.914+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Pondok Pesantren As Salafiyah, Sera Barat, Bluto, Sumenep</title><content type='html'>Pondok Pesantren As Salafiyah termasuk salah satu pesantren yang menerapkan sistem salafiyah. Yakni, segala kurikulum dan metode yang dipergunakan didalamnya menggunakan bahasa kitabiyah. Bahkan, santri diharuskan membaca kitab-kitab bertuliskan arab.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesantren di Desa Sera Barat, Kecamatan Bluto ini didirikan sekitar 1960 oleh KH Mohammad Zain (alm). Sejak awal berdiri, pesantren ini komitmen untuk menerapkan metode penguasaan ilmu agama saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kiai Moh Subki dari keluarga pesantren, komitmen itu sesuai dengan permintaan masyarakat sekitarnya. Sebelum berdiri, Kiai Mohammad Zain enggan menerima permintaan masyarakat. Dengan alasan, dirinya masih awam mengenai persoalan agama. "Beliau (Kiai Zain, Red) menolak dengan cara halus," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, lanjutnya, semakin ditolak, masyarakat semakin memberi kepercayaan kepada beliau. Sehingga, sekitar 1960 didirikan pesantren As Salafiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tahun ke tahun, keberadaan pesantren semakin dikenal banyak kalangan. Sehingga, sejumlah masyarakat mulai memondokkan putranya ke pesantren ini. Pada 1980-an, dibangun asrama dan gedung tempat santri belajar. "Dengan fasiltas tersebut, para santri lebih betah menekuni bidang keilmuan," jelas Kiai Subki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Ponpes As Salafiyah mulai merenovasi, namun tujuan dasar pesantren sebagai lembaga keagamaan bersistem salafiyah tidak pernah hilang. Setiap hari, usai sholat lima waktu, semua santri diharuskan mengaji kitab kuning. Baik yang sifatnya membaca langsung atau mendengarkan dari pengasuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini, lembaga pendidikan yang dimiliki pesantren As Salafiyah beragam. Mulai tingkat raudlatul adfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Madrasah Tsnawiyah (MTs). Jumlah santri 125 orang. Sejak wafatnya KH Mohammad Zain, kendali pesantren dijalankan KH Ahmad Daidla'i. (*/tra)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber klik di &lt;a href="http://jawapos.co.id/"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-2837145223564151849?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/2837145223564151849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/pondok-pesantren-as-salafiyah-sera.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2837145223564151849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2837145223564151849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/pondok-pesantren-as-salafiyah-sera.html' title='Pondok Pesantren As Salafiyah, Sera Barat, Bluto, Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-5492948949344749492</id><published>2008-08-17T21:39:00.001+07:00</published><updated>2008-08-17T21:42:54.674+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>R. Musaid Seorang Pejuang dan Budayawan</title><content type='html'>Diantara rekaman sejarah tentang Pulau Madura ternyata Babad Sumenep menjadi dokumen penting yang bisa dijadikan literatur awal untuk mempelajari madura khususnya sumenep secara lebih mendalam.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raden Musaid adalah Sastrawan Legendaris yang berjasa menulis Babad Sumenep. Awalnya penulisan tersebut dimaksudkan sebagai upaya pelurusan sejarah terutama sejarah islam di sumenep dalam bingkai dinamika hubungan antar etnik yang berlangsung damai. Dalam Babad itu digambarkan pula tumbuh kembang sebuah komunitas masyarakat berperadaban dan berperilaku elok yang disebut Bangselok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai Budayawan dan Pejuang secara cerdik Raden Musaid berupaya mengobarkan semangat perjuangan anti penjajahan kolonial belanda melalui simbol dan kiasan yang banyak terdapat dalam Babad yang dikarangnya, buku tersebut memang ditulis menggunakan Bahasa Madura dengan Aksara Jawa sehingga praktis pihak belanda menjadi gagap dalam menangkap maksud rahasia sang penulis, sebaliknya pemerintah hindia belanda memberikan apresiasi yang tinggi dan penghargaan kepada Raden Musaid berupa sejumlah Gulden dan sebuah Gelar “WERDISASTRO” .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itulah Raden Musaid dikenal sebagai R. Musaid Werdisastro, ketika tarikh masehi menginjak 15 Pebruari 1914 Naskah Babad Sumenep tersebut naik cetak dan diterbitkan oleh Balai Pustaka sehingga anggapan Raden Musaid sebagai sastrawan lokal menjadi terbantahkan, Babad Sumenep menjadi sebuah naskah budaya yang memperkaya khazanah budaya dan sejarah bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat Beragama yang menjadi Pelita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raden Musaid yang budayawan dan cendikiawan memiliki kedekatan dengan Kyai Haji Mas Mansur yang berdarah Sumenep, dalam berbagai biografi disebutkan bahwa KH Mas Achmad Marzuki (ayahanda Mas Mansur) terhitung masih keturunan dari bangsawan Sumenep. Sebagai ulama muda yang kharismatik Kyai Haji Mas Mansur berhasil membawakan kehalusan dakwah yang menyentuh sehingga memberi pengaruh yang luarbiasa kepada pribadi Raden Musaid, beliau memilih jalan yang tidak biasa ditempuh oleh kebanyakan budayawan dan kaum adat yang mengambil jarak atas gerakan dakwah, semangatnya justru meluap – luap untuk mengikuti cara beragama yang diajarkan oleh mas mansur yang berusaha menempatkan agama dan budaya secara proporsional tanpa mengesampingkan adat / budaya yang bersendi syara’ dan berpilar kitabullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raden Musaid menjadi penggerak pengembangan Muhammadiyah di Sumenep, beliau secara tegas menolak dikotomi NU-Muhammadiyah, menurutnya NU-Muhammadiyah atau Ormas keagamaan lainnya sama – sama bisa menjadi jembatan pergerakan berbasis keagamaan yang bisa mengantarkan ummat menggapai pencerahan spiritual. Dukungan untuk mengembangkan Muhammadiyah di Ujung timur Pulau Madura itu datang dari keluarga besarnya juga dari Kyai Haji Mas Mansur yang menjadi konsul Muhammadiyah Jawa Timur di Surabaya dan kemudian terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Muhammadiyah (1937 – 1943).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R. Muhammad Saleh Werdisastro, Berkarya Hingga Tutup Usia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat untuk mengikuti jejak perjuangan dan pergerakan sang ayah menitis dalam jiwa Muhammad Saleh Werdisastro, salah seorang putera Raden Musaid yang pada akhirnya terkenal sebagai salah satu putera Sumenep yang mendapatkan pengakuan dari Pemerintah sebagai Pahlawan Nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;muhammad-saleh-werdisastro-bulan-bintang-media.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Saleh Werdisastro memulai karir sebagai pendidik dan aktivis Muhammadiyah selanjutnya beliau mulai menapaki berbagai karir dengan cemerlang tanpa meninggalkan panggilan jiwanya sebagai pendidik dan aktivis pergerakan. Bakat dan jiwa perjuangannya terasah sejak memimpin kepanduan Hizbul Wathon di Madura, Karirnya sebagai prajurit bermula dengan bergabung dalam laskar hizbullah kemudian bergabung sebagai milisi PETA dan terpilih sebagai Dai Dancho (Komandan Batalyon) Dai Yang II Yogyakarta pada tahun 1943 bersama dengan beberapa tokoh lainnya seperti Soedirman (Kemudian menjadi Panglima Besar TNI), Kyai Muhammad Idris, Kyai Doeryatman, Soetaklaksana, Kasman Singodimejo, Moelyadi Djojomartono, dan lain-lain. Setelah PETA dibubarkan maka mulailah Karirnya sebagai politisi dengan menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Indonesia (KNI) daerah Yogyakarta (1945) dan dikukuhkan sebagai anggota KNIP (1946).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karirnya sebagai pamong bersinar ketika menjabat Walikota Yogyakarta (1950), di Yogyakarta itulah beliau dipercaya sebagai anggota Tanwir Muhammadiyah Pusat dan turut pula menjadi penggagas berdirinya Universitas Gajah Mada (UGM), selanjutnya beliau menjabat Walikota Surakarta selama dua periode (1951 – 1958) dan kemudian menjabat Residen Kedu yang berkedudukan di Magelang (1959 – 1964) hingga pensiun dengan pangkat Gubernur dan Wafat di Yogyakarta pada tahun 1966.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak militer meminta jenazah Muhammad Saleh Werdisastro dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki Yogyakarta karena almarhum adalah seorang pejuang yang memiliki Bintang Gerilya sementara pihak Muhammadiyah menolak karena Muhammad Saleh Werdisastro begitu besar jasanya kepada Muhammadiyah sehingga untuk menghormatinya, jenazah beliau dimakamkan berdampingan dengan pendiri Muhammadiyah lainnya, Kyai Haji Achmad Dahlan di pemakaman Karangkajen Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana ayahnya yang dekat dengan Kyai Haji Mas Mansur maka R. Muhammad Saleh Werdisastro juga merasakan tempaan dari seorang Mas Mansur yang demikian berbekas sehingga nama sang guru pergerakan itupun diabadikan sebagai nama putera pertamanya Ir. R. Muhammad Mansur Werdisastro. Dalam beberapa tajuk biografi Muhammad Saleh Werdisastro tertulis “Residen Kebanggaan Muhammadyah”, penggambaran tersebut seolah - olah hanya membatasi beliau sebagai tokoh muhammadiyah padahal perjuangannya tidak pernah secara khusus didedikasikan bagi Muhammadiyah melainkan demi meraih kemaslahatan yang bersifat universal untuk ummat, bangsa dan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Hakam , Pijar dakwah yang berpendar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena minimnya tenaga dakwah di Sumenep pada sekitar tahun tiga puluhan maka Raden Musaid meminta bantuan kepada Kyai Haji Mas Mansur yang segera dijawab dengan dikirimkannya beberapa tenaga dakwah yang salah satunya adalah Abdul Kadir Muhammad (AKM), salah seorang murid sekaligus keponakan KH Mas Mansur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdul Kadir dibesarkan dalam lingkungan agamis yang pluralis, sang ayah KH Mas Muhammad menitipkannya untuk dididik oleh adiknya yaitu Kyai Haji Mas Mansur sementara saudara Abdul Kadir yang lain ada yang mendapatkan didikan langsung dari Hasan Gipo, Ketua Tanfidziah NU pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Besar Sagipodin (Bani Gipo) memang memiliki akar yang kuat di kalangan Muhammadiyah maupun Nahdlatul Ulama, Kedua Cucu Sagipodin yakni KH Mas Mansur dan KH. Hasan Basri (Hasan Gipo) merupakan dua tokoh penting dalam pertumbuhan Muhammadiyah dan NU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kyai-haji-mas-mansur-dalam-bulan-bintang-media.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Pulau Madura, Abdul Kadir memulai berdakwah dari lingkungan keluarga besar Raden Musaid, keberadaannya cepat bisa diterima dan akrab disapa dengan sebutan “Ustadz”, beliau juga berdakwah di lingkungan Masjid Jamik Sumenep. Demikianlah Ustadz Abdul Kadir Muhammad yang ber-etnis Jawa ternyata sangat memahami karakteristik orang madura dan terbukti fasih dalam berbahasa madura sehingga tidak mengalami kesulitan dalam berinteraksi dalam komunitas yang berbahasa dan berbudaya madura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meneguhkan perjalanan dakwahnya di Sumenep maka Ustadz Hakam kemudian menikahi R. Fatimatuz Zahro yang tak lain adalah cucu R. Musaid dari Puteranya R. Tajibuddin Werdisastro yang dikenal sebagai pamong terpandang di Sumenep yang berperan dalam menggubah Babad Sumenep menjadi ber-aksara latin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menyikapi perbedaan corak keberagamaan Ustadz Hakam selalu menekankan pentingnya mencari persamaan serta memperkuat ukhuwah wathoniah diantara ummah. Seperti halnya R. Muhammad Saleh Werdisastro yang peduli terhadap pendidikan kaum pribumi maka beliau juga merancang Home Schooling serta membuat sebuah perpustakaan dengan koleksi buku – buku pribadinya yang terbilang sangat banyak untuk ukuran perpustakaan pribadi, selain aktif berdakwah ustadz hakam juga meniti karir dari bawah di lingkungan Departemen Agama, pada pertengahan tahun lima puluhan ditugaskan sebagai kepala Kantor Urusan Agama Maluku Tenggara, sekembalinya dari tanah Maluku cita –citanya makin menguat untuk mengembangkan pendidikan yang berbasis agama, pada periode tahun enam puluhan beliau dipercaya untuk mengembangkan Pondok Pesantren Modern Panarukan dan mulai merintis pengembangan dakwah di pulau – pulau kecil di sekitar Madura, terakhir KH Abdul Kadir Muhammad menjadi Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Modern Islam (YPPMI) Pulau Kangean dan terus berdakwah hingga akhir hayatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis perlu menggaris bawahi peran Raden Musaid yang sangat besar dalam membuka jalan bagi pengembangan dakwah Islam di Tanah Madura, selebihnya tulisan ini bersifat rintisan sehingga penulis menyadari banyaknya kekurangan atas rekaman – rekaman peristiwa dalam paparan diatas sehingga diharapkan bantuan dari berbagai pihak untuk dapat melengkapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya semoga kita bisa belajar dari catatan perjalanan hidup Raden Musaid yang Budayawan, Muhammad Saleh Werdisastro yang Birokrat dan Ustadz Hakam yang Ulama yang masing – masing sangatlah profesional di bidangnya. Kemudian yang terlintas adalah tanda tanya, bisakah kita turut mengambil bagian dalam meneruskan perjuangan dan pergerakan yang takkan bisa terpadamkan ??? Wallahu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber klik di &lt;a href="http://dunia.pelajar-islam.or.id/?cat=346"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-5492948949344749492?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/5492948949344749492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/r-musaid-seorang-pejuang-dan-budayawan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5492948949344749492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5492948949344749492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/r-musaid-seorang-pejuang-dan-budayawan.html' title='R. Musaid Seorang Pejuang dan Budayawan'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-6651309891366738916</id><published>2008-08-16T19:44:00.001+07:00</published><updated>2008-08-16T19:58:38.857+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><title type='text'>Jangan Malu Mengaku Madura</title><content type='html'>PEMUDA Madura jangan pernah malu mengaku dirinya berasal dari Madura. Sebab, ada nilai tambah tersendiri bagi mereka yang bangga mengakui kedaerahannya. Bukan untuk hal yang negatif. Tapi justru menghilangkan penilaian negatif yang sering dilontarkan banyak kalangan. Dengan karya nyata yang positif, pemuda Madura dengan sendirinya mementahkan pandangan orang lain tentang Madura yang tidak baik.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian disampaikan Muhammad Rodlin Billah. Pemuda yang pada 16 April 2008 lalu genap berusia 22 tahun ini banyak pengalaman menarik yang membuatnya bangga menjadi bagian dari Madura. Meskipun dia tidak dilahirkan lahir di tanah keahiran orang tuanya. Salah satunya, saat dia mengikuti tes wawancara program pertukaran pemuda Indonesia-Canada beberapa bulan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam wawancara, ada satu sesi yang mengharuskan semua peserta memresentasika siapa dan dari mana asal mereka. Seperti peserta lainnya, Oding -sapannya, menulis riwayat hidupnya. Dalam presentasinya, terungkap bahwa dia warga yang memiliki darah Madura dari ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya memang menerangkan bahwa saya adalah orang Madura. Meskipun dilahirkan di Jombang. Saya mengunggulkan Madura sebagai daerah karena memiliki banyak potensi, kesenian, dan karakter manusia yang khas," kenangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar pemaparannya, peserta dan panitia terkesan dengan apa yang disampaikan. Bahkan, dia dinilai unik dan memiliki nilai tambah diantara peserta lain yang juga berasal dari Jawa Timur. Selain memiliki pengetahuan banyak tentang Madura, Oding juga memiliki wawasan luas tentang provinsi Jatim dalam. "Waktu itu, banyak yang tidak menyangka saya anak Madura," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana setelah mereka tahu? semua yang hadiruntuk bernyanyi lagu Madura. Diapun dengan fasih menyanyikan salah satu lagu Madura yang sudah banyak dikenal masyarakat. Yaitu Ngapote. "Begitu tahu saya anak Madura, mereka minta saya nyanyi lagu Madura. Semuanya baik-baik saja. Komunikasi juga tetap lancar. Mungkin karena saya lama di Surabaya," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, sambungnya, titik beratnya sebagai pemuda yang memiliki darah Madura bukan pada komunikasi. Melainkan pembentukan kesan bahwa pemuda Madura juga bisa membuktikan dirinya bisa berada di tengah masyarakat. Dengan demikian, dia mengimbau kepada pemuda maupun pemudi Madura tidak segan, malu, atau rendah diri karena berasal dari Madura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau bukan generasi dari Madura, lalu siapa yang akan mengangkat harkat dan martabat masyarakat Madura. Kalau buruk kita perbaiki. Kalau negatif kita isi dengan hal-hal yang positif. Pokoknya, jangan sekali-kali merasa rendah diri," katanya mengingatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, segala sesuatu yang akan disumbangka oleh pemuda akan berdampak langsung pada Madura. Misalnya, ada pemuda Madura yang ahli dalam tekhnologi, maka secara langsung pemuda itu akan membongkar nilai atau anggapan bahwa masyarakat Madura gagap tekhnologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang penting kita bisa membuktikan diri kita dihadapan orang lain. Apapun profesinya, strata, dan posisi di masyarakat, pemuda Madura harus bisa memberikan sumbangan positif. Bukan sekedar memeroleh pengakuan. Tapi juga bekal menggantikan pemimpin kelak jika sudah waktunya," terang pecinta olahraga Tae Kwondo ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua juga punya andil besar dalam pembentukan karakter anak. Menanamkan pada putra putrinya agar bisa memberikan manfaat pada orang lain mutlak diperlukan. Kepekaan sosial anak sangat tergantung pada apa yang ditanamkan orang tua dalam pendidikannya di rumah. Sebab, jika orang tua hanya membiarkan anak tumbuh dalam lingkungannya secara mandiri. Imbasnya, anak sulit menemukan arah bagaimana bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri, orang lain, bangsa, negara, dan agamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebenarnya sederhana saja. Membiasakan anak bersyukur atas apa yang diberikan Tuhan sudah cukup. Dengan begitu mereka akan melihat banyak yang lebih tidak beruntung. Kepekaan sosialnya akan terbuka, dan dia akan mulai memberikan kontribusi kepada masyarakat," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sambung Oding, pemuda tidak hanya berani bicara tanpa kerja nyata. Langkah yang bisa diambil oleh pemuda misalnya bergabung dengan organisasi-organisasi kepemudaan. "Saya yakin, organisasi apapun pasti berupaya memberikan kontribusi positif pada masyarakat. Terlepas masalah ideologi, saya yakin maksud mereka baik," tegas pemuda hitam manis ini. (nra/tra)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-6651309891366738916?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/6651309891366738916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/jangan-malu-mengaku-madura.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6651309891366738916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6651309891366738916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/jangan-malu-mengaku-madura.html' title='Jangan Malu Mengaku Madura'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-6022600129788055091</id><published>2008-08-16T19:38:00.002+07:00</published><updated>2008-08-16T19:42:16.715+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Pondok Pesantren Darmaniyah, Bilapora Rebba,  Lenteng</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lenteng&lt;/span&gt;: Memertahankan hasil kemajuan lama yang baik, dan mengambil kemajuan baru yang lebih baik. Demikianlah peran yang dijalankan Pondok Pesantren (Ponpes) Darmaniyah. Sebagai lembaga keagamaan, pesantren di Desa Bilapora Rebba, Kecamatan Lenteng ini tidak pernah berhenti menyuarakan semangat amar makruf nahi mungkar.Pendirinya Ikut Berjuang Melawan Penjajah. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan semangat perjuangan meninggikan kalimat Allah (li i'laa kalimatillah), pada 1940, KH Zainal Abidin mendirikan Ponpes Darmaniyah. Menurut informasi, pesantren ini termasuk salah satu pesantren tertua di wilayah Lenteng. Tepatnya di Kampung Darman, Desa Bilaporah Rebba, Kecamatan Lenteng, Sumenep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiai Achmad Abbasi, cucu KH Zainal Abidin, menjelaskan, sebelum mendirikan pesantren, pengasuh meminta restu kepada sejumlah tokoh masyarakat di desa itu. Bahkan, Kiai Zainal minta restu kepada sejumlah gurunya di dalam ataupun di luar Madura. "Hal itu dilakukan kakek agar menjadi pesantren yang mampu berdiri kokoh dan bermanfaat bagi semua umat," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ra Abbasi -Sapaan akrab Kiai Achmad Abbasi, Desa Darman termasuk salah satu areal yang pernah di datangi penjajah. Bahkan, kisahnya, suatu ketika terjadi kontak fisik antara penjajah dengan masyarakat. Dan Kiai Zainal sempat menjadi incaran antek-antek penjajah. Sebab, pendiri pesantren Darmaniyah ini dinilai selalu melawan penjajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, beliau memang termasuk salah seorang pejuang yang gigih. Meski sering diteror, Kiai Zainal tetap menyerukan untuk melawan penjajah. "Kakek menjadikan pesantren ini untuk menggembleng kader pejuang," kenangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun demi tahun, setelah Kiai Zainal wafat, sekitar 1980, wajah pesantren mengalami perubahan. Sehingga membuat pesantren ini semakin dikenal masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika awalnya pesantren Darmaniyah hanya terfokus pada penguasaan ilmu agama, tahun berikutnya memasukkan pengetahuan ilmu umum. Pada 1990, pesantren ini sudah mempunyai lembaga pendidikan dari semua tingkatan. Mulai tingkat raudlatul adfal (RA), madrasah ibtidaiyah (MI), masdrasah tsanawiyah (MTs) dan madrasah aliyah (MA). Sedangkan jumlah santri mencapai 450 orang putra dan putri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ra Abbasi menegaskan, lembaga yang didirikan menjadi media belajar bagi semua santri. Di lembaga itulah mereka bisa berproses. Dengan demikian, harapan menciptakan generasi berilmu, beriman, berpengalaman luas tercapai. "Kami ingin semua santri menjadi generasi yang ulul albab," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan, sejak Kiai Zainal wafat, pengelolaan pesantren ditangani putra dan menantunya. Yaitu, KH Zammil, KH Thoyyin, KH Basyir AS, Kiai Imam Syafie. Selain itu KH Fathoni, Kiai Hamdi Hamid, Kiai Burhan, Kiai Taifur, Kiai Raji, Ny Hj, Marwa, Ny Hj. Riyadlah, Ny Hj. Khalifah, dan Ny. Hj. Luthfiyah. (*/tra)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber klik di &lt;a href="http://jawapos.co.id/"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-6022600129788055091?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/6022600129788055091/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/pondok-pesantren-darmaniyah-bilapora.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6022600129788055091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6022600129788055091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/pondok-pesantren-darmaniyah-bilapora.html' title='Pondok Pesantren Darmaniyah, Bilapora Rebba,  Lenteng'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-2740547612830469615</id><published>2008-08-11T16:32:00.001+07:00</published><updated>2008-08-11T16:34:35.653+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini/Artikel'/><title type='text'>Ada Bahaya Prostitusi di Madura</title><content type='html'>TIDAK lama lagi, Madura akan menjadi salahsatu pulau yang padat berbagai aktivitas ketika jembatan Suramadu dioperasikan. Baik pendidikan, perdagangan, indutri serta kegiatan lainnya. Namun, satu hal perlu diperhatikan. Yaitu prostitusi yang lebih dikenal dengan bisnis esek-esek.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan studi literatur yang dilakukan Drs H.A Sunarto AS MEi, Dosen Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel, Surabaya, bisnis haram tidak bisa dihilangkan hampir di semua daerah yang memiliki aktivitas tinggi. Bahkan, kata akademisi berdarah Madura ini, ada yang menyatakan jika prostitusi menjadi salah satu penyumbang kemajuan satu daerah. Buktinya, aktivitas ekonomi di lokalisasi berpengaruh pada aktivitas ekonomi di wilayah sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di beberapa kota-kota besar, prostitusi menjadi salahsatu penunjang aktivitas ekonomi. Sebab, peredaran uang di bisnis itu (prostitusi, Red) relatif banyak. Sehingga, pertumbuhan ekonomi di areal prostitusi sangat cepat. Sehingga menyebar ke lingkungan sekitarnya," jelas putra H Supat asal Kabupaten Sumenep ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prostitusi, terang Sunarto, merupakan hal yang harus dihindari masyarakat Madura yang dikenal agamis dan taat. Sebab, dampak negatifnya sangat besar jika terlanjur hidup dan berkembang di bumi Madura. Tidak hanya generasi muda yang teracuni. Tapi mereka yang sudah tua bisa menganggapnya asyik. "Belum lagi ditambah oknum yang mencari keuntungan dari bisnis itu," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun secara moral sangat merugikan, ada pihak yang merasa diuntungkan secara material dari bisnis esek-esek. Keuntungan materi akan melahirkan resistensi beberapa pihak ketika ada usaha menghentikan dan membumi hanguskan pelacuran. "Yang untung ya mereka yang ikut andil dalam bisnis itu. Tapi ada juga yang secara sembunyi-sembunyi. Sebab, peredaran uang di bisnis ini cukup besar," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jakarta atau Surabaya misalnya. Dua kota besar ini sudah lama berkembang bisnis prostitusi. Pemerintah di kedua kota metropolis ini telah mengupayakan penertiban. Namun tidak pernah berhasil. Bahkan, makin tumbuh bagai jamur dimusim hujan. Akhirnya, langkah yang diambil adalah menempatkan mereka di lokasi khusus. Tujuannya menghindari semakin luasnya dampak negatif yang akan ditimbulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pertanyaannya, apakah lokalisasi kemudian menjadi solusi atau jaminan dampak negatif prostitusi tidak menyebar?," sergahnya. Menurut dia, beberapa kalangan justru menilai lokalisasi prostitusi menjadi surga bagi penjaja seks dan pembelinya. Sebab, mereka bebas melakukan transaksi tanpa rasa takut maupun rasa bersalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, ada wanita tuna sulsila (WTS) enggan hidup di prostitusi karena ramainya persaingan. Mereka memutuskan keluar dan menjajakan tubuhnya di tempat lain. "Inilah yang patut menjadi perhatian bersama. Pertama, jangan sampai prostitusi masuk ke Madura. Kedua, kita jangan sampai memberlakukan mereka yang sudah terlanjur terlibat secara salah,"imbaunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut suami Hj Latifah Sanuri ini, pada dasarnya pelacuran dan semua yang terlibat dalam bisnis tersebut merupakan orang-orang putus asa dan tidak memiliki kesempatan. Pelacuran dan bisnisnya merupakan hal termudah untuk bisa memertahankan hidup di tengah kebutuhan yang semakin meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Narto menganjurkan berbagai pihak benar-benar memersiapkan sumber daya manusianya dengan baik. Sehingga, kesempatan mereka untuk mendapatkan hasil di jalan yang benar terbuka lebar. Di samping itu, para tokoh agama senantiasa berkomunikasi dan memberi pencerahan rohani kepada masyarakat agar jangan sampai jatuh ke lubang yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kebutuhan yang terpenuhi dan tingkat kesadaran beragama yang tinggi Insyaallah akan menghindarkan masyarakat Madura dari prostitusi," tukasnya. (nra/tra)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber klik di &lt;a href="http://www.jawapos.com/"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-2740547612830469615?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/2740547612830469615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/ada-bahaya-prostitusi-di-madura.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2740547612830469615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/2740547612830469615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/ada-bahaya-prostitusi-di-madura.html' title='Ada Bahaya Prostitusi di Madura'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-3826341001403607595</id><published>2008-08-11T16:24:00.002+07:00</published><updated>2008-08-11T16:27:32.146+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><title type='text'>Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Angsana,  Lenteng, Sumenep</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lenteng&lt;/span&gt;: Sejak awal, Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum, Desa Angsana, Kecamatan Lenteng berkomitmen mencetak santri mahir ilmu agama. Alasannya, pengetahuan agama akan menjadi benteng moral ketika terjun ke tengah-tengah masyarakat. Sehingga, semua santri diwajibkan menekuni disiplin ilmu kegamaan. Bagaimana perjalanannya?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menyaksikan pesantren Darul Ulum seperti melihat taman kecil di sebuah lukisan. Alasannya, kondisi pesantren masih lestari dengan rimbunan pohon-pohon tua. Bahkan, di setiap ruas jalan menuju areal pesantren, kali kecil terpelihara dengan baik. Meski belakangan ini airnya mulai keruh karena deraan kemarau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiai Fauzan menjelaskan, awal berdirinya pesantren Darul Ulum berkat desakan dari komponen masyarakat. Pada 1989, pesantren di wilayah utara Sumenep ini mulai dirintis. Meskipu saat itu Kiai Fauzan belum punya keberanian menyanggupi desakan masyarakat. Alasannya, dia masih terlalu muda. Dia juga sudah terbebani mengasuh puluhan santri di lembaga pendidikan milik mertuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, desakan masyarakat tak pernah henti. Sehingga, Kiai Fauzan memutuskan menerima tawaran masyarakat. Sejak 1989, resmilah pesantren Darul Ulum dideklarasikan. "Dengan bertawakkal kepada Allah, saya dirikan pesantren ini," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya, Kiai Fauzan tidak pernah bergeser dari komitmen awal. Yaitu, menjadikan pesantren sebagai majelis diniyah yang ingin mencetak santri cerdas ilmu agama. Sehingga, bangun gedung khusus madrasah diniyah dan pusat-pusat pengajian dan pengkajian kitab turats (kuning).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun fokus pesantren pada penguasaan ilmu agama, bukan berarti ilmu umum ditinggalkan. Pada 1990, didirikan gedung Raudlatul Adfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsnawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Hingga kini, jumlah santri di pesantren ini sekitar 500 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalankan roda kepesantrenan, Kiai Fauzan dibantu putrinya, Sulhah SAg, sejumlah dewan asatidz, serta para mudzirul ma'had (pengurus pesantren). (*tra)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber klik di &lt;a href="http://www.jawapos.com/"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-3826341001403607595?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/3826341001403607595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/pondok-pesantren-darul-ulum-desa.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3826341001403607595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3826341001403607595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/pondok-pesantren-darul-ulum-desa.html' title='Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Angsana,  Lenteng, Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-1470837607743500309</id><published>2008-08-04T19:45:00.004+07:00</published><updated>2008-12-09T05:06:13.680+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Produk'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata'/><title type='text'>Jambu Mente Batuan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJb8Ew2-qJI/AAAAAAAAACE/96Y1QXvKF_c/s1600-h/mente.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 139px; height: 129px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJb8Ew2-qJI/AAAAAAAAACE/96Y1QXvKF_c/s320/mente.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230645176002586770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batuan&lt;/span&gt;:Jambu mente bagi masyarakat Desa Batuan, Kecamatan Batuan, Sumenep, sudah menjadi komuditas pertanian warisan. Warga setempat menganggap jambu mente sudah menyelamatkan hidup mereka. Sehingga, sejak sekitar 1970-an, deretan pohon jambu mente memadati semua areal pertanian penduduk.Tanaman ini merupakan warisan nenek moyang.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tercatat sejak tahun itu hingga hari ini ada sekitar tiga ribu pohon yang tumbuh di dataran tanah penduduk di desa itu. Sehingga, dalam perjalanan sejarahnya, Desa Batuan dikenal sebagai penghasil jambu mente.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Desa Batuan Imam Ghazali menjelaskan, dari empat dusun, yakni Dusun Batuan Barat, Sakeren, Air Dake, dan Toh Gulu, dalam tiap tahunnya tak pernah absen menghasilkan puluhan ton buah mente.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya, sejak beberapa tahun silam, keterbatasan pengetahuan dan pengalaman bisnis penduduk desa itu seringkali memangkas potensi besar hasil pertaniannya. "Jambu mente yang mereka hasilkan sekadar dijual ke tengkulak, tanpa ada upaya kreatif mengembangkannya," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya dari pemerintah desa sering dilaksanakan. Tapi, paradigma yang penduduk bangun sudah kental: bertani jambu mente sekadar dipanen lalu dijual saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru sekitar tahun 2000-an pandangan tersebut mulai luntur. Warga mulai mengembangkan hasil panennya lebih kreatif. Sebagian petani jambu mente memanfaatkan hasil pertanian dengan berbagai macam olahan. Misalnya, mente dijadikan kripik, makanan ringan, dan jamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun itu pula perkembangan jambu mente mulai tampak ke permukaan. Bahkan, jambu mente di sana mulai menarik minat pengusaha di luar daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber klik di &lt;a href="http://www.jawapos.co.id/"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-1470837607743500309?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/1470837607743500309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/jambu-mente-batuan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1470837607743500309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/1470837607743500309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/jambu-mente-batuan.html' title='Jambu Mente Batuan'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJb8Ew2-qJI/AAAAAAAAACE/96Y1QXvKF_c/s72-c/mente.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-4197387392090420881</id><published>2008-08-03T18:31:00.004+07:00</published><updated>2008-12-09T05:06:13.872+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Lomba Website, Diperta Sumenep Mewakili Jatim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://diperta.sumenep.go.id/index2.php"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 172px; height: 138px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJWa6B_v1QI/AAAAAAAAAB8/fFl9zc-HleQ/s320/diperta.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230256864019600642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sumenepku: Dari sumber radar Sumenep memberitakan bahwa Dinas Pertanian (Diperta) Sumenep mendapat kehormatan mewakili Jawa Timur dalam even pengelola website. Ini berdasarkan surat dari Departemen Pertanian RI tanggal 23 Juli 2008 lalu. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara 10 nominator, Disperta Sumenep menempati urutan ke tujuh. Ini merupakan Suatu kebanggaan dan kemajuan bagi sumenep. Maju terus ...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-4197387392090420881?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/4197387392090420881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/lomba-website-diperta-sumenep-mewakili.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4197387392090420881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4197387392090420881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/lomba-website-diperta-sumenep-mewakili.html' title='Lomba Website, Diperta Sumenep Mewakili Jatim'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJWa6B_v1QI/AAAAAAAAAB8/fFl9zc-HleQ/s72-c/diperta.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-3444312356713265472</id><published>2008-08-03T18:01:00.001+07:00</published><updated>2008-08-03T18:04:38.411+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><title type='text'>Sejarah Kerapan Sapi</title><content type='html'>Madura:History of Bull Race &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerapan Sapi adalah permainan adu cepat balapan sapi khas Pulau Madura. Kesenian ini pada mulanya berasal dari Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep atas prakarsa dari Pangeran Katandur pada akhir abad 13.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya ingin memanfaatkan tenaga memanfaatkan tenaga sapi sebagai pengolah sawah. Brangkat dari ketekunan bagaimana cara membajak sapinya bekerja ,mengolah tanah persawahan, ternyata berhasil dan tanah tandus pun berubah menjadi tanah subur.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Melihat gagasan bagus dan membawa hasil positif, tentu saja warga masyarakat desa mengikuti jejak Pangerannya. Akhirnya tanah di seluruh Pulau Sapudi yang semula gersang, menjadi tanah subur yang bisa ditanami padi. Hasil panenpun berlimpah ruah dan jadilah daerah yang subur makmur.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dasar Pangeran Ketandur tidak pernah diam, ada saja yang ingin dilakukan untuk memajukan warga masyarakatnya. Setiap hari ia melihat sapi-sapi itu tenaganya hanya dimanfaatkan membajak sawah, sesudahnya berdiam diri dikandangnya. Melihat keadaan itulah, maka Pangeran Ketandur lalu mengajak warga di desanya untuk mengadakan balapan sapi. Areal tanah sawah yang sudah dipanen dimanfaatkan untuk areal balapan sapi. Akhirnya tradisi balapan sapi gagasan Pangeran Ketandur itulah yang hingga kini terus berkembang dan dijaga kelestariannya. Hanya namanya diganti lebih populer dengan "Kerapan Sapi". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber klik di &lt;a href="http://www.bangkalan-memory.net/content/view/46/147/"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-3444312356713265472?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/3444312356713265472/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/sejarah-kerapan-sapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3444312356713265472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3444312356713265472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/sejarah-kerapan-sapi.html' title='Sejarah Kerapan Sapi'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-5522015409064100437</id><published>2008-08-03T16:57:00.006+07:00</published><updated>2008-12-09T05:06:13.993+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madura'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><title type='text'>Bull Race (Kerapan Sapi)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJWOMuVxYhI/AAAAAAAAAB0/rMLjaSoQ29Y/s1600-h/kerapan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJWOMuVxYhI/AAAAAAAAAB0/rMLjaSoQ29Y/s320/kerapan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230242891509621266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karapan_Sapi"&gt;Karapan sapi&lt;/a&gt; merupakan istilah untuk menyebut perlombaan pacuan sapi yang berasal dari Pulau Madura, Jawa Timur. Pada perlombaan ini, sepasang sapi yang menarik semacam kereta dari kayu (tempat joki berdiri dan mengendalikan pasangan sapi tersebut) dipacu dalam lomba adu cepat melawan pasangan-pasangan sapi lain.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trek pacuan tersebut biasanya sekitar 100 meter dan lomba pacuan dapat berlangsung sekitar sepuluh sampai lima belas detik. Beberapa kota di Madura menyelenggarakan karapan sapi pada bulan Agustus dan September setiap tahun, dengan pertandingan final pada akhir September atau Oktober di kota Pamekasan untuk memperebutkan Piala Bergilir Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerapan sapi didahului dengan mengarak pasangan-pasangan sapi mengelilingi arena pacuan dengan diiringi gamelan Madura yang dinamakan saronen. Babak pertama adalah penentuan kelompok menang dan kelompok kalah. Babak kedua adalah penentuan juara kelompok kalah, sedang babak ketiga adalah penentuan juara kelompok menang. Piala Bergilir Presiden hanya diberikan pada juara kelompok menang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---***---&lt;br /&gt;The festivals in Indonesia are diverse and colorful. These festivals attract lot of tourists from all corners of the world. Keeping in line with the diverse religion and castes in Indonesia, the festivals and events here are equally diverse and colorful and invite participation from the locals here. The Kerapan Sapi (Bull Race) is one of the major events here.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Kerapan Sapi (Bull Race) is an annual event that draws visitors and enthusiasts from different parts of Indonesia and the world. The Kerapan Sapi (Bull Race) is held at Madura Island. These bull races are very singular to Madura Island. The Kerapan Sapi (Bull Race) was born out of the custom of plough teams racing and competing against each other across barren fields. This was a sporting love of an early king of Sumenep, one of the towns on the island. The Kerapan Sapi (Bull Race) is held nowadays from August to October. This festival gives a golden opportunity to the locals to throw overgenerous festivals to follow the races. The bull races finally end in the grand finals held in Pamekasan, the capital. Before the racing starts the bulls are paraded through the towns, decorated with flowers, ribbons and gilded halters. It is really a wonderful spectacle to see different bulls dressed in a colorful way and parading down the roads. While the Gamelan musicians divertimento the bulls they are fed arak (a potent South East Asian rice-wine spirit). This is done in order to excite the bulls for the race. Only then are they set free to charge down the track, or into the audience as occasionally happens. The race does not take much time as the bulls break the human 100 metres record by crossing the distance in just nine seconds. The Kerapan Sapi (Bull Race) will start from 9 am onwards this year.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Kerapan Sapi (Bull Race) is filled with excitement and thrill. You will certainly enjoy every moment of the race.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reference click &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karapan_Sapi"&gt;here&lt;/a&gt; and &lt;a href="http://www.asiarooms.com/travel-guide/indonesia/indonesia-festivals-&amp;amp;-events/kerapan-sapi-%28bull-race%29.html"&gt;Here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-5522015409064100437?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/5522015409064100437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/bull-race-kerapan-sapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5522015409064100437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5522015409064100437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/bull-race-kerapan-sapi.html' title='Bull Race (Kerapan Sapi)'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJWOMuVxYhI/AAAAAAAAAB0/rMLjaSoQ29Y/s72-c/kerapan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-3021017548494161218</id><published>2008-08-01T22:20:00.003+07:00</published><updated>2008-08-01T22:29:07.639+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><title type='text'>Layanan Hotspot Di Didepan Masjid Agung</title><content type='html'>Sumenepku mendapatkan informasi dari &lt;a href="http://unung95.multiply.com/journal/item/3"&gt;Unung&lt;/a&gt; yang sempat mengunjungi tulisannya dengan judul "Hotspot Di Didepan Masjid Agung Sumenep". &lt;span class="fullpost"&gt;Menurutnya layanan Hotspot ini sebenarnya milik dari Pemkab Sumenep yang kebetulan dapat dijangkau sampai masjid Agung. Begitu kira-kira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak komentar, dan jelas merupakan kabar yang menggembirakan bagi kami dan masyarakat sumenep secara umum. Mudah-mudahan informasi ini ada benarnya dan akan lebih baik jika dikembangkan lebih lanjut dengan perangkat sistem sekaligus sumber daya manusianya yang mewadahi.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Amin &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-3021017548494161218?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/3021017548494161218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/layanan-hotspot-di-didepan-masjid-agung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3021017548494161218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3021017548494161218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/layanan-hotspot-di-didepan-masjid-agung.html' title='Layanan Hotspot Di Didepan Masjid Agung'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-4476273399958645343</id><published>2008-08-01T21:58:00.003+07:00</published><updated>2008-12-09T05:06:14.326+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><title type='text'>Kepiting Berlafal Allah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJMov9IxdQI/AAAAAAAAABE/l0I3IsSi6IQ/s1600-h/kepiting.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 201px; height: 152px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJMov9IxdQI/AAAAAAAAABE/l0I3IsSi6IQ/s320/kepiting.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229568396637598978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kepiting ini ditemukan seorang warga bernama Masjuri (25) yang berprofesi sebagai pencari kepiting di pesisir pantai Panele, Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Rabu (28/5/2008). &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh indah Alam berserta isinya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Subhanallah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-4476273399958645343?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/4476273399958645343/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/kepiting-berlafal-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4476273399958645343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/4476273399958645343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/08/kepiting-berlafal-allah.html' title='Kepiting Berlafal Allah'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJMov9IxdQI/AAAAAAAAABE/l0I3IsSi6IQ/s72-c/kepiting.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-7526330040719837871</id><published>2008-07-30T16:37:00.004+07:00</published><updated>2008-12-09T05:06:14.746+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><title type='text'>themes for XP (AerosRevenge16)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJA3-Vod2tI/AAAAAAAAAA8/tn4AsEgLmeI/s1600-h/averous.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 188px; height: 151px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJA3-Vod2tI/AAAAAAAAAA8/tn4AsEgLmeI/s320/averous.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228740711475436242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kalau ingin merubah tampilan Windows XP seperti pada tampilan ini, ??!!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Silahkan Unduh di sini &lt;a href="http://rapidshare.com/files/111194981/Warung-Warez.blogspot.com_DesktopX_3.2.rar"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;[Download]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tata cara menginstall sbb:&lt;br /&gt;1. Install DesktopX_OLD_VERSiON.exe&lt;br /&gt;2. Gunakan Keygen&lt;br /&gt;3. Install DesktopX_LAST_VERSiON.exe&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-7526330040719837871?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/7526330040719837871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/themes-for-xp-aerosrevenge16.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/7526330040719837871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/7526330040719837871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/themes-for-xp-aerosrevenge16.html' title='themes for XP (AerosRevenge16)'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJA3-Vod2tI/AAAAAAAAAA8/tn4AsEgLmeI/s72-c/averous.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-5042021339996798362</id><published>2008-07-30T12:45:00.002+07:00</published><updated>2008-12-09T05:06:14.907+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata'/><title type='text'>Museum &amp; Keraton Sumenep</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJABWeA86nI/AAAAAAAAAAw/llakpTcGBhc/s1600-h/keraton_01.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJABWeA86nI/AAAAAAAAAAw/llakpTcGBhc/s320/keraton_01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228680652902951538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;One hundred meters eastern of Adipura Park is the location of Museum and Keraton (Palace) Sumenep. The old building on the right side of the road is a place for keeping a gold carriage, a gift from Queen of England to Sumenep King. Beside that, it is also used to keep other inheritance, like; old chairs, old table and the other inheritance.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumenep Royal Palace (Keraton) is listed in front of Museum. This palace was built in 1762 in the reign of Tumengung Arya Nata Kusumo I. It consists of Gate, Pendopo, Palace itself, old Palace and Sare Park. The Gate is located in the left side of the palace. It is a great gate with Europe style. It is popular called Labang Mesem (Smiling Gate), an entrance way to the palace complex.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendopo ( a meeting hall ) is a hall placed in the center of palace complex used for holding a meeting. It is a simple but unique building completed with beautiful style. The building that related pendopo to the palace called Mandiyoso. It is a building about 25 meters long from the palace to the Pendopo.&lt;br /&gt;Sumenep Palace consist of two floors. The first floor has four rooms. Two of them on the right side and the others on the left. The second floor is a a place for keeping the princesses when they would come to a marriage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On the right side of the palace there is also an old building named Kantor Koneng. In the last time, it was a palace of Bindoro Saod before he handed to his successor. Now on, it is functioned to keep many kinds of old weapons used in long ago, old traditional ceremony tools, old bracelets and rings of people in the long time and the others. On the back of Kantor Koneng there is a building functioned as museum to. It is used for keep the remnants of Sumenep Royal Palace, the uniform of king, some old chairs and beds, and the new one is a skeleton of hawk found on the Kalianget shore in 1977.&lt;br /&gt;On the left side of Pendopo is Sare Park. It is a park with a small swimming pool of which the water come out from base. In the last time, it was used specially for the princesses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reference click &lt;a href="http://www.eastjava.com/tourism/sumenep/museum_kraton.html"&gt; here &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-5042021339996798362?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/5042021339996798362/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/museum-keraton-sumenep.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5042021339996798362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5042021339996798362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/museum-keraton-sumenep.html' title='Museum &amp; Keraton Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SJABWeA86nI/AAAAAAAAAAw/llakpTcGBhc/s72-c/keraton_01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-72362358115628686</id><published>2008-07-29T21:11:00.003+07:00</published><updated>2008-12-09T05:06:15.350+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata'/><title type='text'>Lombang beach</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SI8m280EeUI/AAAAAAAAAAk/5vSbuSCvhgk/s1600-h/lombang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 305px; height: 207px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SI8m280EeUI/AAAAAAAAAAk/5vSbuSCvhgk/s320/lombang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228440417879750978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;About 30 km in northwest side of Sumenep, there is a beautiful Lombang beach. It is located in Lombang village, Batang – Batang district. There are many spruce fir farmers that sell their spruce fir bonsai trees. Obviously, Lombang beach bordered by thousands of natural spruce fir (casuarinas) that make the beach feels fresh. This Casuarinas Equisetifolia (Cemara Udang) is naturally growth along Lombang beach and it is very famous in the world, because Casuarinas Equisetifolia can live only in Indonesia and China, so that it feels calm and comfortable. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lombang beach is interesting tourism object to be promoted to all Indonesia area, even to the world. The position of Lombang beach in south sea of Java Island can facilitated the visitors to see the beautiful sunrise. The other facility around Lombang beach is foods and beverage merchants, such as; Rujak and young coconut ice. The beach is very clean and has clear water with interesting small heap of white sand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Today, there it had built a transportation facility that connects Lombang beach and Slopeng beach with lime mountain scenery. To reach Lombang beach using public transportation from Bangkal bus station (Sumanep) to Legung village (Batang-Batang). From Legung village, continue to Lombang beach, about 5 km by becak (pedicab). If you using your car through Sumenep – Lombang, you can reach about 30 minutes, through:&lt;br /&gt;1. Sumenep - Gapura - Batang Batang - Legung - Lombang&lt;br /&gt;2. Sumenep - Gapura - Batang-batang - Candi - Lombang&lt;br /&gt;3. Sumenep - Gapura - Longos - Candi - Batang-batang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This Lombang beach tourism object will crowd and splendor in people party or public festival that held a week before Feast holiday. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reference click &lt;a href="http://www.eastjava.com/tourism/sumenep/lombang_beach.html"&gt;here &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-72362358115628686?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/72362358115628686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/lombang-beach.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/72362358115628686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/72362358115628686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/lombang-beach.html' title='Lombang beach'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SI8m280EeUI/AAAAAAAAAAk/5vSbuSCvhgk/s72-c/lombang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-3828875041709410256</id><published>2008-07-29T20:48:00.002+07:00</published><updated>2008-07-29T21:03:10.620+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><title type='text'>13 Mesin Pencari Penting</title><content type='html'>Anda setiap harinya telah mengunjungi mesin pencari seperti Google, Yahoo, Live Search, Altavista, Excite. Namun tidak ada salahnya untuk melihat 13 mesin pencari lain. Setiap mesin pencari di bawah ini memiliki metode pencarian yang berbeda dan beberapa di antaranya menawarkan pencarian di berbagai kategori khusus. Berikut adalah mesin pencari tersebut: &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.Deligio.com"&gt;Deligio&lt;/a&gt; search, discover and share your favorite software / freeware / shareware with tags and social bookmarking&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.Deligio.com"&gt;Deligio&lt;/a&gt; adalah mesin pencari untuk software, shareware dan freeware. Ini merupakan platform yang tepat untuk menemukan, menambahkan, dan membagikan software pada web.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.searchme.com"&gt;Searchme&lt;/a&gt; Visual Search&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Searchme memungkinkan Anda memilah hasil pencarian melalui gambar. Selama mengetik sebuah kata kunci, kategori yang sesuai dengan kata kunci akan muncul. Pilih sebuah kategori, dan Anda akan melihat gambar dari halaman web yang menampilkan keseluruhan preview halaman untuk setiap pencarian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ebook Search - &lt;a href="http://www.pdf-search-engine.com/"&gt;Pdf Search Engine&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin pencari PDF yang satu ini dapat mencarikan Anda file pdf pada situs, forum dan papan pesan. Anda dapat menemukan dan mengunduh begitu banyak e-books.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.Addictomatic.com"&gt;Addictomatic&lt;/a&gt;: Inhale the Web&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Addictomatic mencari situs-situs berita yang sering di-update untuk menemukan blog, video dan gambar terkini, sebuah search engine terbaik untuk mengikuti topik-topik terpanas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.FindSounds.com"&gt;FindSounds &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.FindSounds.com"&gt;FindSounds.com&lt;/a&gt; adalah situs gratis untuk mencari efek suara dan contoh instrumen musik di web. Yang satu ini merupakan mesin pencari seperti Google dan AltaVista, namun ia hanya fokus pada suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.taggalaxy.de"&gt;Tag Galaxy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tag Galaxy memiliki tampilan 3D yang sangat indah. Mesin pencari ini didedikasikan untuk mencari gambar Flickr dengan cara yang sangat menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.tipicle.com"&gt;Topicle&lt;/a&gt; Search Community&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan Topicle, Anda dapat menciptakan mesin pencari vertikal yang baru dengan sedikit klik. Sebuah mesin pencari vertikal adalah mesin pencari untuk topik tertentu seperti ulasan kamera digital, diabetes atau parenting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Consumer Electronics Reviews, Product Manuals, Guides and Deals: Retrevo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Retrevo, Anda dapat menemukan berbagai macam review produk, manual, dan petunjuk seputar barang elektronik Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.Mahalo.com"&gt;Mahalo.com&lt;/a&gt;: Human-powered Search&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahalo adalah mesin pencari yang membantu Anda mengorganisir pencarian untuk mendapatkan hasil pencarian yang bebas spam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sputtr Multi-Search Engine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.Sputtr.com"&gt;Sputtr.com&lt;/a&gt; adalah mesin pencari yang mengumpulkan hasil pencarian terbaik dari banyak search engine yang paling populer di internet. Mencari web sangat mudah karena Sputtr menampilkan semuanya dalam satu halaman!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.Scour.com"&gt;Scour&lt;/a&gt; - mesin pencari sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan Scour untuk melakukan pencarian secara sosial, dan mereka bahkan membayar Anda untuk melakukan pencarian di Scour.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.Wikio.com"&gt;Wikio &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah portal informasi dengan mesin pencari situs berita dan blog. Dengan Wikio Anda dapat dengan mudah menciptakan halaman untuk mengikuti berita-berita yang Anda minati. Semua informasi di halaman Anda akan diperbaharui secara terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klik di &lt;a href="http://udaramaya.com/berita/3519/0/13_Mesin_Pencari_Tidak_Lazim_yang_Harus_Anda_Ingat"&gt;sini&lt;/a&gt; untuk sumber artikel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-3828875041709410256?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/3828875041709410256/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/13-mesin-pencari-penting_29.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3828875041709410256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/3828875041709410256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/13-mesin-pencari-penting_29.html' title='13 Mesin Pencari Penting'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-5371771359943496407</id><published>2008-07-29T19:03:00.003+07:00</published><updated>2008-12-09T05:06:15.500+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Masjid Gifu Perluas Syiar Islam di Jepang Tengah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SI8HyCw6f6I/AAAAAAAAAAc/gHrrdKbMnvU/s1600-h/masjid.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 238px; height: 146px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SI8HyCw6f6I/AAAAAAAAAAc/gHrrdKbMnvU/s320/masjid.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228406248717320098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;TOKYO--Umat Muslim di Jepang, khususnya Jepang tengah, semakin mudah menunaikan ibadahnya dengan selesainya pembangunan Masjid Gifu di kota Gifu, Minggu, termasuk rencana pendirian pusat budaya dan sekolah Islam internasioal pertama di Negeri Sakura tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah masjid di Jepang diperkirakan mencapai sekitar 35 buah, namun ada juga yang menyebutkan jumlah sebanyak 50 masjid, sementara jumlah populasi Muslim di Jepang sendiri sudah semakin bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan masjid di Jepang sendiri masih terkonsentarasi di kota-kota besar, seperti di Tokyo, Kobe, Nagoya, Osaka, Yokohama, Hiroshima dan Hokkaido.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peresmian Majid Gifu dihadiri oleh Imam Masjidil Haram, Mekkah, Syeikh Salih bin Humaid, yang juga meresmikan penggunaan masjid tersebut untuk publik Muslim di Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ketua Working Group for Technology Transfer (WGTT), sebuah LSM Indonesia di Jepang yang ikut hadir dalam acara tersebut, Fauzy Ammary, sejumlah duta besar negara-negara Islam, seperti dari Saudi Arabia, Irak, Iran, Mesir, Oman,Afghanistan, Syria, dan Pakistan juga hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid yang berlokasi berdekatan dengan Universitas Gifu itu nantinya akan menjadi kompleks pusat budaya Islam, termasuk pembangunan sekolah internasional Islam yang pertama kalinya di Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini di Jepang belum ada satu pun sekolah Islam yang permanen baik di tingkat sekolah dasar maupun menengah. Pengajaran pendidikan Islam selama ini masih banyak dilakukan di masjid-masjid yang dibangun oleh kaum pendatang muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gifu sendiri merupakan salah satu kantong Muslim terbesar di Propinsi Aichi, yang terkenal sebagai kawasan industri otomotif Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Proyek pembangunan masjid ini menelan biaya sebesar 129 juta yen atau setara 1,1 juta dolar AS," kata Fauzy Ammari lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Fauzy, Masjid Gifu juga akan menjadi pusat perluasan syiar Islam di kawasan Jepang tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luas bangunan Masjid Gifu sebesar 351 meter persegi, dan akan semakin diperluas dengan sekolah Islam dan pusat budaya, sehingga dapat mendukung dan melengkapi kegiatan penyebaran pusat syiar Islam yang dilakukan di Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga Jepang (asli) yang menjadi Muslim, menurut Imam Masjid Jami' Tokyo, Ensari Yenturk, diperkirakan mencapai 10 ribu orang, meski diakuinya tidak ada data yang akurat soal itu. Begitu juga soal keberadaan masyarakat Muslim di Jepang, namun ia menyebutkan angka sekitar 100.000 jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut informasi di Islamic Center of Japan, Islam sudah ada di sana sejak 1891, namun keterangan lainnya menyebutkan sejak 1887. Masjid tertua di Jepang sendiri dibangun pertama kali di Kobe tahun 1935, dan kemudian Masjid Tokyo pada 1938.ant&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber klik di &lt;a href="http://www.republika.co.id/launcher/view2/mid/161/news_id/1937"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-5371771359943496407?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/5371771359943496407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/masjid-gifu-perluas-syiar-islam-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5371771359943496407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/5371771359943496407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/masjid-gifu-perluas-syiar-islam-di.html' title='Masjid Gifu Perluas Syiar Islam di Jepang Tengah'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SI8HyCw6f6I/AAAAAAAAAAc/gHrrdKbMnvU/s72-c/masjid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-7024919021579246188</id><published>2008-07-29T18:47:00.001+07:00</published><updated>2008-12-09T05:06:15.695+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata'/><title type='text'>Slopeng Beach</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SI8D1ZBJ-DI/AAAAAAAAAAU/Nk0rN93SQqo/s1600-h/slopeng_beach_003.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SI8D1ZBJ-DI/AAAAAAAAAAU/Nk0rN93SQqo/s320/slopeng_beach_003.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228401908184119346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Slopeng Beach is a tourism object located about 21 kilometers to the north from the center of Sumenep town. It is located in Slopeng village, Dasuk district. The beauty of this natural tourism object is seen from the cluster of the mountains. Slopeng beach has clean white sand, the beautiful natural scene, the coconut tree, and siwalan tree on the left and right side. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are sand hill and fisherman canoes here. There are many foreign tourists and domestic visit here, both in holiday or weekend. You can also learn about the characteristic of society around who have the unique characteristic. This tourism is a big potency of Sumenep and Madura government, because the crowded visitors always fill this tourism object.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On Sunday, domestic and foreign tourists crowd this place, while on holidays like "ketupatan", there is a traditional ceremony called "ketupatan event", which presents the traditional art attraction and traditional game competition.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besides its beautiful nature, Slopeng beach is also the right place to be the arena of water sports activities such as: sailing competition, and water skiing. The tourists can also enjoy the young coconut water and siwalan fruit (ta'al in Madurese language), which become the typical traditional food to be offered.&lt;br /&gt;The tourism facilities in Slopeng Beach are:&lt;br /&gt;1. Resting Place&lt;br /&gt;2. Outdoor stage&lt;br /&gt;3. Hall&lt;br /&gt;4. Bath Room&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To reach Slopeng beach, you can reach through coast direction: Lombang – Legung – Slopeng. Or through Sumenep – Slopeng route, which has good road and has many transportation service along the beach.&lt;br /&gt;reference click &lt;a href="http://www.eastjava.com/tourism/sumenep/slopeng_beach.html"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-7024919021579246188?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/7024919021579246188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/slopeng-beach.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/7024919021579246188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/7024919021579246188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/slopeng-beach.html' title='Slopeng Beach'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SI8D1ZBJ-DI/AAAAAAAAAAU/Nk0rN93SQqo/s72-c/slopeng_beach_003.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-8934726295571806657</id><published>2008-07-29T18:23:00.002+07:00</published><updated>2008-12-09T05:06:15.794+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><title type='text'>Arti Lambang Sumenep</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SI7-F5tOGOI/AAAAAAAAAAM/cdbn_CNOtlI/s1600-h/sumenep.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SI7-F5tOGOI/AAAAAAAAAAM/cdbn_CNOtlI/s320/sumenep.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228395594767014114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ARTI LAMBANG DAERAH KABUPATEN SUMENEP&lt;br /&gt;SK DPRD-GR Tanggal 25 Mei 1965&lt;br /&gt;NO.:3/II/20DPRD-DR/65/2820&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran Lambang&lt;br /&gt;82.5 x 105 cm (11 14)&lt;br /&gt;Bentuk Lambang&lt;br /&gt;Berbentuk "PERISAI" dengan mempunyai 5 (lima) sudut. Makna Perisai melambangakan senantiasa kesiapsediaan dan keberanian masyarakat dan daerah tingkat II Sumenep untuk mempertahankan diri dari setiap gangguan kedzoliman serta mempertahankan keunggulan dan kemakmuran daerah.&lt;br /&gt;Makna dan Kemakmuran daerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna dari 5 (lima) sudut perisai melambangkan dasar yang akan ditaati dan akan dipertahankan oleh masyarakat daerah tingkat II Sumenep, ialah falsafah dasar Negara Kita Pancasila. Karena itu maka sudut 5 (lima) yang melingkari dan merupakan bentuk dari perisai tersebut.&lt;br /&gt;Versiering isi perisai :&lt;br /&gt;Terdapat gambar KUDA BERSAYAP yang berwarna kuning emas, diambil dari lambang kepahlawanan terkenal di daerah tingkat II Sumenep yang ada hubungannya dengan cerita kuno yaitu kuda Skati dari Pahlawan Putra Sumenep DJOKO TOLE (Aria Panole) dengan lukisan kuda itu melambangkan jiwa keberanian dan patriotisme mesyarakat daerah Tingkat II Sumenep, dan sayap dari kuda itu melambangkan jiwa penuh dinamika. Sedang warna kuning melambangkan dasar mengagungkan Tuhan Yang Maha Esa yang menyoroti setiap gerak dan usaha Daerah Tingkat II Sumenep. Selaras pula dengan dasar pertama dari Pancasila. Selain gambar lukisan kuda bersayap berwarna kuning emas tersebut, ditetapkan pula adanya PITA yang berisikan tulisan SUMEKAR (Nama Sumenep diwaktu jaman nenek moyang kita).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna dari kata Sumekar itu ialah senantiasa berkembang (mekar) yang sesuai sekali dengan perkembangan revolusi nasional kita yang terus berkembang "in the rising deman" mencapai terwujudnya cita-cita Pancasila amanat penderitaan rakyat yang terkenal dengan SOSIALISME INDONESIA.&lt;br /&gt;Sikap dan bentuk Kuda :&lt;br /&gt;Ditetapkan dalam keadaan beraksi menentang, kepalanya sedikit tunduk menoleh ke kiri (gigih, bahasa Madura "nyoronteng"). Sayap kuda berdiri tegak sesuai dengan keadaan kuda yang siap sedia mengemban amanat Penderitaan Rakyat Daerah Tingkat II Sumenep. Bulu ekor kuda keriting 8, mengingatkan kita pada tahun 1945 dan keritingan dari bulu-bulu itu kita harus bersatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pita di dalam :&lt;br /&gt;Pita dalam perisai ditetapkan berwarna dasar putih dan tulisan dengan warna dasar berwarna merah, melambangkan SANG MERAH PUTIH bendera kita Negara Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar Hijau dari :&lt;br /&gt;Warna hijau ialah berarti yang akan datang (harapan) terhadap cita-cita yang diperjuangkan.&lt;br /&gt;Warna Hitam :&lt;br /&gt;Sebagai batas tertentu yang melingkari perisai dengan arti dari lingkaran termaksud menyatukan cita-cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Klik di &lt;a href="http://www.sumenep.go.id/"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-8934726295571806657?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/8934726295571806657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/arti-lambang-sumenep.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8934726295571806657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/8934726295571806657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/arti-lambang-sumenep.html' title='Arti Lambang Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7vLrN7cquc8/SI7-F5tOGOI/AAAAAAAAAAM/cdbn_CNOtlI/s72-c/sumenep.gif' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1794662883905196735.post-6279293008919514103</id><published>2008-07-29T18:19:00.001+07:00</published><updated>2008-07-29T18:22:40.687+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Sumenep'/><title type='text'>Sejarah Sumenep</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGANTAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Sumenep jaman dahulu diperintah oleh seorang Raja. Ada 35 Raja yang telah memimpin kerajaan Sumenep. Dan, sekarang ini telah dipimpin oleh seorang Bupati. Ada 14 Bupati yang memerintah Kabupaten Sumenep.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mengingat sangat keringnya informasi/data yang otentik seperti prasati, pararaton, dan sebagainya mengenai Raja Sumenep maka tidak seluruh Raja-Raja tersebut kami ekspose satu persatu, kecuali hanya Raja-Raja yang menonjol saja popularitasnya.&lt;br /&gt;Pendekatan yang kami gunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan historis dan kultural, selain itu kami gunakan juga pendekatan ekonomis, psikologis dan edukatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JAMAN PEMERINTAH KERAJAANARYA WIRARAJA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;         Arya Wiraja dilatik sebagai Adipati pertama Sumenep pada tanggal 31 Oktober 1269, yang sekaligus bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Sumenep. Selama dipimpin oleh Arya Wiraja, banyak kemajuan yang dialami kerajaan Sumenep. Pria yang berasal dari desa Nangka Jawa Timur ini memiliki pribadi dan kecakapan/kemampuan yang baik. Arya Wiraja secara umum dikenal sebagai seorang pakar dalam ilmu penasehat/pengatur strategi, analisanya cukup tajam dan terarah sehingga banyak yang mengira Arya Wiraja adalah seorang dukun.&lt;br /&gt;Adapun jasa-jasa Arya Wiraja :&lt;br /&gt;- Mendirikan Majapahit b ersama dengan Raden Wijaya.&lt;br /&gt;- Menghancurkan tentara Cina/tartar serta mengusirnya dari tanah Jawa.&lt;br /&gt;         Dalam usia 35 Tahun, karier Arya Wiraja cepat menanjak. Mulai jabatan Demang Kerajaan Singosari kemudian dipromosikan oleh Kartanegara Raja Singosari menjadi Adipati Kerajaan Sumenep, kemudian dipromosikan oleh Raden Wijaya menjadi Rakyan Menteri di Kerajaan Majapahit dan bertugas di Lumajang. Setelah Arya Wiraja meninggalkan Sumenep, kerajaan di ujung timur Madura itu mengalami kemunduran. kekuasaan diserahkan kepada saudaranya Arya Bangah dan keratonnya pindah dari Batuputih ke Banasare di wilayah Sumenep juga. Selanjutnya diganti oleh anaknya, yang bernama Arya Danurwendo, yang keratonnya pindah ke Desa Tanjung. Dan selanjutnya diganti oleh anaknya, yang bernama Arya asparati. Diganti pula oleh anaknya bernama Panembahan Djoharsari. Selanjutnya kekuasaan dipindahkan kepada anaknya bernama Panembahan Mandaraja, yang mempunyai 2 anak bernama Pangeran Bukabu yang kemudian menganti ayahnya dan pindah ke Keratonnya di Bukabu (Kecamatan Ambunten). Selanjutnya diganti oleh adiknya bernama Pangeran Baragung yang kemudian pindah ke Desa Baragung (Kecamatan Guluk-guluk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PANGERAN JOKOTOLE (Pangeran Secodiningrat III)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;         Pangeran Jokotole menjadi raja Sumenep yang ke 13 selama 45 tahun (1415-1460). Jokotole da adiknya bernama Jokowedi lahir dari Raden Ayu Potre Koneng, cicit dari Pangeran Bukabu sebagai hasil dari perkawinan bathin (melalui mimpi) dengan Adipoday (Raja Sumenep ke 12). Karena hasil dari perkawinan Bathin itulah, maka banyak orang yang tidak percaya. Dan akhirnya, seolah-olah terkesan sebagai kehamilan diluar nikah. Akhirnya menimbulkan kemarahan kedua orang tuanya, sampai akan dihukum mati. Sejak kehamilannya, banyak terjadi hal-hal yang aneh dan diluar dugaan. Karena takut kepada orang tuanya maka kelahiran bayi RA Potre Koneng langsung diletakkan di hutan oleh dayangya. Dan, ditemukan oleh Empu Kelleng yang kemudian disusui oleh kerbau miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Peristiwa kelahiran Jokotole, terulang lagi oleh adiknya yaitu Jokowedi. Kesaktian Jokotole mulai terlihat pada usia 6 tahun lebih, seperti membuat alat-alat perkakas dengan tanpa bantuan dari alat apapun hanya dari badanya sendiri, yang hasilnya lebih bagus ketimbang ayah angkatnya sendiri. Lewat kesaktiannya itulah maka ia membantu para pekerja pandai besi yang kelelahan dan sakit akibat kepanasan termasuk ayah angkatnya dalam pengelasan membuat pintu gerbang raksasa atas pehendak Brawijaya VII. Dengan cara membakar dirinya dan kemudian menjadi arang itulah kemudian lewat pusarnya keluar cairan putih. Cairan putih tersebut untuk keperluan pengelasan pintu raksasa. Dan, akhirnya ia diberi hadiah emas dan uang logam seberat badannya. Akhirnya ia mengabdi di kerajaan Majapahit untuk beberapa lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Banyak kesuksessan yang ia raih selama mengadi di kerajaan Majapahit tersebut yang sekaligus menjadi mantu dari Patih Muda Majapahit. Setibanya dari Sumenep ia bersama istrinya bernama Dewi Ratnadi bersua ke Keraton yang akhirnya bertemu dengan ibunya RA Potre Koneng dan kemudian dilantik menjadi Raja Sumenep dengan Gelar Pangeran Secodiningrat III. Saat menjadi raja ia terlibat pertempuran besar melawan raja dari Bali yaitu Dampo Awang, yang akhirnya dimenangkan oleh Raja Jokotole dengan kesaktiannya menghancurkan kesaktiannya Dampo Awang. Dan kemudian kekuasaannya berakhir pada tahun 1460 dan kemudian digantikan oleh Arya Wigananda putra pertama dari Jokotole.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RADEN AYU TIRTONEGORO DAN BINDARA SAOD&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;           Raden Ayu Tirtonegoro merupakan satu-satunya pemimpin wanita dalam sejarah kerajaan Sumenep sebagai Kepala Pemerintahan yang ke 30. Menurut hikayat RA Tirtonegoro pada suatu malam bermimipi supaya Ratu kawin dengan Bindara Saod. Setelah Bindara Saod dipanggil, diceritakanlah mimpi itu. Setelah ada kata sepakat perkawinan dilaksanakan, Bindara Saodmenjadi suami Ratu dengan gelar Tumenggung Tirtonegoro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Terjadi peristiwa tragis pama masa pemerintahan Ratu Tirtonegoro. Raden Purwonegoro Patih Kerajaan Sumenep waktu mencintai Ratu Tirtonegoro, sehingga sangat membenci Bindara Saod, bahkan merencanakan membunuhnya. Raden Purwonegoro datang ke keraton lalu mengayunkan pedang namun tidak mengenai sasaran dan pedang tertancap dalam ke tiang pendopo. Malah sebaliknya Raden Purwonegoro tewas di tangan Manteri Sawunggaling dan Kyai Sanggatarona. Seperti diketahui bahwa Ratu Tirtonegoro dan Purwonegoro sama-sama keturunan Tumenggung Yudonegoro Raja Sumenep ke 23. Akibatnya keluarga kerajaan Sumenep menjadi dua golongan yang berpihak pada Ratu Tirtonegoro diperbolehkan tetap tinggal di Sumenep dan diwajibkan merubah gelarnya dengan sebutan Kyai serta berjanji untuk tidak akan menentang Bindara Saod sampai tujuh turunan. Sedang golongan yang tidak setuju pada ketentuan tersebut dianjurkan meninggalkan kerajaan Sumenep dan kembali ke Pamekasan, Sampang atau Bangkalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PANEMBAHAN SOMALA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;           Bandara Saod dengan isterinya yang pertama di Batu Ampar mempunyai 2 orang anak. Pada saat kedua anak Bindara Saod itu datang ke keraton memenuhi panggilan Ratu Tirtonegoro, anak yang kedua yang bernama Somala terlebih dahulu dalam menyungkem kepada Ratu sedangkan kakaknya mendahulukan menyungkem kepada ayahnya (Bindara Saod). Saat itu pula keluar wasiat Sang Ratu yang dicatat oleh sektretaris kerajaan. Isi wasiat menyatakan bahwa di kelak kemudian hari apabila Bindara Saod meninggal maka yang diperkenankan untuk mengganti menjadi Raja Sumenep adalah Somala. Setelah Bindara Saod meninggal 8 hari kemudian Ratu Tirtonegoro ikut meninggal tahun 1762, sesuai dengan wasiat Ratu yang menjadi Raja Sumenep adalah Somala dengan gelar Panembahan Notokusumo I.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Beberapa peristiwa penting pada zaman pemerintahan Somala antara lain menyerang negeri Blambangan dan berhasil menang sehingga Blambangan dan Panarukan menjadi wilayah kekuasaan Panembangan Notokusumo I. Kemudian beliau membangun keraton Sumenep yang sekarang berfungsi sebagai Pendopo Kabupaten. Selanjutnya beliau membangun Masjid Jamik pada tahuhn 1763, Asta Tinggi (tempat pemakaman Raja-Raja Sumenep dan keluarganya) juga dibangun oleh beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SULTAN ABDURRACHMAN PAKUNATANINGRAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;             Sultan Abdurrachman Pakunataningrat bernama asli Notonegoro putra dari Raja Sumenep yaitu Panembahan Notokusumo I. Sultan Abdurrachman Pakunataningrat mendapat gelar Doktor Kesusastraan dari pemerintah Inggris, karena beliau pernah membantu Letnan Gubernur Jendral Raffles untuk menterjemahkan tulisan-tulisan kuno di batu kedalam bahasa Melayu. Beliau memang meguasai berbagai bahasa, seperti bahasa Sansekerta, Bahasa Kawi, dan sebagainya. Dan, juga ilmu pengetahuan dan Agama. Disamping itu pandai membuat senjata Keris. Sultan Abdurrachman Pakunataningrat dikenal sangat bijaksana dan memperhatikan rakyat Sumenep, oleh karena itu ia sangat disegani dan dijunjung tinggi oleh rakyat Sumenep sampai sekarang.&lt;br /&gt;Sumber klik di &lt;a href="http://www.sumenep.go.id/"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1794662883905196735-6279293008919514103?l=sumenepku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumenepku.blogspot.com/feeds/6279293008919514103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/sejarah-sumenep_29.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6279293008919514103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1794662883905196735/posts/default/6279293008919514103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumenepku.blogspot.com/2008/07/sejarah-sumenep_29.html' title='Sejarah Sumenep'/><author><name>sumenepku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13662901345175132635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
